<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Kriteria Sekjen Golkar yang Ideal Versi JK </title><description>&quot;Sekjen itu harus berpengalaman di Golkar, memahami Golkar, memahami sejarahnya&quot;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/19/337/1832915/ini-kriteria-sekjen-golkar-yang-ideal-versi-jk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/12/19/337/1832915/ini-kriteria-sekjen-golkar-yang-ideal-versi-jk"/><item><title>Ini Kriteria Sekjen Golkar yang Ideal Versi JK </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/19/337/1832915/ini-kriteria-sekjen-golkar-yang-ideal-versi-jk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/12/19/337/1832915/ini-kriteria-sekjen-golkar-yang-ideal-versi-jk</guid><pubDate>Selasa 19 Desember 2017 18:39 WIB</pubDate><dc:creator>Reni Lestari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/19/337/1832915/ini-kriteria-sekjen-golkar-yang-ideal-versi-jk-45NsqyhpeA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres RI Jusuf Kalla (Foto: Reni Lestari/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/19/337/1832915/ini-kriteria-sekjen-golkar-yang-ideal-versi-jk-45NsqyhpeA.jpg</image><title>Wapres RI Jusuf Kalla (Foto: Reni Lestari/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar yang sedang berlangsung, selain digelar untuk menetapkan Ketua Umum juga akan merombak struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Salah satu posisi strategis selain Ketua Umum yang diperebutkan dalam forum ini adalah Sekretaris Jenderal.

Sejumlah nama yang muncul dalam bursa calon Sekjen Golkar antara lain Happy Bone, Ibnu Munzir, hingga Ace Hasan Syadzily. Bahkan salah satu dewan pakar Partai, Titiek Soeharto mengusulkan agar Sekjend Sebaiknya diisi kembali oleh kalangan militer.  Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang juga politisi senior Golkar enggan menyebut nama untuk merujuk pada sosok yang pantas menduduki jabatan Sekjen. Namun JK menjelaskan kriteria ideal yang harus dimiliki calon pengganti Idrus Marham.

&quot;Kita tak bicara orang, bicara dulu kriteria. Pertama, sekjen itu harus berpengalaman di Golkar, memahami Golkar, memahami sejarahnya,&quot; kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (19/12/2017).
&amp;nbsp;(Baca: Jabatan Idrus Marham di Golkar Mulai 'Digoyang')
&quot;Jadi kriteria pertama harus mengenal dan mempunyai pengalaman di Golkar. Kedua, tentu bisa dipercaya,&quot; lanjutnya.

Selain itu JK juga menekankan pada rekam jejak yang bersih dari korupsi maupun tindak pidana lainnya. Hal itu akan menjadi landasan utama untuk mengembalikan citra dan kredibilitas partai berlambang beringin tersebut.

&quot;Yang dibutuhkan seperti ingin Golkar bersih, visinya yang kredibel. Tentu orang-orangnya harus bersih lebih dulu, kalau ingin mematangkan Golkar,&quot; ujarnya.

Sementara itu mengenai posisi Airlangga Hartarto di kabinet usai diangkat sebagai Ketua Umum Golkar, JK mengatakan, keputusannya masih dipertimbangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
&quot;Itu masih akan dikaji, karena waktunya tidak lama, paling satu setengah tahun. Ya kita lihatlah nanti perkembangannya,&quot; pungkas JK.

Sebelumnya, Politikus Partai Golkar Yorrys Raweyai berharap Idrus Marham tidak dipertahankan sebagai Sekretaris Jenderal. Meski tak sepakat, Yorrys tetap menyerahkan keputusan ini kepada Ketua Umum Partai Golkar yang baru, Airlangga Hartarto.
</description><content:encoded>JAKARTA - Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar yang sedang berlangsung, selain digelar untuk menetapkan Ketua Umum juga akan merombak struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Salah satu posisi strategis selain Ketua Umum yang diperebutkan dalam forum ini adalah Sekretaris Jenderal.

Sejumlah nama yang muncul dalam bursa calon Sekjen Golkar antara lain Happy Bone, Ibnu Munzir, hingga Ace Hasan Syadzily. Bahkan salah satu dewan pakar Partai, Titiek Soeharto mengusulkan agar Sekjend Sebaiknya diisi kembali oleh kalangan militer.  Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang juga politisi senior Golkar enggan menyebut nama untuk merujuk pada sosok yang pantas menduduki jabatan Sekjen. Namun JK menjelaskan kriteria ideal yang harus dimiliki calon pengganti Idrus Marham.

&quot;Kita tak bicara orang, bicara dulu kriteria. Pertama, sekjen itu harus berpengalaman di Golkar, memahami Golkar, memahami sejarahnya,&quot; kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (19/12/2017).
&amp;nbsp;(Baca: Jabatan Idrus Marham di Golkar Mulai 'Digoyang')
&quot;Jadi kriteria pertama harus mengenal dan mempunyai pengalaman di Golkar. Kedua, tentu bisa dipercaya,&quot; lanjutnya.

Selain itu JK juga menekankan pada rekam jejak yang bersih dari korupsi maupun tindak pidana lainnya. Hal itu akan menjadi landasan utama untuk mengembalikan citra dan kredibilitas partai berlambang beringin tersebut.

&quot;Yang dibutuhkan seperti ingin Golkar bersih, visinya yang kredibel. Tentu orang-orangnya harus bersih lebih dulu, kalau ingin mematangkan Golkar,&quot; ujarnya.

Sementara itu mengenai posisi Airlangga Hartarto di kabinet usai diangkat sebagai Ketua Umum Golkar, JK mengatakan, keputusannya masih dipertimbangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
&quot;Itu masih akan dikaji, karena waktunya tidak lama, paling satu setengah tahun. Ya kita lihatlah nanti perkembangannya,&quot; pungkas JK.

Sebelumnya, Politikus Partai Golkar Yorrys Raweyai berharap Idrus Marham tidak dipertahankan sebagai Sekretaris Jenderal. Meski tak sepakat, Yorrys tetap menyerahkan keputusan ini kepada Ketua Umum Partai Golkar yang baru, Airlangga Hartarto.
</content:encoded></item></channel></rss>
