<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hadir di Katedral, Menteri Tjahjo Pastikan Umat Beragama Punya Hak Beribadah</title><description>Menteri Tjahjo memastikan bahwa Pemerintah menjamin bagi seluruh umat beragama untuk beribadah dengan aman dan tenang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/24/337/1835396/hadir-di-katedral-menteri-tjahjo-pastikan-umat-beragama-punya-hak-beribadah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/12/24/337/1835396/hadir-di-katedral-menteri-tjahjo-pastikan-umat-beragama-punya-hak-beribadah"/><item><title>Hadir di Katedral, Menteri Tjahjo Pastikan Umat Beragama Punya Hak Beribadah</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/24/337/1835396/hadir-di-katedral-menteri-tjahjo-pastikan-umat-beragama-punya-hak-beribadah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/12/24/337/1835396/hadir-di-katedral-menteri-tjahjo-pastikan-umat-beragama-punya-hak-beribadah</guid><pubDate>Minggu 24 Desember 2017 21:53 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/24/337/1835396/hadir-di-katedral-menteri-tjahjo-pastikan-umat-beragama-punya-hak-beribadah-Q94bBxcEGz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendagri, Kapolri dan Panglima TNI saat di Gereja Katedral. (Foto: Puteranegara/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/24/337/1835396/hadir-di-katedral-menteri-tjahjo-pastikan-umat-beragama-punya-hak-beribadah-Q94bBxcEGz.jpg</image><title>Mendagri, Kapolri dan Panglima TNI saat di Gereja Katedral. (Foto: Puteranegara/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, Pemerintah hadir untuk setiap umat beragama di Indonesia untuk bisa beribadah dengan aman dan tenang. Hal ini disampaikan Tjahjo di Altar Gereja Katedral bersama dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat Misa Natal, Minggu (24/12/2017).
&quot;Pemerintah memastikan bahwa setiap umat beragama, agama apapun di NKRI mempunyai hak untuk beribadah sesuai agama dan keyakinan,&quot; ujar Tjahjo.
Kepastian beribadah setiap agama itu, kata Tjahjo didukung dengan sikap dari Kapolri Tito Karnavian dan Panglima Hadi Tjahjanto yang menginstruksikan langsung kepada segenap jajarannya untuk melakukan pengamanan di sejumlah tempat ibadah perayaan Natal.&amp;nbsp;
&quot;Bapak kapolri dan segenap jajaran didukung oleh Panglima, Pemda, mengamankan di setiap sudut wilayah negara Indonesia untuk berikan kepastian umat Katolik untuk merayakan Natal dengam aman dan khusuk,&quot; papar dia.

Sudah menjadi komitmen Kapolri dan Panglima TNI untuk mewujudkan Natal yang aman. &quot;Itu menjadi komitmen pak Kapolri dan Panglima yang sudah dilaporkan kepada pak Presiden (Jokowi). Sekali lagi kami atas nama Pemerintah, Kapolri, Panglima dan segenap jajaran menyampaikan selamat hari Natal,&quot; ujar dia.
(Baca juga: Lewat Mendagri, Presiden Jokowi Titip Ucapan Selamat Natal ke Jemaat Katedral)
Tak lupa, Tjahjo mengucapkan mohon maaf kepada seluruh jemaah Gereja Katedral apabila merasakan ketidaknyamanan atas pengamanan ketat di malam Natal ini. Dia menegaskan bahwa hal itu dilakukan untuk memastikan perayaan Natal berjalan dengan baik, lancar dan tidak ada teror yang meresahkan.&amp;nbsp;
&quot;Semoga kasih Tuhan akan membuat kita semua bangsa Indonesia, khususnya umat katolik diberikan karunia kesukseskan kebahagian damai dihati dan dunia sekian,&quot; tutup Tjahjo.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8xMi8yNC8xLzEwNjk3Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              
Di Altar Gereja Katedral, Mendagri: Umat Beragama Apapun Punyak Hak Beribadah&amp;nbsp;

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyebut bahwa Pemerintah memastikan hadir untuk setiap umat beragama apapun di Indonesia mempunyai hak untuk beribadah.&amp;nbsp;

Hal tersebut disampaikan Tjahjo di Altar Gereja Katedral bersama dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dam Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Minggu (24/12/2017).

&quot;Pemerintah memastikan bahwa setiap umat beragama, agama apapun di NKRI mempunyai hak untuk beribadah sesuai agama dan keyakinan,&quot; ujar Tjahjo.&amp;nbsp;

Kepastian beribadah setiap agama itu, kata Tjahjo didukung dengan sikap dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang menginstruksikan langsung kepada segenap jajarannya untuk melakukan pengamanan di sejumlah tempat ibadah perayaan Natal.&amp;nbsp;

&quot;Bapak kapolri dan segenap jajaran didukung oleh Panglima, Pemda, mengamankan disetiap sudut wilayah negara Indonesia untuk berikan kepastian umat Katolik untuk merayakan Natal dengam aman dan khusuk,&quot; papar dia.&amp;nbsp;

Tjahjo menuturkan bahwa hal itu sudah menjadi komitmen Kapolri dan Panglima TNI untuk mewujudkan Natal yang aman. Bahkan, kata Tjahjo itu sudah melalui kordinasi dan komunikasi dengan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi).&amp;nbsp;

&quot;Itu menjadi komitmen pak Kapolri Panglima yang sudah dilaporkan kepada pak Presiden sekali lagi kami atas nama Pemerintah, Kapolri, Panglima dan segenap jajaran menyampaikan selamat hari Natal,&quot; ujar dia.&amp;nbsp;

Tak lupa, Tjahjo mengucapkan mohon maaf kepada seluruh jemaah Gereja Katedral apabila merasakan ketidaknyamanan atas kunjungannya di malam Natal ini.&amp;nbsp;

Dia menegaskan bahwa pengamanan ekstra ketat ini merupakan bentuk dari kepastian untuk perayaan Natal berjalan dengan baik, lancar dan tidak ada teror yang meresahkan.&amp;nbsp;

&quot;Semoga kasih Tuhan YME akan membuat kita semua bangsa Indonesia khususnya umat katolik diberikan karunia kesukseskan kebahagian damai dihati dan dunia sekian,&quot; tutup Tjahjo.&amp;nbsp;
                                                                                                                                              </description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, Pemerintah hadir untuk setiap umat beragama di Indonesia untuk bisa beribadah dengan aman dan tenang. Hal ini disampaikan Tjahjo di Altar Gereja Katedral bersama dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat Misa Natal, Minggu (24/12/2017).
&quot;Pemerintah memastikan bahwa setiap umat beragama, agama apapun di NKRI mempunyai hak untuk beribadah sesuai agama dan keyakinan,&quot; ujar Tjahjo.
Kepastian beribadah setiap agama itu, kata Tjahjo didukung dengan sikap dari Kapolri Tito Karnavian dan Panglima Hadi Tjahjanto yang menginstruksikan langsung kepada segenap jajarannya untuk melakukan pengamanan di sejumlah tempat ibadah perayaan Natal.&amp;nbsp;
&quot;Bapak kapolri dan segenap jajaran didukung oleh Panglima, Pemda, mengamankan di setiap sudut wilayah negara Indonesia untuk berikan kepastian umat Katolik untuk merayakan Natal dengam aman dan khusuk,&quot; papar dia.

Sudah menjadi komitmen Kapolri dan Panglima TNI untuk mewujudkan Natal yang aman. &quot;Itu menjadi komitmen pak Kapolri dan Panglima yang sudah dilaporkan kepada pak Presiden (Jokowi). Sekali lagi kami atas nama Pemerintah, Kapolri, Panglima dan segenap jajaran menyampaikan selamat hari Natal,&quot; ujar dia.
(Baca juga: Lewat Mendagri, Presiden Jokowi Titip Ucapan Selamat Natal ke Jemaat Katedral)
Tak lupa, Tjahjo mengucapkan mohon maaf kepada seluruh jemaah Gereja Katedral apabila merasakan ketidaknyamanan atas pengamanan ketat di malam Natal ini. Dia menegaskan bahwa hal itu dilakukan untuk memastikan perayaan Natal berjalan dengan baik, lancar dan tidak ada teror yang meresahkan.&amp;nbsp;
&quot;Semoga kasih Tuhan akan membuat kita semua bangsa Indonesia, khususnya umat katolik diberikan karunia kesukseskan kebahagian damai dihati dan dunia sekian,&quot; tutup Tjahjo.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8xMi8yNC8xLzEwNjk3Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              
Di Altar Gereja Katedral, Mendagri: Umat Beragama Apapun Punyak Hak Beribadah&amp;nbsp;

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyebut bahwa Pemerintah memastikan hadir untuk setiap umat beragama apapun di Indonesia mempunyai hak untuk beribadah.&amp;nbsp;

Hal tersebut disampaikan Tjahjo di Altar Gereja Katedral bersama dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dam Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Minggu (24/12/2017).

&quot;Pemerintah memastikan bahwa setiap umat beragama, agama apapun di NKRI mempunyai hak untuk beribadah sesuai agama dan keyakinan,&quot; ujar Tjahjo.&amp;nbsp;

Kepastian beribadah setiap agama itu, kata Tjahjo didukung dengan sikap dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang menginstruksikan langsung kepada segenap jajarannya untuk melakukan pengamanan di sejumlah tempat ibadah perayaan Natal.&amp;nbsp;

&quot;Bapak kapolri dan segenap jajaran didukung oleh Panglima, Pemda, mengamankan disetiap sudut wilayah negara Indonesia untuk berikan kepastian umat Katolik untuk merayakan Natal dengam aman dan khusuk,&quot; papar dia.&amp;nbsp;

Tjahjo menuturkan bahwa hal itu sudah menjadi komitmen Kapolri dan Panglima TNI untuk mewujudkan Natal yang aman. Bahkan, kata Tjahjo itu sudah melalui kordinasi dan komunikasi dengan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi).&amp;nbsp;

&quot;Itu menjadi komitmen pak Kapolri Panglima yang sudah dilaporkan kepada pak Presiden sekali lagi kami atas nama Pemerintah, Kapolri, Panglima dan segenap jajaran menyampaikan selamat hari Natal,&quot; ujar dia.&amp;nbsp;

Tak lupa, Tjahjo mengucapkan mohon maaf kepada seluruh jemaah Gereja Katedral apabila merasakan ketidaknyamanan atas kunjungannya di malam Natal ini.&amp;nbsp;

Dia menegaskan bahwa pengamanan ekstra ketat ini merupakan bentuk dari kepastian untuk perayaan Natal berjalan dengan baik, lancar dan tidak ada teror yang meresahkan.&amp;nbsp;

&quot;Semoga kasih Tuhan YME akan membuat kita semua bangsa Indonesia khususnya umat katolik diberikan karunia kesukseskan kebahagian damai dihati dan dunia sekian,&quot; tutup Tjahjo.&amp;nbsp;
                                                                                                                                              </content:encoded></item></channel></rss>
