<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Kasus Persekusi yang Paling Menarik Perhatian di 2017, Nomor 3 Paling Heboh</title><description>Okezone mencatat ada beberapa kasus persekusi yang menghebohkan di masyarakat sepanjang 2017.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/30/337/1837873/6-kasus-persekusi-yang-paling-menarik-perhatian-di-2017-nomor-3-paling-heboh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/12/30/337/1837873/6-kasus-persekusi-yang-paling-menarik-perhatian-di-2017-nomor-3-paling-heboh"/><item><title>6 Kasus Persekusi yang Paling Menarik Perhatian di 2017, Nomor 3 Paling Heboh</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/30/337/1837873/6-kasus-persekusi-yang-paling-menarik-perhatian-di-2017-nomor-3-paling-heboh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/12/30/337/1837873/6-kasus-persekusi-yang-paling-menarik-perhatian-di-2017-nomor-3-paling-heboh</guid><pubDate>Sabtu 30 Desember 2017 15:03 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/30/337/1837873/6-kasus-persekusi-yang-paling-menarik-perhatian-di-2017-nomor-3-paling-heboh-RrCvc0klSJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/30/337/1837873/6-kasus-persekusi-yang-paling-menarik-perhatian-di-2017-nomor-3-paling-heboh-RrCvc0klSJ.jpg</image><title>Foto: Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Istilah persekusi mulai merebak sejak 2017, namun aksinya diketahui sejak dulu, banyak aksi persekusi yang menyedot perhatian masyarakat. Okezone mencatat ada beberapa kasus persekusi yang menghebohkan di masyarakat sepanjang 2017.

1. Tepergok Cabuli Bocah 5 Tahun, Chevin Tewas Dipersekusi

20 Desember lalu, Polres Metro Jakarta Selatan meringkus empat orang yang diduga terlibat aksi persekusi hingga menewaskan satu orang korban yang bernama Chevin. Masing-masing pelaku berinisial I, A, AG, dan B. Mereka sengaja main hakim sendiri karena Chevin tepergok memperkosa boocah berusia lima tahun yang kebetulan anak dari I.

(Baca Juga: Tepergok Cabuli Bocah 5 Tahun, Chevin Tewas Dipersekusi)

Aksi persekusi itu terbongkar karena polisi melihat sebuah video rekaman persekusi tersebut. Tidak lama kemudian, polisi langsung menciduk empat tersangka persekusi dan memburu dua orang lainnya yang diduga kuat terlibat dalam aksi main hakim sendiri tersebut.

2. Organ Tunggal Nikahan Berujung Maut

Pada 4 Desember, polisi meringkus ketiga pelaku setelah melakukan persekusi terhadap Rano (38) warga Kampung Rawarotan RT02/04, Kelurahan Selapajang, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang hingga tewas. Korban dipukul menggunakan kursi, lalu ditusuk berulang kali di bagian wajah, badan dan kaki. Kejadian bermula saat perhelatan organ tunggal guna merayakan pernikahan anak Nasir di kediamannya dihentikan pada Minggu, 3 Desember sekira pukul 22.00 WIB.

(Baca Juga: Organ Tunggal Nikahan Berujung Maut, Pria Mabuk Tewas Ditikam)

Karena hari sudah malam Nasir menghentikan organ tunggal, namun Rano yang sedang asik berjoget tidak terima organ tunggalnya dihentikan. Rano mengancam akan membunuh semua orang di acara tersebut dengan pisau yang dibawanya jika organ tunggal tidak dilanjutkan. Kemudian tiga pelaku terlibat adu mulut dengan korban dan berakhir dengan persekusi.

3. Dua Sejoli di Cikupa Dipersekusi Warga

Kasus teranyar yang terjadi pada November lalu ialah dua sejoli berinisial RN dan MA dipersekusi warga sekitar Kampung Kadu, RT 07/03, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang lalu Mereka berdua ditelanjangi dan diarak oleh warganya karena diduga melakukan hal mesum.

Hal ini mendapat kecaman dari berbagai pihak, karena telah main hakim sendiri dan merugikan orang lain. Hingga kini, polisi telah mengamankan tujuh tersangka atas Keenam tersangka yakni, T, G, I, S, N dan A. Satu pelaku lainnya merupakan GS yang berperan sebagai penyebar video di akun media sosial.

(Baca Juga: Viral karena Ditelanjangi Warga, Sejoli Korban Persekusi Cikupa Akhirnya Menikah)

&quot;Pelaku (GS) ini diamankan di Jatiuwung. Jadi, dia bukan yang merekam, tapi hanya menyebarluaskan video persekusi tersebut melalui akun media sosial Facebook miliknya,&quot; ujar Wiwin saat ditemui Okezone, Kamis (23/11/2017).

4. Dituduh Mencuri Vape, Abi Tewas Mengenaskan

Pada Agustus lalu, Abi Qowi Suparto (22) tewas mengenaskan setelah  dipersekusi oleh tujuh pelaku karena membawa kabur sepeda motor dan  sepaket vape milik Rumah Tua Vape, Tebet, Jakarta Selatan. Korban tewas  setelah dihajar menggunakan tongkat besi. Polisi berhasil menangkap  empat pelaku yaitu Firman selaku pemilik toko. Sedangkan tiga lainnya  adalah karyawan yaitu Ando, Dimas, dan Adit.

5. Pria Dibakar Hidup-Hidup Setelah Dituduh Mencuri Amplifier Masjid

Salah satu kasus persekusi yang menghebohkan adalah pada 1 Agustus  lalu Aksi persekusi di Bekasi, Jawa Barat. Muhammad Al Zahra (MA) alias  Joya (25) tewas setelah dibakar hidup-hidup oleh massa karena dikira  mencuri amplifier atau pengeras suara di salah satu masjid.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wOC8wNC8xLzEwMDgyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

6. Tersangka Persekusi Bocah Ditangkap Polisi

Pada 2 Juni, Polda Metro Jaya resmi menetapkan dua pelaku persekusi,  AM (22) M (52). Setelah memukul korban, Putra Mario Alvian (15) pada  Minggu 28 Mei 2017. Hal ini diketahui setelah beredar video di media  sosial yang memperlihatkan seorang remaja sedang dipersekusi oleh  sekelompok orang yang diduga oknum FPI.
</description><content:encoded>JAKARTA - Istilah persekusi mulai merebak sejak 2017, namun aksinya diketahui sejak dulu, banyak aksi persekusi yang menyedot perhatian masyarakat. Okezone mencatat ada beberapa kasus persekusi yang menghebohkan di masyarakat sepanjang 2017.

1. Tepergok Cabuli Bocah 5 Tahun, Chevin Tewas Dipersekusi

20 Desember lalu, Polres Metro Jakarta Selatan meringkus empat orang yang diduga terlibat aksi persekusi hingga menewaskan satu orang korban yang bernama Chevin. Masing-masing pelaku berinisial I, A, AG, dan B. Mereka sengaja main hakim sendiri karena Chevin tepergok memperkosa boocah berusia lima tahun yang kebetulan anak dari I.

(Baca Juga: Tepergok Cabuli Bocah 5 Tahun, Chevin Tewas Dipersekusi)

Aksi persekusi itu terbongkar karena polisi melihat sebuah video rekaman persekusi tersebut. Tidak lama kemudian, polisi langsung menciduk empat tersangka persekusi dan memburu dua orang lainnya yang diduga kuat terlibat dalam aksi main hakim sendiri tersebut.

2. Organ Tunggal Nikahan Berujung Maut

Pada 4 Desember, polisi meringkus ketiga pelaku setelah melakukan persekusi terhadap Rano (38) warga Kampung Rawarotan RT02/04, Kelurahan Selapajang, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang hingga tewas. Korban dipukul menggunakan kursi, lalu ditusuk berulang kali di bagian wajah, badan dan kaki. Kejadian bermula saat perhelatan organ tunggal guna merayakan pernikahan anak Nasir di kediamannya dihentikan pada Minggu, 3 Desember sekira pukul 22.00 WIB.

(Baca Juga: Organ Tunggal Nikahan Berujung Maut, Pria Mabuk Tewas Ditikam)

Karena hari sudah malam Nasir menghentikan organ tunggal, namun Rano yang sedang asik berjoget tidak terima organ tunggalnya dihentikan. Rano mengancam akan membunuh semua orang di acara tersebut dengan pisau yang dibawanya jika organ tunggal tidak dilanjutkan. Kemudian tiga pelaku terlibat adu mulut dengan korban dan berakhir dengan persekusi.

3. Dua Sejoli di Cikupa Dipersekusi Warga

Kasus teranyar yang terjadi pada November lalu ialah dua sejoli berinisial RN dan MA dipersekusi warga sekitar Kampung Kadu, RT 07/03, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang lalu Mereka berdua ditelanjangi dan diarak oleh warganya karena diduga melakukan hal mesum.

Hal ini mendapat kecaman dari berbagai pihak, karena telah main hakim sendiri dan merugikan orang lain. Hingga kini, polisi telah mengamankan tujuh tersangka atas Keenam tersangka yakni, T, G, I, S, N dan A. Satu pelaku lainnya merupakan GS yang berperan sebagai penyebar video di akun media sosial.

(Baca Juga: Viral karena Ditelanjangi Warga, Sejoli Korban Persekusi Cikupa Akhirnya Menikah)

&quot;Pelaku (GS) ini diamankan di Jatiuwung. Jadi, dia bukan yang merekam, tapi hanya menyebarluaskan video persekusi tersebut melalui akun media sosial Facebook miliknya,&quot; ujar Wiwin saat ditemui Okezone, Kamis (23/11/2017).

4. Dituduh Mencuri Vape, Abi Tewas Mengenaskan

Pada Agustus lalu, Abi Qowi Suparto (22) tewas mengenaskan setelah  dipersekusi oleh tujuh pelaku karena membawa kabur sepeda motor dan  sepaket vape milik Rumah Tua Vape, Tebet, Jakarta Selatan. Korban tewas  setelah dihajar menggunakan tongkat besi. Polisi berhasil menangkap  empat pelaku yaitu Firman selaku pemilik toko. Sedangkan tiga lainnya  adalah karyawan yaitu Ando, Dimas, dan Adit.

5. Pria Dibakar Hidup-Hidup Setelah Dituduh Mencuri Amplifier Masjid

Salah satu kasus persekusi yang menghebohkan adalah pada 1 Agustus  lalu Aksi persekusi di Bekasi, Jawa Barat. Muhammad Al Zahra (MA) alias  Joya (25) tewas setelah dibakar hidup-hidup oleh massa karena dikira  mencuri amplifier atau pengeras suara di salah satu masjid.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wOC8wNC8xLzEwMDgyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

6. Tersangka Persekusi Bocah Ditangkap Polisi

Pada 2 Juni, Polda Metro Jaya resmi menetapkan dua pelaku persekusi,  AM (22) M (52). Setelah memukul korban, Putra Mario Alvian (15) pada  Minggu 28 Mei 2017. Hal ini diketahui setelah beredar video di media  sosial yang memperlihatkan seorang remaja sedang dipersekusi oleh  sekelompok orang yang diduga oknum FPI.
</content:encoded></item></channel></rss>
