<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tiga Presiden Indonesia Bernyali Besar, yang Terakhir Bikin Rakyat Takjub</title><description>Lawatan Presiden Jokow Widodo (Jokowi) ke Afghanistan, Senin 29 Januari 2018 lalu menyisahkan cerita tersendiri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/01/337/1853459/tiga-presiden-indonesia-bernyali-besar-yang-terakhir-bikin-rakyat-takjub</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/02/01/337/1853459/tiga-presiden-indonesia-bernyali-besar-yang-terakhir-bikin-rakyat-takjub"/><item><title>Tiga Presiden Indonesia Bernyali Besar, yang Terakhir Bikin Rakyat Takjub</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/01/337/1853459/tiga-presiden-indonesia-bernyali-besar-yang-terakhir-bikin-rakyat-takjub</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/02/01/337/1853459/tiga-presiden-indonesia-bernyali-besar-yang-terakhir-bikin-rakyat-takjub</guid><pubDate>Kamis 01 Februari 2018 19:55 WIB</pubDate><dc:creator>Amril Amarullah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/01/337/1853459/tiga-presiden-indonesia-bernyali-besar-yang-terakhir-bikin-rakyat-takjub-hBdSoPxd3B.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo ke Afghanistan (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/01/337/1853459/tiga-presiden-indonesia-bernyali-besar-yang-terakhir-bikin-rakyat-takjub-hBdSoPxd3B.jpeg</image><title>Presiden Joko Widodo ke Afghanistan (Foto: Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Lawatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Afghanistan, Senin 29 Januari 2018 lalu menyisahkan cerita tersendiri. Di mana, di tengah konflik dan ancaman teror bom yang terjadi di negara tersebut, Jokowi tetap berani melanjutkan perjalanannya.
Rakyat Indonesia boleh membusungkan dada ketika melihat pemimpinnya bernyali besar. Bukan hanya Jokowi, Indonesia pernah punya presiden yang juga memeliki keberanian luar biasa dan dengan keberaniannya membuat gempar dunia internasional.
Berikut Okezone rangkum sejarah Presiden RI yang memiliki keberanian untuk bisa melakukan gebrakan hingga mendapat sorotan di dunia internasional.
Soekarno
 Presiden Soekarno saat Kunjungan ke Havana (foto: Instagram/homebreaks)
Soekarno, Presiden RI pertama ini tidak disanksikan lagi sebagai bapak proklamator yang memiliki keberanian luar biasa ketika melawan imperalisme barat terhadap kejahatan kemanusiaan.
Waktu itu, Gaza, Palestina kembali bergolak dan darah pun bertumpahan dari warga sipil yang tak berdosa tewas di rudal Israel. Hampir semua pemimpin dunia bungkam menghadapi arogansi Israel yang turut didukung Amerika Serikat.
Dari asas persamaan dan keadilan, Bung Karno dengan suara lantangnya menentang keras menghadapai negara-negara imperalisme Israel dan AS pun dibikin ciut oleh gertakan sang proklamator itu.
Meski tak melakukan kunjungan langsung, tetapi pernyataan Bung Karno ini berhasil membuat negara lain tercengang. Bahkan, AS dan Israel pun segan akan keberanian Presiden Soekarno itu.Soeharto
Presiden Soeharto Kunjungan ke Bosnia (foto: Instagram/@mynameisangiel)
Presiden Soeharto, memang dikenal sebagai prajurit TNI pemberani.  Sehingga wajar bila bapak pembangunan ini memiliki segudang nyali.
Pak Harto ternyata punya cerita menegangkan, ketika itu di tahun  1995, dimana sedang terjadi ketegangan, baku tembak antara tentara  Bosnia dengan tentara Serbia.
Banyak sipil muslim Bosnia yang dibantai dengan kejamnya. Pak Harto  hadir bermaksud menjadi penengah pada saat itu dari dua negara yang  tengah berkecamuk. Pak Harto tidak takut sedikitpun, padahal sebelumnya  pesawat yang ditumpangi khusus PBB Yasushi Akashi ditembaki saat terbang  ke Bosnia.
Namun Pak Harto tidak gentar, dia tetap memutuskan melakukan  perjalanan ke Bosnia, meski diselimuti rasa khawatir oleh para anak  buahnya termasuk Komandan Paspammres Group A Kolonel Sjafrie  Sjamsoeddin, yang mengaku khawatir akan keselamatan sang presiden.  Apalagi pak Harto saat itu menolak mengenakan rompi anti peluru. Namun  untuk mengelabui penembak jitu, Pak Harto hanya mengenakan kopiah dan  jas saja.
Kemudian kisah perjalanan Pak Harto menembus bahaya di Bosnia ini  diceritakan dalam buku &amp;ldquo;Pak Harto The Untold Stories&amp;rdquo; terbitan Gramedia  Pustaka Utama.
Joko Widodo
Presiden Jokowi Kunjungan ke Afghanistan (foto: Biro Pers/Setpres)
Presiden ke 7 RI ini boleh dikatakan memiliki keberanian yang tidak  kalah dengan presiden RI sebelumnya. Di sela-sela kunjungan kenegaraan  ke sejumlah negara Asia, Jokowi, Senin 29 Januari, Jokowi nekat  melakukan kunjungan ke Afghanistan.
Padahal sehari sebelumnya, serangan teror bom bunuh diri terjadi di  ibu kota Afghanistan, Kabul yang menewaskan 103 jiwa dan melukai 159  orang.
Tentu saja, situasi keamanan tidaklah memungkinkan bagi
kepala negara untuk tetap pergi. Tapi Jokowi tetap saja menginjakan  kakinya di Afghanistan selama 6 jam, dan tak menghiraukan saran anak  buahnya.
Perlu diketahui, Jokowi merupakan Presiden RI kedua setelah Soekarno  yang mengunjungi negara Afghanistan pada 1961 atau terakhir 51 tahun  lalu.
Tentu saja, kunjungan Jokowi ini menjadi yang menegangkan. Sejumlah  menteri memposting kekhawatirannya itu melalui beragam cuit. Bahkan  melalui akun Twitternya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyebut  Jokowi tidak ada takutnya.
Atas keberaniannya itu, Presiden Ashraf memberikan medali istimewa  kepada Jokowi atas keberaniannya mengunjungi Afghanistan di saat tengah  terjadi teror bom sepanjang pagi harinya.
&quot;Sekali lagi, kita patut bersyukur alhamdulillah bahwa kunjungan Presiden ke Kabul dapat dilakukan dengan lancar dan aman,&amp;rdquo; cuit Menlu Retno Marsudi dikutip dari setkab.go.id.</description><content:encoded>JAKARTA - Lawatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Afghanistan, Senin 29 Januari 2018 lalu menyisahkan cerita tersendiri. Di mana, di tengah konflik dan ancaman teror bom yang terjadi di negara tersebut, Jokowi tetap berani melanjutkan perjalanannya.
Rakyat Indonesia boleh membusungkan dada ketika melihat pemimpinnya bernyali besar. Bukan hanya Jokowi, Indonesia pernah punya presiden yang juga memeliki keberanian luar biasa dan dengan keberaniannya membuat gempar dunia internasional.
Berikut Okezone rangkum sejarah Presiden RI yang memiliki keberanian untuk bisa melakukan gebrakan hingga mendapat sorotan di dunia internasional.
Soekarno
 Presiden Soekarno saat Kunjungan ke Havana (foto: Instagram/homebreaks)
Soekarno, Presiden RI pertama ini tidak disanksikan lagi sebagai bapak proklamator yang memiliki keberanian luar biasa ketika melawan imperalisme barat terhadap kejahatan kemanusiaan.
Waktu itu, Gaza, Palestina kembali bergolak dan darah pun bertumpahan dari warga sipil yang tak berdosa tewas di rudal Israel. Hampir semua pemimpin dunia bungkam menghadapi arogansi Israel yang turut didukung Amerika Serikat.
Dari asas persamaan dan keadilan, Bung Karno dengan suara lantangnya menentang keras menghadapai negara-negara imperalisme Israel dan AS pun dibikin ciut oleh gertakan sang proklamator itu.
Meski tak melakukan kunjungan langsung, tetapi pernyataan Bung Karno ini berhasil membuat negara lain tercengang. Bahkan, AS dan Israel pun segan akan keberanian Presiden Soekarno itu.Soeharto
Presiden Soeharto Kunjungan ke Bosnia (foto: Instagram/@mynameisangiel)
Presiden Soeharto, memang dikenal sebagai prajurit TNI pemberani.  Sehingga wajar bila bapak pembangunan ini memiliki segudang nyali.
Pak Harto ternyata punya cerita menegangkan, ketika itu di tahun  1995, dimana sedang terjadi ketegangan, baku tembak antara tentara  Bosnia dengan tentara Serbia.
Banyak sipil muslim Bosnia yang dibantai dengan kejamnya. Pak Harto  hadir bermaksud menjadi penengah pada saat itu dari dua negara yang  tengah berkecamuk. Pak Harto tidak takut sedikitpun, padahal sebelumnya  pesawat yang ditumpangi khusus PBB Yasushi Akashi ditembaki saat terbang  ke Bosnia.
Namun Pak Harto tidak gentar, dia tetap memutuskan melakukan  perjalanan ke Bosnia, meski diselimuti rasa khawatir oleh para anak  buahnya termasuk Komandan Paspammres Group A Kolonel Sjafrie  Sjamsoeddin, yang mengaku khawatir akan keselamatan sang presiden.  Apalagi pak Harto saat itu menolak mengenakan rompi anti peluru. Namun  untuk mengelabui penembak jitu, Pak Harto hanya mengenakan kopiah dan  jas saja.
Kemudian kisah perjalanan Pak Harto menembus bahaya di Bosnia ini  diceritakan dalam buku &amp;ldquo;Pak Harto The Untold Stories&amp;rdquo; terbitan Gramedia  Pustaka Utama.
Joko Widodo
Presiden Jokowi Kunjungan ke Afghanistan (foto: Biro Pers/Setpres)
Presiden ke 7 RI ini boleh dikatakan memiliki keberanian yang tidak  kalah dengan presiden RI sebelumnya. Di sela-sela kunjungan kenegaraan  ke sejumlah negara Asia, Jokowi, Senin 29 Januari, Jokowi nekat  melakukan kunjungan ke Afghanistan.
Padahal sehari sebelumnya, serangan teror bom bunuh diri terjadi di  ibu kota Afghanistan, Kabul yang menewaskan 103 jiwa dan melukai 159  orang.
Tentu saja, situasi keamanan tidaklah memungkinkan bagi
kepala negara untuk tetap pergi. Tapi Jokowi tetap saja menginjakan  kakinya di Afghanistan selama 6 jam, dan tak menghiraukan saran anak  buahnya.
Perlu diketahui, Jokowi merupakan Presiden RI kedua setelah Soekarno  yang mengunjungi negara Afghanistan pada 1961 atau terakhir 51 tahun  lalu.
Tentu saja, kunjungan Jokowi ini menjadi yang menegangkan. Sejumlah  menteri memposting kekhawatirannya itu melalui beragam cuit. Bahkan  melalui akun Twitternya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyebut  Jokowi tidak ada takutnya.
Atas keberaniannya itu, Presiden Ashraf memberikan medali istimewa  kepada Jokowi atas keberaniannya mengunjungi Afghanistan di saat tengah  terjadi teror bom sepanjang pagi harinya.
&quot;Sekali lagi, kita patut bersyukur alhamdulillah bahwa kunjungan Presiden ke Kabul dapat dilakukan dengan lancar dan aman,&amp;rdquo; cuit Menlu Retno Marsudi dikutip dari setkab.go.id.</content:encoded></item></channel></rss>
