<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Ubah Beasiswa LPDP Jadi Dana Abadi Pendidikan</title><description>Pemerintah mengubah program pemberian beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menjadi dana abadi pendidikan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/27/337/1836627/pemerintah-ubah-beasiswa-lpdp-jadi-dana-abadi-pendidikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/12/27/337/1836627/pemerintah-ubah-beasiswa-lpdp-jadi-dana-abadi-pendidikan"/><item><title>Pemerintah Ubah Beasiswa LPDP Jadi Dana Abadi Pendidikan</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/27/337/1836627/pemerintah-ubah-beasiswa-lpdp-jadi-dana-abadi-pendidikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/12/27/337/1836627/pemerintah-ubah-beasiswa-lpdp-jadi-dana-abadi-pendidikan</guid><pubDate>Rabu 27 Desember 2017 23:35 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/27/337/1836627/pemerintah-ubah-beasiswa-lpdp-jadi-dana-abadi-pendidikan-0IVHN9CEPs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkeu Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/27/337/1836627/pemerintah-ubah-beasiswa-lpdp-jadi-dana-abadi-pendidikan-0IVHN9CEPs.jpg</image><title>Menkeu Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>BOGOR - Pemerintah mengubah program pemberian beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menjadi dana abadi pendidikan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta perubahan format dari program beasiswa ini lebih dimatangkan.
&quot;Yang sekarang LPDP nanti akan diubah menjadi dana abadi pendidikan. Itu yang sedang dibahas tadi. Presiden minta dua minggu lagi kami presentasi dengan rancangan yang lebih matang,&quot; kata Menteri Kuangan (Menkeu) Sri Mulyani di Kompleks Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/12/2017).
Sri Mulyani mengatakan, perubahan LPDP menjadi dana abadi pendidikan dilakukan lantaran pemerintah ingin pemberian beasiswa lebih tepat sasaran. Pemerintah ingin penerima beasiswa merupakan pelajar yang dapat menjadi lulusan dari bidang studi yang memang dibutuhkan oleh negara.
&quot;Kita akan evaluasi selama ini penerima secara inisiatif mendaftar sendiri ke universitas yang dianggap memiliki kriteria yang baik, bidang studi boleh memilih, ada prioritas memang, tapi fleksibel. Dan kriteria penerima juga tidak fokus ke apakah ini akan bangun SDM, pendidik atau swasta,&quot; sambungnya.
(Baca Juga: Gubernur DKI Jakarta Menyerahkan Dana Beasiswa untuk Mahasiswa)
Sri Mulyani melanjutkan, penerima beasiswa dana abadi pendidikan ke depan harus sesuai dengan jurusan yang dibutuhkan oleh negara. Fokus pemberian beasiswa ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas SDM Indonesia agar mampu bersaing dengan negara lainnya.

&quot;Dari sisi bidang studi yang harus fokus dan menjadi bahan pemikiran kami seperti jurusan di bidang pertanian ketahanan pangan, pariwisata dan bidang teknologi. Jadi, kita nanti akan melihat berdasarkan rekomendasi pihak maupun,&quot; tambahnya.
(Baca Juga: Mau Raih Gelar Master di Jepang Gratis, Nih Cara Dapatkan Beasiswanya)
Ia menambahkan, pemerintah akan lebih mematangkan perubahan LPDP menjadi dana abadi pendidikan dalam dua pekan ke depan. Termaksud anggaran yang digelontorkan guna meingkatkan SDM tersebut.

&quot;Dan bagaimana pengelolaannya kemudian bagaimana tata kelola, struktur organisasi dan lain sebagainya,&quot; tukas Sri Mulyani.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8xMC8xOC8xLzEwNDIxMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>BOGOR - Pemerintah mengubah program pemberian beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menjadi dana abadi pendidikan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta perubahan format dari program beasiswa ini lebih dimatangkan.
&quot;Yang sekarang LPDP nanti akan diubah menjadi dana abadi pendidikan. Itu yang sedang dibahas tadi. Presiden minta dua minggu lagi kami presentasi dengan rancangan yang lebih matang,&quot; kata Menteri Kuangan (Menkeu) Sri Mulyani di Kompleks Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/12/2017).
Sri Mulyani mengatakan, perubahan LPDP menjadi dana abadi pendidikan dilakukan lantaran pemerintah ingin pemberian beasiswa lebih tepat sasaran. Pemerintah ingin penerima beasiswa merupakan pelajar yang dapat menjadi lulusan dari bidang studi yang memang dibutuhkan oleh negara.
&quot;Kita akan evaluasi selama ini penerima secara inisiatif mendaftar sendiri ke universitas yang dianggap memiliki kriteria yang baik, bidang studi boleh memilih, ada prioritas memang, tapi fleksibel. Dan kriteria penerima juga tidak fokus ke apakah ini akan bangun SDM, pendidik atau swasta,&quot; sambungnya.
(Baca Juga: Gubernur DKI Jakarta Menyerahkan Dana Beasiswa untuk Mahasiswa)
Sri Mulyani melanjutkan, penerima beasiswa dana abadi pendidikan ke depan harus sesuai dengan jurusan yang dibutuhkan oleh negara. Fokus pemberian beasiswa ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas SDM Indonesia agar mampu bersaing dengan negara lainnya.

&quot;Dari sisi bidang studi yang harus fokus dan menjadi bahan pemikiran kami seperti jurusan di bidang pertanian ketahanan pangan, pariwisata dan bidang teknologi. Jadi, kita nanti akan melihat berdasarkan rekomendasi pihak maupun,&quot; tambahnya.
(Baca Juga: Mau Raih Gelar Master di Jepang Gratis, Nih Cara Dapatkan Beasiswanya)
Ia menambahkan, pemerintah akan lebih mematangkan perubahan LPDP menjadi dana abadi pendidikan dalam dua pekan ke depan. Termaksud anggaran yang digelontorkan guna meingkatkan SDM tersebut.

&quot;Dan bagaimana pengelolaannya kemudian bagaimana tata kelola, struktur organisasi dan lain sebagainya,&quot; tukas Sri Mulyani.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8xMC8xOC8xLzEwNDIxMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
