<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korsel Siap Berunding dengan Korut pada 9 Januari </title><description>Pertemuan diusulkan digelar di Panmunjom, tempat bersejarah di mana kedua Korea sempat rutin menggelar perundingan.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/01/02/18/1838856/korsel-siap-berunding-dengan-korut-pada-9-januari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/01/02/18/1838856/korsel-siap-berunding-dengan-korut-pada-9-januari"/><item><title>Korsel Siap Berunding dengan Korut pada 9 Januari </title><link>https://news.okezone.com/read/2018/01/02/18/1838856/korsel-siap-berunding-dengan-korut-pada-9-januari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/01/02/18/1838856/korsel-siap-berunding-dengan-korut-pada-9-januari</guid><pubDate>Selasa 02 Januari 2018 14:37 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/01/02/18/1838856/korsel-siap-berunding-dengan-korut-pada-9-januari-vg1wuoUoXc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perbatasan antara Korea Utara dengan Korea Selatan di Zona Demiliterisasi (Foto: Ed Jones/AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/01/02/18/1838856/korsel-siap-berunding-dengan-korut-pada-9-januari-vg1wuoUoXc.jpg</image><title>Perbatasan antara Korea Utara dengan Korea Selatan di Zona Demiliterisasi (Foto: Ed Jones/AFP)</title></images><description>SEOUL &amp;ndash; Korea Selatan (Korsel) menyambut baik keinginan Korea Utara (Korut) untuk berpartisipasi dalam Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, Februari mendatang. Itikad baik itu direspons Seoul dengan ajakan menggelar perundingan level tinggi pada 9 Januari di Panmunjom.
BACA JUGA: Kim Jong-un Bersedia Kurangi Tekanan Militer agar Berdamai dengan Korsel&amp;nbsp;
Menteri Unifikasi Korsel, Cho Myoung-goon, mengusulkan pertemuan tersebut diadakan di desa yang sering disebut sebagai &amp;lsquo;desa gencatan senjata&amp;rsquo; itu. Sebab, secara historis kedua Korea beberapa kali menggelar pertemuan serta perundingan di sana.
&amp;ldquo;Kami berharap Selatan dan Utara dapat bertatap muka dan membahas partisipasi delegasi Korea Utara di Pyeongchang serta isu-isu lain yang menjadi perhatian bersama dalam upaya meningkatkan hubungan antar-Korea,&amp;rdquo; ucap Cho Myoung-goon, mengutip dari BBC, Selasa (2/1/2018).
Akan tetapi, belum diketahui siapa-siapa saja yang akan hadir dalam pertemuan 9 Januari tersebut. Pyongyang sendiri belum merespons usulan pertemuan tersebut.
BACA JUGA: Redakan Tensi Selama Olimpiade, Presiden Korsel Batasi Latgab Militer dengan AS
Terakhir kali kedua Korea menggelar perundingan adalah pada Desember 2015 di kawasan industri bersama Kaesong. Sayangnya, pertemuan tertutup itu berakhir dengan jalan buntu.
Sebagaimana diberitakan, Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un memberi sinyal sikap yang melunak terhadap Korea Selatan. Putra bungsu Kim Jong-il itu mengatakan bahwa hubungan yang membeku dengan Korea Selatan harus segera dicairkan.
&amp;ldquo;2018 menjadi tahun yang signifikan bagi Utara dan Selatan saat Korut merayakan ulang tahun ke-70 dan Korsel menggelar Olimpiade Musim Dingin. Kita harus mencairkan hubungan yang membeku antara Utara-Selatan, sehingga menghiasi tahun penuh arti ini dengan catatan khusus dalam sejarah bangsa,&amp;rdquo; ujar Kim Jong-un dalam pidato menyambut tahun baru di hadapan kader Partai Pekerja Korea.
BACA JUGA: Korsel Sambut Baik Keinginan Korut Tampil di Olimpiade Musim Dingin 2018&amp;nbsp;
Pernyataan itu disambut baik oleh Presiden Korsel Moon Jae-in. Ia beberapa waktu lalu juga berharap bahwa Korut tetap dapat berpartisipasi dalam Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018 kendati waktu pendaftaran sudah ditutup. Sementara itu, Ketua Pelaksana Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang, Lee Hee-beom, menyebut potensi partisipasi Korut itu sebagai hadiah tahun baru.</description><content:encoded>SEOUL &amp;ndash; Korea Selatan (Korsel) menyambut baik keinginan Korea Utara (Korut) untuk berpartisipasi dalam Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, Februari mendatang. Itikad baik itu direspons Seoul dengan ajakan menggelar perundingan level tinggi pada 9 Januari di Panmunjom.
BACA JUGA: Kim Jong-un Bersedia Kurangi Tekanan Militer agar Berdamai dengan Korsel&amp;nbsp;
Menteri Unifikasi Korsel, Cho Myoung-goon, mengusulkan pertemuan tersebut diadakan di desa yang sering disebut sebagai &amp;lsquo;desa gencatan senjata&amp;rsquo; itu. Sebab, secara historis kedua Korea beberapa kali menggelar pertemuan serta perundingan di sana.
&amp;ldquo;Kami berharap Selatan dan Utara dapat bertatap muka dan membahas partisipasi delegasi Korea Utara di Pyeongchang serta isu-isu lain yang menjadi perhatian bersama dalam upaya meningkatkan hubungan antar-Korea,&amp;rdquo; ucap Cho Myoung-goon, mengutip dari BBC, Selasa (2/1/2018).
Akan tetapi, belum diketahui siapa-siapa saja yang akan hadir dalam pertemuan 9 Januari tersebut. Pyongyang sendiri belum merespons usulan pertemuan tersebut.
BACA JUGA: Redakan Tensi Selama Olimpiade, Presiden Korsel Batasi Latgab Militer dengan AS
Terakhir kali kedua Korea menggelar perundingan adalah pada Desember 2015 di kawasan industri bersama Kaesong. Sayangnya, pertemuan tertutup itu berakhir dengan jalan buntu.
Sebagaimana diberitakan, Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un memberi sinyal sikap yang melunak terhadap Korea Selatan. Putra bungsu Kim Jong-il itu mengatakan bahwa hubungan yang membeku dengan Korea Selatan harus segera dicairkan.
&amp;ldquo;2018 menjadi tahun yang signifikan bagi Utara dan Selatan saat Korut merayakan ulang tahun ke-70 dan Korsel menggelar Olimpiade Musim Dingin. Kita harus mencairkan hubungan yang membeku antara Utara-Selatan, sehingga menghiasi tahun penuh arti ini dengan catatan khusus dalam sejarah bangsa,&amp;rdquo; ujar Kim Jong-un dalam pidato menyambut tahun baru di hadapan kader Partai Pekerja Korea.
BACA JUGA: Korsel Sambut Baik Keinginan Korut Tampil di Olimpiade Musim Dingin 2018&amp;nbsp;
Pernyataan itu disambut baik oleh Presiden Korsel Moon Jae-in. Ia beberapa waktu lalu juga berharap bahwa Korut tetap dapat berpartisipasi dalam Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018 kendati waktu pendaftaran sudah ditutup. Sementara itu, Ketua Pelaksana Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang, Lee Hee-beom, menyebut potensi partisipasi Korut itu sebagai hadiah tahun baru.</content:encoded></item></channel></rss>
