<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Empat Calon Penantang Jokowi di Pilpres 2019 yang Wajib Diwaspadai</title><description>LSI Denny JA baru saja merilis hasil survei kandidat calon presiden yang bakal bertarung dengan Jokowi di 2019. Siapa sajakah mereka?</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/02/337/1854055/empat-calon-penantang-jokowi-di-pilpres-2019-yang-wajib-diwaspadai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/02/02/337/1854055/empat-calon-penantang-jokowi-di-pilpres-2019-yang-wajib-diwaspadai"/><item><title>Empat Calon Penantang Jokowi di Pilpres 2019 yang Wajib Diwaspadai</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/02/337/1854055/empat-calon-penantang-jokowi-di-pilpres-2019-yang-wajib-diwaspadai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/02/02/337/1854055/empat-calon-penantang-jokowi-di-pilpres-2019-yang-wajib-diwaspadai</guid><pubDate>Jum'at 02 Februari 2018 21:24 WIB</pubDate><dc:creator>Amril Amarullah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/02/337/1854055/empat-calon-penantang-jokowi-di-pilpres-2019-yang-wajib-diwaspadai-yq284j1Qwp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anies Baswedan, Prabowo, Jokowi bersama Ibu Negara, dan Jusuf Kalla (foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/02/337/1854055/empat-calon-penantang-jokowi-di-pilpres-2019-yang-wajib-diwaspadai-yq284j1Qwp.jpg</image><title>Anies Baswedan, Prabowo, Jokowi bersama Ibu Negara, dan Jusuf Kalla (foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA baru saja merilis hasil survei kandidat calon presiden yang bakal bertarung di 2019. LSI memprediksi pilpres kali ini akan lebih ramai lantaran munculnya nama-nama baru yang akan mewarnai pesta demokrasi lima tahunan ini.

Peneliti LSI Adjie Alfaraby menyebutkan, ada empat nama yang memiliki kemungkinan besar menjadi penantang Joko Widodo (Jokowi) dalam pemilihan presiden (pilpres) 2019. Nama-nama tersebut yakni, Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Agus Harimurti Yudhoyono dan (AHY) mantan Panglima Jenderal Gatot Nurmantyo.

Wakil Presiden Jusuf Kalla pun jauh hari memprediksi Pilpres 2019 bakal diikuti tiga sampai empat calon. Itu karena ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold sebesar 20 persen.

Tentu saja ini akan menjadi pertarungan sengit dan amat menarik untuk diikuti. Berikut Okezone.com rangkum empat kandidat yang diprediksi bakal ikut kontestan pilpres berdasarkan hasil sejumlah lembaga survei yang namanya selalu muncul.

Prabowo Subianto
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2017/09/16/42443/224323_medium.jpg&quot; alt=&quot;Prabowo Subianto Ikuti Aksi Bela Rohingya Serukan Dihentikannya Kekerasan&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt; Prabowo Subianto (foto: Antara)
Nama Prabowo Subianto sudah tidak asing lagi di telinga publik. Sejak Piklpres 2014, Prabowo adalah lawan tunggal Jokowi yang dianggap memiliki kekuatan pada saat itu, lantaran banyak didukung partai-partai besar. Sayangnya, Prabowo harus kandas dikalahkan Jokowi.

Namun kini, Prabowo tidak ingin melewatkan kesempatan untuk kembali bertarung di 2019. Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon dalam keterangannya mengatakan dalam waktu dekat akan mendeklarasikan Prabowo untuk bertarung ulang sebagai capres 2019.

Meski tidak muda lagi, Prabowo yang diprediksi bakal melawan calon-calon anak muda, Partai Gerindra bakal membuktikan mampu menjawa keraguan banyak kalangan akan peluang Prabowo. Dalam survei LSI popularitas Prabowo diangka 92 persen.

Disejumlah hasil survei menunjukkan bahwa Prabowo masih memiliki elektabilitas tinggi kedua setelah Jokowi, lalu diikuti nama-nama lain.

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2017/06/21/38856/214424_medium.jpg&quot; alt=&quot;AHY Buka Puasa Bareng dengan Karib Agus&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt; Agus Harimurti Yudhoyono/AHY (foto: Okezone)
Nama AHY mencuat ketika dicalonkan sebagai Gubernur DKI Jakarta 2016   lalu. Putra Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono memperoleh   popularitas di LSI sebesar 71.2 persen.

AHY tiba-tiba menggemparkan publik saat dimumumkan bakal bertarung   melawan Ahok dan Anies. Munculnya nama AHY di survei LSI ini tidak bisa   dianggap remeh oleh Jokowi. Apalagi Partai Demokrat nampaknya tengah   mempersiapkan AHY untuk menjadi the next leader. Belum secara resmi   diproklamirkan, tetapi secara masif sudah begitu nyata. Spanduk AHY The   Nxt Leader tersebar dimana-mana.

Bahkan, secara terang-terangan Wakil Ketua Dewan Pembinda Partai   Demokrat, Agus Hermanto menegaskan bahwa nama AHY selama ini menjadi   idola kaum muda. Menurutnya, Agus kedepan bisa menjadi next leader. Itu   terlihat dari beberapa survei baik sebaik capres atau cawapres nama AHY   selalu muncul.

Nama Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono bisa menjadi senjata   untuk mendongkrak suara AHY. Sebagai putra mantan presiden yang berlatar   belakang militer ini tentu akan kencang gerliya memuluskan langkah AHY   sebagai suksesor sang ayah.Anies Baswedan
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2018/01/23/46684/239604_medium.jpg&quot; alt=&quot;Kenakan Topi Caping dan Sepatu Boots, Anies Baswedan Ikut Panen Padi di Cakung&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt; Anies Baswedan (foto: Antara)
Gubernur DKI Jakarta terpilih 2015-2020 ini bisa menjadi kuda hitam,  setelah sukses mengalahkan Ahok di Pilgub 2015 lalu. Anes memang belum  menunjukkan geliatnya untuk maju di Pilpres, lantaran masih seumur  jagung fokus membenahi Jakarta, setelah Oktober lalu resmi dilantik.

Akan tetapi, bukan tidak mungkin Anies bakal membuat gebrakan.  Apalagi sejumlah lembaga survei memiliki prosentasi tinggi terhadap  namanya. Bahkan namanya selalu muncul ketika dilakukan survei baik  terbuka maupun tertutup.
Kita lihat nanti, partai mana yang tertarik untuk meminang mantan  anak buah Jokowi di Kabinet Kerja ini. Popularitas Anies dalam survei  LSI tercatat 76,7 persen.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2017/09/28/42903/225911_medium.jpg&quot; alt=&quot;Panglima TNI Temui Presiden Joko Widodo di Istana&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt; Jenderal Gatot Nurmantyo (foto: Antara)
Siapa tak kenal jenderal tegas ini. Namanya begitu dikenal dikalangan  militer bahkan rakyat sipil karena tiba-tiba diberhentikan oleh Jokowi  pada Desember 2017 lalu, padahal masa pensiun di Maret 2018.

Entah apa yang sedang dikhawatirkan oleh Jokowi dari jenderal bintang  empat ini. Apakah lantaran namanya digadang-gadang bakal mewarnai  pilpres 2019 nanti oleh sejumlah kalangan yang dinilai bakal menjadi  salah satu lawan berat Jokowi.

Sejumlah survei pun menyebut nama Gatot selalu muncul, baik sebagai  presiden maupun wakil presiden. Bahkan dengan perolehan prosentasi suara  yang cukup signifikan. Jenderal Gatot pun memperoleh popularitas survei  LSI sebesar 56.5 persen.</description><content:encoded>JAKARTA - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA baru saja merilis hasil survei kandidat calon presiden yang bakal bertarung di 2019. LSI memprediksi pilpres kali ini akan lebih ramai lantaran munculnya nama-nama baru yang akan mewarnai pesta demokrasi lima tahunan ini.

Peneliti LSI Adjie Alfaraby menyebutkan, ada empat nama yang memiliki kemungkinan besar menjadi penantang Joko Widodo (Jokowi) dalam pemilihan presiden (pilpres) 2019. Nama-nama tersebut yakni, Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Agus Harimurti Yudhoyono dan (AHY) mantan Panglima Jenderal Gatot Nurmantyo.

Wakil Presiden Jusuf Kalla pun jauh hari memprediksi Pilpres 2019 bakal diikuti tiga sampai empat calon. Itu karena ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold sebesar 20 persen.

Tentu saja ini akan menjadi pertarungan sengit dan amat menarik untuk diikuti. Berikut Okezone.com rangkum empat kandidat yang diprediksi bakal ikut kontestan pilpres berdasarkan hasil sejumlah lembaga survei yang namanya selalu muncul.

Prabowo Subianto
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2017/09/16/42443/224323_medium.jpg&quot; alt=&quot;Prabowo Subianto Ikuti Aksi Bela Rohingya Serukan Dihentikannya Kekerasan&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt; Prabowo Subianto (foto: Antara)
Nama Prabowo Subianto sudah tidak asing lagi di telinga publik. Sejak Piklpres 2014, Prabowo adalah lawan tunggal Jokowi yang dianggap memiliki kekuatan pada saat itu, lantaran banyak didukung partai-partai besar. Sayangnya, Prabowo harus kandas dikalahkan Jokowi.

Namun kini, Prabowo tidak ingin melewatkan kesempatan untuk kembali bertarung di 2019. Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon dalam keterangannya mengatakan dalam waktu dekat akan mendeklarasikan Prabowo untuk bertarung ulang sebagai capres 2019.

Meski tidak muda lagi, Prabowo yang diprediksi bakal melawan calon-calon anak muda, Partai Gerindra bakal membuktikan mampu menjawa keraguan banyak kalangan akan peluang Prabowo. Dalam survei LSI popularitas Prabowo diangka 92 persen.

Disejumlah hasil survei menunjukkan bahwa Prabowo masih memiliki elektabilitas tinggi kedua setelah Jokowi, lalu diikuti nama-nama lain.

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2017/06/21/38856/214424_medium.jpg&quot; alt=&quot;AHY Buka Puasa Bareng dengan Karib Agus&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt; Agus Harimurti Yudhoyono/AHY (foto: Okezone)
Nama AHY mencuat ketika dicalonkan sebagai Gubernur DKI Jakarta 2016   lalu. Putra Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono memperoleh   popularitas di LSI sebesar 71.2 persen.

AHY tiba-tiba menggemparkan publik saat dimumumkan bakal bertarung   melawan Ahok dan Anies. Munculnya nama AHY di survei LSI ini tidak bisa   dianggap remeh oleh Jokowi. Apalagi Partai Demokrat nampaknya tengah   mempersiapkan AHY untuk menjadi the next leader. Belum secara resmi   diproklamirkan, tetapi secara masif sudah begitu nyata. Spanduk AHY The   Nxt Leader tersebar dimana-mana.

Bahkan, secara terang-terangan Wakil Ketua Dewan Pembinda Partai   Demokrat, Agus Hermanto menegaskan bahwa nama AHY selama ini menjadi   idola kaum muda. Menurutnya, Agus kedepan bisa menjadi next leader. Itu   terlihat dari beberapa survei baik sebaik capres atau cawapres nama AHY   selalu muncul.

Nama Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono bisa menjadi senjata   untuk mendongkrak suara AHY. Sebagai putra mantan presiden yang berlatar   belakang militer ini tentu akan kencang gerliya memuluskan langkah AHY   sebagai suksesor sang ayah.Anies Baswedan
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2018/01/23/46684/239604_medium.jpg&quot; alt=&quot;Kenakan Topi Caping dan Sepatu Boots, Anies Baswedan Ikut Panen Padi di Cakung&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt; Anies Baswedan (foto: Antara)
Gubernur DKI Jakarta terpilih 2015-2020 ini bisa menjadi kuda hitam,  setelah sukses mengalahkan Ahok di Pilgub 2015 lalu. Anes memang belum  menunjukkan geliatnya untuk maju di Pilpres, lantaran masih seumur  jagung fokus membenahi Jakarta, setelah Oktober lalu resmi dilantik.

Akan tetapi, bukan tidak mungkin Anies bakal membuat gebrakan.  Apalagi sejumlah lembaga survei memiliki prosentasi tinggi terhadap  namanya. Bahkan namanya selalu muncul ketika dilakukan survei baik  terbuka maupun tertutup.
Kita lihat nanti, partai mana yang tertarik untuk meminang mantan  anak buah Jokowi di Kabinet Kerja ini. Popularitas Anies dalam survei  LSI tercatat 76,7 persen.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2017/09/28/42903/225911_medium.jpg&quot; alt=&quot;Panglima TNI Temui Presiden Joko Widodo di Istana&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt; Jenderal Gatot Nurmantyo (foto: Antara)
Siapa tak kenal jenderal tegas ini. Namanya begitu dikenal dikalangan  militer bahkan rakyat sipil karena tiba-tiba diberhentikan oleh Jokowi  pada Desember 2017 lalu, padahal masa pensiun di Maret 2018.

Entah apa yang sedang dikhawatirkan oleh Jokowi dari jenderal bintang  empat ini. Apakah lantaran namanya digadang-gadang bakal mewarnai  pilpres 2019 nanti oleh sejumlah kalangan yang dinilai bakal menjadi  salah satu lawan berat Jokowi.

Sejumlah survei pun menyebut nama Gatot selalu muncul, baik sebagai  presiden maupun wakil presiden. Bahkan dengan perolehan prosentasi suara  yang cukup signifikan. Jenderal Gatot pun memperoleh popularitas survei  LSI sebesar 56.5 persen.</content:encoded></item></channel></rss>
