<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pimpinan KPK Diminta Lebih Garang dalam Pengungkapan Kasus Novel Baswedan</title><description>Kasus tersebut berkaitan dengan marwah pemberantasan korupsi di Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/01/25/337/1849890/pimpinan-kpk-diminta-lebih-garang-dalam-pengungkapan-kasus-novel-baswedan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/01/25/337/1849890/pimpinan-kpk-diminta-lebih-garang-dalam-pengungkapan-kasus-novel-baswedan"/><item><title>Pimpinan KPK Diminta Lebih Garang dalam Pengungkapan Kasus Novel Baswedan</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/01/25/337/1849890/pimpinan-kpk-diminta-lebih-garang-dalam-pengungkapan-kasus-novel-baswedan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/01/25/337/1849890/pimpinan-kpk-diminta-lebih-garang-dalam-pengungkapan-kasus-novel-baswedan</guid><pubDate>Kamis 25 Januari 2018 07:46 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/01/25/337/1849890/pimpinan-kpk-diminta-lebih-garang-dalam-pengungkapan-kasus-novel-baswedan-a7dXFksx8T.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sketsa terduga pelaku kasus penyiraman air keras Novel Baswedan. Foto Antara/Akbar Nugroho Gumay</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/01/25/337/1849890/pimpinan-kpk-diminta-lebih-garang-dalam-pengungkapan-kasus-novel-baswedan-a7dXFksx8T.jpg</image><title>Sketsa terduga pelaku kasus penyiraman air keras Novel Baswedan. Foto Antara/Akbar Nugroho Gumay</title></images><description>

JAKARTA &amp;ndash; Direktur Pusdikham Uhamka, Maneger Nasution meminta pimpinan KPK lebih tegas bersikap dalam pengungkapan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

&quot;Kesan bahwa Pimpinan KPK kurang 'garang' dalam kasus teror terhadap Novel Baswedan. Penyesalan seperti itu juga sudah saya dengar sejak saya sebagai Ketua Tim Imvestigasi Komnas HAM tentang Penyelidikan Kasus Teror Terhadap Novel,&quot; kata Maneger saat dikonfirmasi Okezone, Kamis (25/1/2018).

&quot;Untuk itu pimpinan KPK harus bersikap lebih terang benderang. Sejatinya yang lebih berkepentingan adalah KPK sendiri, karena teror itu melanda penyidiknya sendiri,&quot; sambung dia.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2017/10/31/44051/229941_medium.jpg&quot; alt=&quot;KPK Ajak Abraham Samad dan Busyro Muqoddas Selesaikan Kasus Penyerangan Novel Baswedan&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Teror terhadap Novel, kata Maneger, tidak boleh dilupakan publik begitu saja. Pasalnya, kasus tersebut berkaitan dengan marwah pemberantasan korupsi di Indonesia.

&quot;Apalagi kasus teror NB itu bernuansa kuat adanya pelanggaran HAM. Oleh karena itu kasus ini harus dituntaskan,&quot; tegasnya.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2017/10/12/43366/227406_medium.jpg&quot; alt=&quot;Sudah Enam Bulan Kasus Penyerangan Penyidik KPK Novel Baswedan Belum Terungkap&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Maneger berujar, pengungkapan kasus Novel semakin cepat semakin bagus. Sebab, pelanggaran HAM  tidak ada masa kadaluarsanya. &quot;Kalau tidak diselesaikan sekarang, akan menjadi beban generasi berikutnya,&quot; pungkasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMS8yMy8yMi8xMDgxODYvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>

JAKARTA &amp;ndash; Direktur Pusdikham Uhamka, Maneger Nasution meminta pimpinan KPK lebih tegas bersikap dalam pengungkapan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

&quot;Kesan bahwa Pimpinan KPK kurang 'garang' dalam kasus teror terhadap Novel Baswedan. Penyesalan seperti itu juga sudah saya dengar sejak saya sebagai Ketua Tim Imvestigasi Komnas HAM tentang Penyelidikan Kasus Teror Terhadap Novel,&quot; kata Maneger saat dikonfirmasi Okezone, Kamis (25/1/2018).

&quot;Untuk itu pimpinan KPK harus bersikap lebih terang benderang. Sejatinya yang lebih berkepentingan adalah KPK sendiri, karena teror itu melanda penyidiknya sendiri,&quot; sambung dia.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2017/10/31/44051/229941_medium.jpg&quot; alt=&quot;KPK Ajak Abraham Samad dan Busyro Muqoddas Selesaikan Kasus Penyerangan Novel Baswedan&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Teror terhadap Novel, kata Maneger, tidak boleh dilupakan publik begitu saja. Pasalnya, kasus tersebut berkaitan dengan marwah pemberantasan korupsi di Indonesia.

&quot;Apalagi kasus teror NB itu bernuansa kuat adanya pelanggaran HAM. Oleh karena itu kasus ini harus dituntaskan,&quot; tegasnya.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2017/10/12/43366/227406_medium.jpg&quot; alt=&quot;Sudah Enam Bulan Kasus Penyerangan Penyidik KPK Novel Baswedan Belum Terungkap&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Maneger berujar, pengungkapan kasus Novel semakin cepat semakin bagus. Sebab, pelanggaran HAM  tidak ada masa kadaluarsanya. &quot;Kalau tidak diselesaikan sekarang, akan menjadi beban generasi berikutnya,&quot; pungkasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMS8yMy8yMi8xMDgxODYvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
