<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saat Tembok Berlin Dibuka, 4.000 Orang Dapat Kembali Bertemu Keluarga</title><description>Pembukaan tembok begitu emosional karena akhirnya orang-orang bertemu dengan sahabat-sahabat dan keluarganya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/20/18/1833131/saat-tembok-berlin-dibuka-4-000-orang-dapat-kembali-bertemu-keluarga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/12/20/18/1833131/saat-tembok-berlin-dibuka-4-000-orang-dapat-kembali-bertemu-keluarga"/><item><title>Saat Tembok Berlin Dibuka, 4.000 Orang Dapat Kembali Bertemu Keluarga</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/20/18/1833131/saat-tembok-berlin-dibuka-4-000-orang-dapat-kembali-bertemu-keluarga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/12/20/18/1833131/saat-tembok-berlin-dibuka-4-000-orang-dapat-kembali-bertemu-keluarga</guid><pubDate>Rabu 20 Desember 2017 06:05 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/20/18/1833131/saat-tembok-berlin-dibuka-4-000-orang-dapat-kembali-bertemu-keluarga-OkLGATx6ef.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tembok Berlin. (Foto: Getty Images)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/20/18/1833131/saat-tembok-berlin-dibuka-4-000-orang-dapat-kembali-bertemu-keluarga-OkLGATx6ef.jpg</image><title>Tembok Berlin. (Foto: Getty Images)</title></images><description>BERLIN - Pada 19 Desember 1963, Tembok Berlin (Berlin Wall) yang dibangun Jerman Utara kembali dibuka untuk orang Berlin Barat. Saat itu 4.000 orang Berlin Barat diperbolehkan menyebrang ke Berlin Timur untuk mengunjungi keluarga mereka.
Setelah dibangun dua tahun sebelumnya, tepatnya Agustus 1961, tembok ini dibuka lagi. Namun mereka yang ingin menyeberang harus membeli tiket. Berlin Timur dan Berlin Barat kala itu setuju untuk menerbitkan 170 ribu tiket.
Pembukaan tembok begitu emosional karena akhirnya orang-orang bertemu dengan sahabat-sahabat dan keluarganya. Tangis dan tawa bercampur rmenjadi satu dalam reuni singkat itu. Mereka diberi waktu untuk bertemu.
Meski tembok pembatas telah dibuka, perang dingin antara kedua kubu itu masih terasa sangat kental. Contohnya saja pengeras suara di Berlin Timur menyambut baik pengunjung dengan berkata &quot;Selamat datang di ibu kota Republik Demokratik Jerman&quot;. Pernyataan itu merupakan politik yang sangat ditolak oleh orang Jerman Barat.
Para pengunjung juga diberikan brosur yang isinya tentang tujuan tembok itu dibangun, yaitu untuk &quot;melindungi perbatasan Jerman Timurmelawan serangan musuh imperialis yang tidak bersahabat.&quot;
Mereka menolak budaya barat yang dekaden, termasuk film Barat dan &quot;cerita gangster&quot;. Semua itu pernah membanjiri Jerman Timur sebelum tembok tersebut dibangun.
Sebaliknya di sisi Berlin Barat, surat kabar 'memarahi' para pengunjung dengan menuduh mereka sebagai pion propaganda Jerman Timur. (Hotlas Mora Sinaga/Magang)
 
(pai)</description><content:encoded>BERLIN - Pada 19 Desember 1963, Tembok Berlin (Berlin Wall) yang dibangun Jerman Utara kembali dibuka untuk orang Berlin Barat. Saat itu 4.000 orang Berlin Barat diperbolehkan menyebrang ke Berlin Timur untuk mengunjungi keluarga mereka.
Setelah dibangun dua tahun sebelumnya, tepatnya Agustus 1961, tembok ini dibuka lagi. Namun mereka yang ingin menyeberang harus membeli tiket. Berlin Timur dan Berlin Barat kala itu setuju untuk menerbitkan 170 ribu tiket.
Pembukaan tembok begitu emosional karena akhirnya orang-orang bertemu dengan sahabat-sahabat dan keluarganya. Tangis dan tawa bercampur rmenjadi satu dalam reuni singkat itu. Mereka diberi waktu untuk bertemu.
Meski tembok pembatas telah dibuka, perang dingin antara kedua kubu itu masih terasa sangat kental. Contohnya saja pengeras suara di Berlin Timur menyambut baik pengunjung dengan berkata &quot;Selamat datang di ibu kota Republik Demokratik Jerman&quot;. Pernyataan itu merupakan politik yang sangat ditolak oleh orang Jerman Barat.
Para pengunjung juga diberikan brosur yang isinya tentang tujuan tembok itu dibangun, yaitu untuk &quot;melindungi perbatasan Jerman Timurmelawan serangan musuh imperialis yang tidak bersahabat.&quot;
Mereka menolak budaya barat yang dekaden, termasuk film Barat dan &quot;cerita gangster&quot;. Semua itu pernah membanjiri Jerman Timur sebelum tembok tersebut dibangun.
Sebaliknya di sisi Berlin Barat, surat kabar 'memarahi' para pengunjung dengan menuduh mereka sebagai pion propaganda Jerman Timur. (Hotlas Mora Sinaga/Magang)
 
(pai)</content:encoded></item></channel></rss>
