<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  Soal Becak di Jakarta, Anies Diminta Tiru Strategi Wali Kota Surabaya   </title><description>Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan seharusnya bisa meniru langkah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/01/21/338/1848057/soal-becak-di-jakarta-anies-diminta-tiru-strategi-wali-kota-surabaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/01/21/338/1848057/soal-becak-di-jakarta-anies-diminta-tiru-strategi-wali-kota-surabaya"/><item><title>  Soal Becak di Jakarta, Anies Diminta Tiru Strategi Wali Kota Surabaya   </title><link>https://news.okezone.com/read/2018/01/21/338/1848057/soal-becak-di-jakarta-anies-diminta-tiru-strategi-wali-kota-surabaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/01/21/338/1848057/soal-becak-di-jakarta-anies-diminta-tiru-strategi-wali-kota-surabaya</guid><pubDate>Minggu 21 Januari 2018 07:28 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/01/21/338/1848057/soal-becak-di-jakarta-anies-diminta-tiru-strategi-wali-kota-surabaya-Vu0gXXaQee.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota (foto: Fadel/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/01/21/338/1848057/soal-becak-di-jakarta-anies-diminta-tiru-strategi-wali-kota-surabaya-Vu0gXXaQee.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota (foto: Fadel/Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Pengamat Politik dari Masyarakat Transportasi Indonesia Djoko Sutijuwarno mengungkapkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan seharusnya bisa meniru langkah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam meningkatkan taraf hidup tukang becak.

Risma, kata Djoko, merubah tukang becak dan dijadikan sebagai pegawai kebersihan. Disana mereka di berikan gaji secara Upah Minimum Regional (UMR).

&quot;Kalau kita mau angkat hidupnya lebih layak, lebih baik meniru cara Ibu Risma. Tukang becak beralih menjadi pegawai kebersihan gajinya UMR mungkin kalau di Jakarta PPSU,&quot; ungkap Djoko kepada Okezone, Minggu (21/1/2018).

Menurut Djoko, pekerjaan menjadi tukang becak tidak bisa mengangkat harkat dan martabat mereka, pasalnya meski diberikan akses untuk kembali beroperasi di Jakarta tidak banyak yang akan mau naik becak.

&quot;Karena kalau dia tetap jadi tukang becak, tidak akan mengangkat harkat hidupnya karena nanti itu meski  sudah dilakukan revisi Perda namun penghasilannya tidak berubah, tidak berpengaruh,&quot; paparnya.

Kata dia, kalau tujuannya hanya untuk menuntaskan janji-jani dalam kampanye itu keliru. Artinya, hanya akan mempertahankan kemiskinan.

&quot;Slogannya kan 'maju kotanya bahagia warganya' nah ini kan engga bahagia tetap melarat, yakin saya enggak akan naik pendapatannya,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Pengamat Politik dari Masyarakat Transportasi Indonesia Djoko Sutijuwarno mengungkapkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan seharusnya bisa meniru langkah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam meningkatkan taraf hidup tukang becak.

Risma, kata Djoko, merubah tukang becak dan dijadikan sebagai pegawai kebersihan. Disana mereka di berikan gaji secara Upah Minimum Regional (UMR).

&quot;Kalau kita mau angkat hidupnya lebih layak, lebih baik meniru cara Ibu Risma. Tukang becak beralih menjadi pegawai kebersihan gajinya UMR mungkin kalau di Jakarta PPSU,&quot; ungkap Djoko kepada Okezone, Minggu (21/1/2018).

Menurut Djoko, pekerjaan menjadi tukang becak tidak bisa mengangkat harkat dan martabat mereka, pasalnya meski diberikan akses untuk kembali beroperasi di Jakarta tidak banyak yang akan mau naik becak.

&quot;Karena kalau dia tetap jadi tukang becak, tidak akan mengangkat harkat hidupnya karena nanti itu meski  sudah dilakukan revisi Perda namun penghasilannya tidak berubah, tidak berpengaruh,&quot; paparnya.

Kata dia, kalau tujuannya hanya untuk menuntaskan janji-jani dalam kampanye itu keliru. Artinya, hanya akan mempertahankan kemiskinan.

&quot;Slogannya kan 'maju kotanya bahagia warganya' nah ini kan engga bahagia tetap melarat, yakin saya enggak akan naik pendapatannya,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
