<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Imami Salat Presiden Afghanistan </title><description>Presiden Jokowi mengenakan turban khas Afghanistan, sementara Presiden Ashraf Ghani memakai peci khas Indonesia.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/01/30/18/1852016/jokowi-imami-salat-presiden-afghanistan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/01/30/18/1852016/jokowi-imami-salat-presiden-afghanistan"/><item><title>Jokowi Imami Salat Presiden Afghanistan </title><link>https://news.okezone.com/read/2018/01/30/18/1852016/jokowi-imami-salat-presiden-afghanistan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/01/30/18/1852016/jokowi-imami-salat-presiden-afghanistan</guid><pubDate>Selasa 30 Januari 2018 09:32 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/01/30/18/1852016/jokowi-imami-salat-presiden-afghanistan-iOy0iQQ3Rq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi menjadi imam salat di Afghanistan (Foto: Kementerian Sekretariat Negara RI/Youtube)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/01/30/18/1852016/jokowi-imami-salat-presiden-afghanistan-iOy0iQQ3Rq.jpg</image><title>Presiden Jokowi menjadi imam salat di Afghanistan (Foto: Kementerian Sekretariat Negara RI/Youtube)</title></images><description>KABUL &amp;ndash; Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), mendapat kenang-kenangan berupa turban khas Afghanistan yang diberikan langsung oleh Presiden Ashraf Ghani. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu lantas menghadiahi Presiden Ashraf Ghani dengan sebuah peci khas Indonesia. Keduanya lalu berpelukan.
Usai penyerahan cenderamata, Presiden Jokowi didapuk menjadi imam salat. Para  pejabat Afghanistan, termasuk Presiden Ashraf Ghani, menjadi makmum.  Momen tersebut terekam dalam video berjudul &amp;ldquo;Rangkaian Acara Penyambutan Kenegaraan, Kabul&amp;rdquo;  yang diunggah Kementerian Sekretariat Negara RI di akun Youtube resmi pada 29 Januari.

Sumber: Kementerian Sekretariat Negara RI/Youtube
BACA JUGA: Presiden Jokowi Disambut Presiden Afghanistan di Tengah Hujan Salju&amp;nbsp;
Sebagaimana diberitakan, Presiden Jokowi tiba di Bandar Udara Internasional Hamid Karzai, Kabul, pada Senin 29 Januari siang waktu setempat. Mantan Wali Kota Surakarta (Solo) itu mendarat di tengah hujan salju yang mengguyur Kabul. Meski begitu, dinginnya salju tidak mengurangi kehangatan prosesi penyambutan yang diberikan pemerintah Afghanistan.
Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, bersama dengan beberapa pejabat tinggi menyambut langsung Presiden Jokowi di bandara. Kedua presiden lantas berjalan berdampingan di atas hamparan karpet merah penyambutan di bawah lindungan payung.
Sambutan hangat tersebut diapresiasi oleh Presiden Jokowi lewat akun Facebook. Kepala Negara menghaturkan rasa terima kasih kepada pemerintah Afghanistan atas sambutan yang diberikan.
&amp;ldquo;Terima kasih Presiden Ashraf Ghani, terima kasih Afghanistan, yang telah menyambut saya dengan hangat. Semoga Allah SWT menganugerahkan kedamaian di negeri ini,&amp;rdquo; tulis Presiden Jokowi.
Kunjungan Presiden Jokowi ke Afghanistan bertujuan untuk menguatkan hubungan bilateral kedua negara sekaligus perwujudan diplomasi perdamaian Indonesia. Selain itu, kunjungan tersebut menjadi momen bersejarah karena Presiden Jokowi mengikuti jejak Presiden Soerkano yang mengunjungi Afghanistan pada 1961, atau pertama kali dalam 57 tahun terakhir ada Kepala Negara Indonesia yang bertandang ke Kabul.
BACA JUGA: Kunjungan Jokowi ke Afghanistan Bentuk Komitmen Indonesia Berkontribusi untuk Perdamaian Dunia&amp;nbsp;
Presiden Ashraf Ghani terlebih dahulu datang dan berkunjung ke Indonesia pada April 2017. Kunjungan tersebut diikuti oleh kedatangan Majelis Tinggi Perdamaian Afghanistan pada Desember 2017.</description><content:encoded>KABUL &amp;ndash; Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), mendapat kenang-kenangan berupa turban khas Afghanistan yang diberikan langsung oleh Presiden Ashraf Ghani. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu lantas menghadiahi Presiden Ashraf Ghani dengan sebuah peci khas Indonesia. Keduanya lalu berpelukan.
Usai penyerahan cenderamata, Presiden Jokowi didapuk menjadi imam salat. Para  pejabat Afghanistan, termasuk Presiden Ashraf Ghani, menjadi makmum.  Momen tersebut terekam dalam video berjudul &amp;ldquo;Rangkaian Acara Penyambutan Kenegaraan, Kabul&amp;rdquo;  yang diunggah Kementerian Sekretariat Negara RI di akun Youtube resmi pada 29 Januari.

Sumber: Kementerian Sekretariat Negara RI/Youtube
BACA JUGA: Presiden Jokowi Disambut Presiden Afghanistan di Tengah Hujan Salju&amp;nbsp;
Sebagaimana diberitakan, Presiden Jokowi tiba di Bandar Udara Internasional Hamid Karzai, Kabul, pada Senin 29 Januari siang waktu setempat. Mantan Wali Kota Surakarta (Solo) itu mendarat di tengah hujan salju yang mengguyur Kabul. Meski begitu, dinginnya salju tidak mengurangi kehangatan prosesi penyambutan yang diberikan pemerintah Afghanistan.
Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, bersama dengan beberapa pejabat tinggi menyambut langsung Presiden Jokowi di bandara. Kedua presiden lantas berjalan berdampingan di atas hamparan karpet merah penyambutan di bawah lindungan payung.
Sambutan hangat tersebut diapresiasi oleh Presiden Jokowi lewat akun Facebook. Kepala Negara menghaturkan rasa terima kasih kepada pemerintah Afghanistan atas sambutan yang diberikan.
&amp;ldquo;Terima kasih Presiden Ashraf Ghani, terima kasih Afghanistan, yang telah menyambut saya dengan hangat. Semoga Allah SWT menganugerahkan kedamaian di negeri ini,&amp;rdquo; tulis Presiden Jokowi.
Kunjungan Presiden Jokowi ke Afghanistan bertujuan untuk menguatkan hubungan bilateral kedua negara sekaligus perwujudan diplomasi perdamaian Indonesia. Selain itu, kunjungan tersebut menjadi momen bersejarah karena Presiden Jokowi mengikuti jejak Presiden Soerkano yang mengunjungi Afghanistan pada 1961, atau pertama kali dalam 57 tahun terakhir ada Kepala Negara Indonesia yang bertandang ke Kabul.
BACA JUGA: Kunjungan Jokowi ke Afghanistan Bentuk Komitmen Indonesia Berkontribusi untuk Perdamaian Dunia&amp;nbsp;
Presiden Ashraf Ghani terlebih dahulu datang dan berkunjung ke Indonesia pada April 2017. Kunjungan tersebut diikuti oleh kedatangan Majelis Tinggi Perdamaian Afghanistan pada Desember 2017.</content:encoded></item></channel></rss>
