<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PKB Ancam Cabut Dukungan untuk Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018</title><description>&amp;ldquo;Ridwan Kamil yang mengulur-ulur waktu mengumumkan Cawagub mendapat sorotan para kiai.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/19/525/1832536/pkb-ancam-cabut-dukungan-untuk-ridwan-kamil-di-pilgub-jabar-2018</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/12/19/525/1832536/pkb-ancam-cabut-dukungan-untuk-ridwan-kamil-di-pilgub-jabar-2018"/><item><title>PKB Ancam Cabut Dukungan untuk Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/19/525/1832536/pkb-ancam-cabut-dukungan-untuk-ridwan-kamil-di-pilgub-jabar-2018</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/12/19/525/1832536/pkb-ancam-cabut-dukungan-untuk-ridwan-kamil-di-pilgub-jabar-2018</guid><pubDate>Selasa 19 Desember 2017 06:53 WIB</pubDate><dc:creator>Dwi Ayu Artantiani </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/19/525/1832536/pkb-ancam-cabut-dukungan-untuk-ridwan-kamil-di-pilgub-jabar-2018-DG7isb0Kin.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ridwan Kamil (Foto: Oris Riswan/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/19/525/1832536/pkb-ancam-cabut-dukungan-untuk-ridwan-kamil-di-pilgub-jabar-2018-DG7isb0Kin.jpg</image><title>Ridwan Kamil (Foto: Oris Riswan/Okezone)</title></images><description>CIREBON &amp;ndash; Setelah Partai Golkar menarik dukungannya kepada Ridwan Kamil pada Pilgub Jawa Barat (Jabar) 2018, kini gantian Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)  berencana melakukan hal serupa. Para kiai petinggi PKB gerah karena Wali Kota Bandung itu tak segera memutuskan calon pendampingnya pada Pilgub Jabar.

Wakil Bendahara Umum DPP PKB, Rasta Wiguna, menilai, apalagi kemungkinan Ridwan Kamil mengabaikan nama-nama yang diajukan oleh para kiai.

&amp;ldquo;Ridwan Kamil yang mengulur-ulur waktu mengumumkan Cawagub mendapat sorotan para kiai. Terlebih ada kemungkinan Ridwan Kamil mengabaikan rekomendasi para tokoh Jabar,&amp;rdquo; katanya, Selasa (19/12/2017).

Menurutnya, berdasarkan hasil telaah  tim pansel atas para calon pendamping Ridwan Kamil yang dilakukan Minggu, 17 Desember 2017, posisi teratas ditempati politikus PKB, Maman Imanulhaq, diikuti Saan Mustofa (Nasdem), dan UU  Ruzhanul Ulum (PPP).

Pansel bentukan Ridwan Kamil terdiri atas 10 tokoh Jabar, dikomandani mantan komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Erry Riyana Hardjapamekas.  Anggota pansel lainnya, antara lain Tjetje Padmadinata, Betti Alisjahbana, dan Aat Soeratin.

(Baca Juga: Abaikan Telaah Tokoh, Keluarga Besar NU Ancam 'Mundur' Dukung Ridwan Kamil)

Namun, Ridwan Kamil tak segera menentukan pilihan, meski sudah  mendapat rekomendasi dari para tokoh Jabar. Menurut  Rasta Wiguna, hal itu membuat para kiai marah.

&amp;ldquo;PKB sangat menghormati suara para kiai. PKB siap menarik dukungan untuk Ridwan Kamil jika ia tak mengindahkan rekomendasi para tokoh Jabar,&amp;rdquo; ujarnya.

(Baca Juga: Diceraikan Golkar, Ridwan Kamil Sudah Kantongi 6 Nama Calon Pendampingnya)

Sebelumnya Partai Golkar telah mencabut sokongan bagi Ridwan Kamil. Namun, Ridwan Kamil masih didukung tiga partai yakni Nasdem, PPP dan PKB, dengan total 21 kursi DPRD Jabar. Tetapi jika PKB, yang punya tujuh kursi DPRD  mencabut dukungannya, akan mempersulit langkah Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018. Ia harus mencari partai pendukung baru untuk menggenapi syarat minimal 20 kursi DPRD Jabar.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8xMi8xOC8yMi8xMDY3NTcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

</description><content:encoded>CIREBON &amp;ndash; Setelah Partai Golkar menarik dukungannya kepada Ridwan Kamil pada Pilgub Jawa Barat (Jabar) 2018, kini gantian Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)  berencana melakukan hal serupa. Para kiai petinggi PKB gerah karena Wali Kota Bandung itu tak segera memutuskan calon pendampingnya pada Pilgub Jabar.

Wakil Bendahara Umum DPP PKB, Rasta Wiguna, menilai, apalagi kemungkinan Ridwan Kamil mengabaikan nama-nama yang diajukan oleh para kiai.

&amp;ldquo;Ridwan Kamil yang mengulur-ulur waktu mengumumkan Cawagub mendapat sorotan para kiai. Terlebih ada kemungkinan Ridwan Kamil mengabaikan rekomendasi para tokoh Jabar,&amp;rdquo; katanya, Selasa (19/12/2017).

Menurutnya, berdasarkan hasil telaah  tim pansel atas para calon pendamping Ridwan Kamil yang dilakukan Minggu, 17 Desember 2017, posisi teratas ditempati politikus PKB, Maman Imanulhaq, diikuti Saan Mustofa (Nasdem), dan UU  Ruzhanul Ulum (PPP).

Pansel bentukan Ridwan Kamil terdiri atas 10 tokoh Jabar, dikomandani mantan komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Erry Riyana Hardjapamekas.  Anggota pansel lainnya, antara lain Tjetje Padmadinata, Betti Alisjahbana, dan Aat Soeratin.

(Baca Juga: Abaikan Telaah Tokoh, Keluarga Besar NU Ancam 'Mundur' Dukung Ridwan Kamil)

Namun, Ridwan Kamil tak segera menentukan pilihan, meski sudah  mendapat rekomendasi dari para tokoh Jabar. Menurut  Rasta Wiguna, hal itu membuat para kiai marah.

&amp;ldquo;PKB sangat menghormati suara para kiai. PKB siap menarik dukungan untuk Ridwan Kamil jika ia tak mengindahkan rekomendasi para tokoh Jabar,&amp;rdquo; ujarnya.

(Baca Juga: Diceraikan Golkar, Ridwan Kamil Sudah Kantongi 6 Nama Calon Pendampingnya)

Sebelumnya Partai Golkar telah mencabut sokongan bagi Ridwan Kamil. Namun, Ridwan Kamil masih didukung tiga partai yakni Nasdem, PPP dan PKB, dengan total 21 kursi DPRD Jabar. Tetapi jika PKB, yang punya tujuh kursi DPRD  mencabut dukungannya, akan mempersulit langkah Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018. Ia harus mencari partai pendukung baru untuk menggenapi syarat minimal 20 kursi DPRD Jabar.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8xMi8xOC8yMi8xMDY3NTcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

</content:encoded></item></channel></rss>
