<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pesan Antikorupsi Wanita Penggawa KPK di Hari Ibu</title><description>Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan memberikan pesan kepada para perempuan di peringatan Hari Ibu ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/22/337/1834310/pesan-antikorupsi-wanita-penggawa-kpk-di-hari-ibu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/12/22/337/1834310/pesan-antikorupsi-wanita-penggawa-kpk-di-hari-ibu"/><item><title>Pesan Antikorupsi Wanita Penggawa KPK di Hari Ibu</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/22/337/1834310/pesan-antikorupsi-wanita-penggawa-kpk-di-hari-ibu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/12/22/337/1834310/pesan-antikorupsi-wanita-penggawa-kpk-di-hari-ibu</guid><pubDate>Jum'at 22 Desember 2017 07:31 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/22/337/1834310/pesan-antikorupsi-wanita-penggawa-kpk-di-hari-ibu-hOP78DwQlY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/22/337/1834310/pesan-antikorupsi-wanita-penggawa-kpk-di-hari-ibu-hOP78DwQlY.jpg</image><title>Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Satu-satunya wanita penggawa di Komisi Pemberantasan &amp;lrm;Korupsi (KPK), Basaria Panjaitan, turut menitipkan pesan yang berisi semangat antikorupsi untuk para perempuan di Indonesia. Khususnya, pesan tersebut diperuntukkan bagi para wanita yang sudah berkeluarga, bahkan memiliki anak.

Sebagaimana pesan-pesan semangat antikorupsi disampaikannya bertepatan dengan Hari Ibu yang jatuh pada hari ini, 22 Desember 2017. Pesan tersebut yakni tentang pengamalan nilai-nilai kejujuran dan kebenaran dari seorang ibu terhadap anak-&amp;lrm;anaknya.

Basaria menuturkan, peran seorang ibu sangatlah penting untuk membentuk karakter anaknya yang kelak dapat menjadi penerus dan pelurus bangsa. Oleh karena itu, seorang ibu harus mampu menyalurkan nilai-nilai kebenaran untuk anak dan keluarganya.

&quot;Jadi jangan membenarkan kebiasaan, tapi biasakanlah yang benar, serta melindungi anak dan keluarga dari bahaya narkoba,&quot; kata Basaria saat dikonfirmasi Okezone, Jumat (22/12/2017).

(Baca: Cerita Jokowi saat Ditanya Putin soal Banyaknya Menteri Perempuan)
 



Belakangan ini tidak sedikit kalangan wanita yang terseret pusaran korupsi hingga miliaran bahkan triliunan rupiah. Mirisnya, hampir sebagian besar dari para wanita yang terjerat kasus korupsi berstatus sebagai orangtua.

Berdasarkan penelusuran Okezone, terdapat beberapa tersangka korupsi yang merupakan seorang ibu. Sebut saja di antaranya mantan Wali Kota Cimahi, Atty Suharti Tochija, yang terjerat kasus dugaan suap pembangunan Pasar Atas Cimahi.

Kemudian mantan Bupati Klaten, Sri Hartini, yang ditetapkan tersangka atas perkara suap jual-beli jabatan di lingkungannya. Lily Martiani Maddani, istri dari gubernur nonaktif Bengkulu Ridwan Mukti, yang tertangkap tangan menerima uang suap.

Selanjutnya, mantan anggota Komisi II DPR RI, Miryam S Haryani, juga terjerat dalam kasus korupsi yang berhubungan dengan KPK. Miryam disangkakan terjerat dalam perkara merintangi dan menghalangi proses penyidikan e-KTP.

Lalu Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno alias Bunda Sitha yang terjerat dalam tiga kasus korupsi di KPK. Serta, mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari,&amp;lrm; yang diduga menerima suap serta gratifikasi.

Belakangan diketahui, sejumlah tersangka wanita yang dijerat KPK tersebut sudah memiliki anak &amp;lrm;dan istri. Sehingga, memperingati Hari Ibu kali ini, KPK mengingatkan agar para ibu Indonesia terus menanamkan nilai-nilai serta semangat untuk anak-anaknya ikut memberantas korupsi.

&quot;Pesan seorang ibu terhadap anaknya agar terhindar bahaya korupsi yakni harus selalu bersikap jujur, disiplin, dan &amp;lrm;bertanggung jawab,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Satu-satunya wanita penggawa di Komisi Pemberantasan &amp;lrm;Korupsi (KPK), Basaria Panjaitan, turut menitipkan pesan yang berisi semangat antikorupsi untuk para perempuan di Indonesia. Khususnya, pesan tersebut diperuntukkan bagi para wanita yang sudah berkeluarga, bahkan memiliki anak.

Sebagaimana pesan-pesan semangat antikorupsi disampaikannya bertepatan dengan Hari Ibu yang jatuh pada hari ini, 22 Desember 2017. Pesan tersebut yakni tentang pengamalan nilai-nilai kejujuran dan kebenaran dari seorang ibu terhadap anak-&amp;lrm;anaknya.

Basaria menuturkan, peran seorang ibu sangatlah penting untuk membentuk karakter anaknya yang kelak dapat menjadi penerus dan pelurus bangsa. Oleh karena itu, seorang ibu harus mampu menyalurkan nilai-nilai kebenaran untuk anak dan keluarganya.

&quot;Jadi jangan membenarkan kebiasaan, tapi biasakanlah yang benar, serta melindungi anak dan keluarga dari bahaya narkoba,&quot; kata Basaria saat dikonfirmasi Okezone, Jumat (22/12/2017).

(Baca: Cerita Jokowi saat Ditanya Putin soal Banyaknya Menteri Perempuan)
 



Belakangan ini tidak sedikit kalangan wanita yang terseret pusaran korupsi hingga miliaran bahkan triliunan rupiah. Mirisnya, hampir sebagian besar dari para wanita yang terjerat kasus korupsi berstatus sebagai orangtua.

Berdasarkan penelusuran Okezone, terdapat beberapa tersangka korupsi yang merupakan seorang ibu. Sebut saja di antaranya mantan Wali Kota Cimahi, Atty Suharti Tochija, yang terjerat kasus dugaan suap pembangunan Pasar Atas Cimahi.

Kemudian mantan Bupati Klaten, Sri Hartini, yang ditetapkan tersangka atas perkara suap jual-beli jabatan di lingkungannya. Lily Martiani Maddani, istri dari gubernur nonaktif Bengkulu Ridwan Mukti, yang tertangkap tangan menerima uang suap.

Selanjutnya, mantan anggota Komisi II DPR RI, Miryam S Haryani, juga terjerat dalam kasus korupsi yang berhubungan dengan KPK. Miryam disangkakan terjerat dalam perkara merintangi dan menghalangi proses penyidikan e-KTP.

Lalu Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno alias Bunda Sitha yang terjerat dalam tiga kasus korupsi di KPK. Serta, mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari,&amp;lrm; yang diduga menerima suap serta gratifikasi.

Belakangan diketahui, sejumlah tersangka wanita yang dijerat KPK tersebut sudah memiliki anak &amp;lrm;dan istri. Sehingga, memperingati Hari Ibu kali ini, KPK mengingatkan agar para ibu Indonesia terus menanamkan nilai-nilai serta semangat untuk anak-anaknya ikut memberantas korupsi.

&quot;Pesan seorang ibu terhadap anaknya agar terhindar bahaya korupsi yakni harus selalu bersikap jujur, disiplin, dan &amp;lrm;bertanggung jawab,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
