<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kerukunan Jemaat Gereja dan Jamaah Masjid yang Berdiri Berdampingan saat Natal</title><description>Potret kerukunan antara jemaat gereja dengan jamaah masjid di Kendari.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/26/340/1835796/kerukunan-jemaat-gereja-dan-jamaah-masjid-yang-berdiri-berdampingan-saat-natal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/12/26/340/1835796/kerukunan-jemaat-gereja-dan-jamaah-masjid-yang-berdiri-berdampingan-saat-natal"/><item><title>Kerukunan Jemaat Gereja dan Jamaah Masjid yang Berdiri Berdampingan saat Natal</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/26/340/1835796/kerukunan-jemaat-gereja-dan-jamaah-masjid-yang-berdiri-berdampingan-saat-natal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/12/26/340/1835796/kerukunan-jemaat-gereja-dan-jamaah-masjid-yang-berdiri-berdampingan-saat-natal</guid><pubDate>Selasa 26 Desember 2017 04:42 WIB</pubDate><dc:creator>Asdar Zuula</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/26/340/1835796/kerukunan-jemaat-gereja-dan-jamaah-masjid-yang-berdiri-berdampingan-saat-natal-VkQhfHYOCC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Masjid dan Gereja yang berdiri bersebelahan. (Foto: Asdar Zuula/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/26/340/1835796/kerukunan-jemaat-gereja-dan-jamaah-masjid-yang-berdiri-berdampingan-saat-natal-VkQhfHYOCC.jpg</image><title>Masjid dan Gereja yang berdiri bersebelahan. (Foto: Asdar Zuula/Okezone)</title></images><description>KENDARI - Sudah kurang lebih 50 tahun bagunan Gereja Bukit Zaitun hanya terpisah tembok dengan Masjid Da'wah di kawasan Kota Lama Kendari. Selama puluhan tahun, jemaat gereja dan jamaah masjid ini saling menjaga toleransi umat beragama.
Saat perayaan Natal seperti ini, pengurus Masjid Da'wah membantu umat Kristiani membersihkan lingkungan gereja, begitu pula saat Hari Raya Idul Fitri atau Idul Adha, umat Kristiani membantu Muslim membersihkan lingkungan masjid.
  &quot;Selama Gereja Bukit Zaitun, berdiri berdampingan dengan Masjid Da'wah, tak pernah terjadi perselisihan. Saat umat Islam merayakan hari raya keagamaan bertepatan dengan ibadah, Jemaat gereja mengalah tidak menggunakan alat musik,&quot; jelas pendeta Gereja Bukit Zaitun, Pdt. Lani Rupandu, Senin 25 Desember 2017.
(Baca juga: Keharmonisan Beragama Kental ketika Perayaan Natal di Pontianak)
Pengurus Masjid Da'wah juga mengaku selalu menghargai umat Kristian saat menjalankan ibadah dan saat perayaan Natal.  &quot;Kami selalu membantu dan mengharagai umat Krisitiani, kami selalu membantu mereka seperti membersihkan gereja sebelum Perayaan Natal seperti ini&quot; kata Pengurus Masjid Da'wah, Yusuf.  Di tengah isu intoleransi bangsa saat ini, kerukukan antara jemaat Gereja Bukit Zaitun dan Jamaah Masjid Da'wah, di Kota Lama Kendari ini pantut menjadi contoh.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8xMi8yNS8xLzEwNzAyMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>KENDARI - Sudah kurang lebih 50 tahun bagunan Gereja Bukit Zaitun hanya terpisah tembok dengan Masjid Da'wah di kawasan Kota Lama Kendari. Selama puluhan tahun, jemaat gereja dan jamaah masjid ini saling menjaga toleransi umat beragama.
Saat perayaan Natal seperti ini, pengurus Masjid Da'wah membantu umat Kristiani membersihkan lingkungan gereja, begitu pula saat Hari Raya Idul Fitri atau Idul Adha, umat Kristiani membantu Muslim membersihkan lingkungan masjid.
  &quot;Selama Gereja Bukit Zaitun, berdiri berdampingan dengan Masjid Da'wah, tak pernah terjadi perselisihan. Saat umat Islam merayakan hari raya keagamaan bertepatan dengan ibadah, Jemaat gereja mengalah tidak menggunakan alat musik,&quot; jelas pendeta Gereja Bukit Zaitun, Pdt. Lani Rupandu, Senin 25 Desember 2017.
(Baca juga: Keharmonisan Beragama Kental ketika Perayaan Natal di Pontianak)
Pengurus Masjid Da'wah juga mengaku selalu menghargai umat Kristian saat menjalankan ibadah dan saat perayaan Natal.  &quot;Kami selalu membantu dan mengharagai umat Krisitiani, kami selalu membantu mereka seperti membersihkan gereja sebelum Perayaan Natal seperti ini&quot; kata Pengurus Masjid Da'wah, Yusuf.  Di tengah isu intoleransi bangsa saat ini, kerukukan antara jemaat Gereja Bukit Zaitun dan Jamaah Masjid Da'wah, di Kota Lama Kendari ini pantut menjadi contoh.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8xMi8yNS8xLzEwNzAyMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
