<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nama SBY Mencuat dalam Persidangan Korupsi E-KTP</title><description>Firman Wijaya mempertanyakan kaitan proyek e-KTP dengan pemenangan Pemilu 2009, kepada saksi, Mirwan Amir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/01/25/337/1850087/nama-sby-mencuat-dalam-persidangan-korupsi-e-ktp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/01/25/337/1850087/nama-sby-mencuat-dalam-persidangan-korupsi-e-ktp"/><item><title>Nama SBY Mencuat dalam Persidangan Korupsi E-KTP</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/01/25/337/1850087/nama-sby-mencuat-dalam-persidangan-korupsi-e-ktp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/01/25/337/1850087/nama-sby-mencuat-dalam-persidangan-korupsi-e-ktp</guid><pubDate>Kamis 25 Januari 2018 14:41 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/01/25/337/1850087/nama-sby-mencuat-dalam-persidangan-korupsi-e-ktp-5xnhvLK5Je.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sidang korupsi e-KTP hadirkan saksi Mirwan Amir (Foto: Arie Dwi Satrio)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/01/25/337/1850087/nama-sby-mencuat-dalam-persidangan-korupsi-e-ktp-5xnhvLK5Je.jpg</image><title>Sidang korupsi e-KTP hadirkan saksi Mirwan Amir (Foto: Arie Dwi Satrio)</title></images><description>JAKARTA - Nama Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhyono (SBY) muncul dalam sidang lanjutan perkara dugaan proyek e-KTP, untuk terdakwa Setya Novanto (Setnov). SBY disebut mempunyai tanggung jawab dalam program pelaksanaan proyek e-KTP.
Awalnya, anggota tim penasihat hukum Setnov, Firman Wijaya mempertanyakan kaitan proyek e-KTP dengan pemenangan Pemilu 2009, kepada saksi, Mirwan Amir. Lantas, Mirwan selaku mantan Wakil Ketua Banggar asal Demokrat tersebut mengakui bahwa proyek e-KTP memang program pemerintah yang saat itu dipimpin oleh SBY.
&quot;&amp;lrm;Memang itu (proyek e-KTP) program dari pemerintah. (Waktu itu presidennya) Susilo Bambang Yudhoyono,&quot; ungkap Mirwan saat bersaksi untuk terdakwa Setnov di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Kamis (25/1/2018).
(Baca Juga: Setya Novanto Sembunyikan Nama-Nama Anggota DPR Penerima Uang E-KTP di Buku Kecilnya)
&amp;lrm;Mirwan menjelaskan, saat itu dia mendapatkan masukan atau saran dari rekannya yakni Yusnan Solihin yang merupakan seorang pengusaha bahwa proyek e-KTP bermasalah. Saran tersebut kemudian dilanjutkan oleh Mirwan Amir ke Ketua Umum Partai Demokrat.
&quot;Iya (disampaikan langsung ke SBY). Di Cikeas (kediaman SBY),&quot; terang Mirwan.
SBY pun menanggapi saran dari Mirwan tersebut dan tidak menggubris adanya permasalahan proyek e-KTP. SBY justru meminta kepada Mirwan untuk terus melanjutkan proyek yang merugikan negara Rp2,3 triliun.
&quot;Tanggapan SBY, bahwa ini menuju pilkada, bahwa proyek ini harus diteruskan,&quot; ungkapnya.
(Baca Juga: Cerita Setya Novanto Pasrah Ditinggal Penyidik saat Gempa Guncang Jakarta)
Firman lantas mempertanyakan kembali terkait penyampaian Mirwan kepada SBY bahwa proyek e-KTP bermasalah. Mirwan membenarkan, namun dia mengaku tidak punya kekuatan untuk menghentikan proyek tersebut.
&quot;Saya hanya sebatas itu saja. Posisi saya hanya orang biasa, tidak ada kepentingan &amp;lrm;besar. Saya tida memiliki kekuatan untuk menyetop program e-KTP ini, tapi saya sudah sampaikan atas saran Pak Yusnan,&quot; pungkasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMS8xOS8xLzEwODA1OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Nama Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhyono (SBY) muncul dalam sidang lanjutan perkara dugaan proyek e-KTP, untuk terdakwa Setya Novanto (Setnov). SBY disebut mempunyai tanggung jawab dalam program pelaksanaan proyek e-KTP.
Awalnya, anggota tim penasihat hukum Setnov, Firman Wijaya mempertanyakan kaitan proyek e-KTP dengan pemenangan Pemilu 2009, kepada saksi, Mirwan Amir. Lantas, Mirwan selaku mantan Wakil Ketua Banggar asal Demokrat tersebut mengakui bahwa proyek e-KTP memang program pemerintah yang saat itu dipimpin oleh SBY.
&quot;&amp;lrm;Memang itu (proyek e-KTP) program dari pemerintah. (Waktu itu presidennya) Susilo Bambang Yudhoyono,&quot; ungkap Mirwan saat bersaksi untuk terdakwa Setnov di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Kamis (25/1/2018).
(Baca Juga: Setya Novanto Sembunyikan Nama-Nama Anggota DPR Penerima Uang E-KTP di Buku Kecilnya)
&amp;lrm;Mirwan menjelaskan, saat itu dia mendapatkan masukan atau saran dari rekannya yakni Yusnan Solihin yang merupakan seorang pengusaha bahwa proyek e-KTP bermasalah. Saran tersebut kemudian dilanjutkan oleh Mirwan Amir ke Ketua Umum Partai Demokrat.
&quot;Iya (disampaikan langsung ke SBY). Di Cikeas (kediaman SBY),&quot; terang Mirwan.
SBY pun menanggapi saran dari Mirwan tersebut dan tidak menggubris adanya permasalahan proyek e-KTP. SBY justru meminta kepada Mirwan untuk terus melanjutkan proyek yang merugikan negara Rp2,3 triliun.
&quot;Tanggapan SBY, bahwa ini menuju pilkada, bahwa proyek ini harus diteruskan,&quot; ungkapnya.
(Baca Juga: Cerita Setya Novanto Pasrah Ditinggal Penyidik saat Gempa Guncang Jakarta)
Firman lantas mempertanyakan kembali terkait penyampaian Mirwan kepada SBY bahwa proyek e-KTP bermasalah. Mirwan membenarkan, namun dia mengaku tidak punya kekuatan untuk menghentikan proyek tersebut.
&quot;Saya hanya sebatas itu saja. Posisi saya hanya orang biasa, tidak ada kepentingan &amp;lrm;besar. Saya tida memiliki kekuatan untuk menyetop program e-KTP ini, tapi saya sudah sampaikan atas saran Pak Yusnan,&quot; pungkasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMS8xOS8xLzEwODA1OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
