<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Kesepakatan Pemprov DKI dengan Sopir Angkot Tanah Abang</title><description>Pemprov DKI menawarkan para sopir angkot untuk mengikuti program OK Otrip.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/02/338/1853968/ini-kesepakatan-pemprov-dki-dengan-sopir-angkot-tanah-abang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/02/02/338/1853968/ini-kesepakatan-pemprov-dki-dengan-sopir-angkot-tanah-abang"/><item><title>Ini Kesepakatan Pemprov DKI dengan Sopir Angkot Tanah Abang</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/02/338/1853968/ini-kesepakatan-pemprov-dki-dengan-sopir-angkot-tanah-abang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/02/02/338/1853968/ini-kesepakatan-pemprov-dki-dengan-sopir-angkot-tanah-abang</guid><pubDate>Jum'at 02 Februari 2018 19:26 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/02/338/1853968/ini-kesepakatan-pemprov-dki-dengan-sopir-angkot-tanah-abang-upPX0NjNgG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sandiaga Uno saat beri keterangan ke awak media (Foto: Fadel/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/02/338/1853968/ini-kesepakatan-pemprov-dki-dengan-sopir-angkot-tanah-abang-upPX0NjNgG.jpg</image><title>Sandiaga Uno saat beri keterangan ke awak media (Foto: Fadel/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Setelah sempat bersitegang antara Pemprov DKI Jakarta dan sopir Tanah Abang. Kini, kedua belah pihak telah mencapai sebuah kesepakatan. Setidaknya ada tiga kesepakatan dari pertemuan yang dilakukan di Balai Kota DKI Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pihaknya menawarkan para sopir angkot untuk mengikuti program OK Otrip. Itu salah satu cara pihaknya untuk mensukseskan program tersebut.

&quot;Kesepakatan pertama adalah bahwa kita, Pemprov DKI maupun juga para perwakilan (Sopir) sepakat untuk setuju dan mendukung program OK Otrip Pemprov DKI Jakarta untuk mempercepat implementasi OK Otrip,&quot; kata Sandi di Balai Kota DKI, Gambir, Jumat (2/2/2018).
&amp;nbsp;(Baca: Wagub DKI Kenakan Seragam Dishub Ketika Rapat dengan Sopir Angkot)
Selanjutnya, lanjut Sandi, bus Tanah Abang Explorer tidak akan dihentikan pengoperasiannya. Namun, jam operasional bus itu akan diatur.

&quot;Kami juga menyepakati bahwa operasional trayek bus umum kecil diatur di dalam sebuah skema yang bersanding dengan Transjakarta Tanah Abang explorer,&quot; ujarnya.

Politikus Partai Gerindra itu menerangkan, modal kerja untuk para sopir angkot akan ditanggung oleh koperasi dan nantinya akan dibahas lebih lanjut oleh Pemprov DKI. Sehingga, kesejahteraan para sopir akan kembali terjamin.

&quot;Karena teman teman ini menyatakan bahwa pedagang kecil sekarang sudah diberikan ruang. Dengan kesepakatan ini kita kembalikan keadilan untuk para sopir angkot dan pengusaha penyelenggara angkutan umum,&quot; imbuhnya.

Sementara itu, Kadishub DKI Jakarta Andri Yansyah menuturkan, seluruh pihak telah menyepakati tetap menggunakan skema OK Otrip dengan harga lama Rp3.459,36ribu/kilometer.
&amp;nbsp;(Baca juga: Gerindra: Sopir Angkutan Lama Tinggal di DKI Perlu Dibantu Buat KTP)
&quot;Sambil menunggu revisi menyesuaikan tarif selanjutnya. Sambil menunggu implementasi Ok Otrip kita melakukan modifikasi teruatama layanan angkot dan Transjakarta Tanah Abang Explorer,&quot; jelasnya.

Andri menjelaskan, sopir angkot itu bisa melintas di kawasan itu pada pukul 15.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB. Kata dia, seluruh angkot bisa melewati jalan Jatibaru Raya stasiun sisi barat dari arah selatan ke arah utara. Sedangkan Tanah Abang Explorer baru dapat beroperasi Pukul 08.00 WIB sampai 15.00 WIB.

&quot;Jam 15.00 sampai 08.00 semua rute melalui depan stasiun Tanah Abang dan blok A dapat dilalui angkutan umum bus kecil trayek JP03, JP3a, JP08, dan JP10 demikian. Jadi diulangi explorer tetap bisa ber operasi,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMS8zMS8xLzEwODUzNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Setelah sempat bersitegang antara Pemprov DKI Jakarta dan sopir Tanah Abang. Kini, kedua belah pihak telah mencapai sebuah kesepakatan. Setidaknya ada tiga kesepakatan dari pertemuan yang dilakukan di Balai Kota DKI Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pihaknya menawarkan para sopir angkot untuk mengikuti program OK Otrip. Itu salah satu cara pihaknya untuk mensukseskan program tersebut.

&quot;Kesepakatan pertama adalah bahwa kita, Pemprov DKI maupun juga para perwakilan (Sopir) sepakat untuk setuju dan mendukung program OK Otrip Pemprov DKI Jakarta untuk mempercepat implementasi OK Otrip,&quot; kata Sandi di Balai Kota DKI, Gambir, Jumat (2/2/2018).
&amp;nbsp;(Baca: Wagub DKI Kenakan Seragam Dishub Ketika Rapat dengan Sopir Angkot)
Selanjutnya, lanjut Sandi, bus Tanah Abang Explorer tidak akan dihentikan pengoperasiannya. Namun, jam operasional bus itu akan diatur.

&quot;Kami juga menyepakati bahwa operasional trayek bus umum kecil diatur di dalam sebuah skema yang bersanding dengan Transjakarta Tanah Abang explorer,&quot; ujarnya.

Politikus Partai Gerindra itu menerangkan, modal kerja untuk para sopir angkot akan ditanggung oleh koperasi dan nantinya akan dibahas lebih lanjut oleh Pemprov DKI. Sehingga, kesejahteraan para sopir akan kembali terjamin.

&quot;Karena teman teman ini menyatakan bahwa pedagang kecil sekarang sudah diberikan ruang. Dengan kesepakatan ini kita kembalikan keadilan untuk para sopir angkot dan pengusaha penyelenggara angkutan umum,&quot; imbuhnya.

Sementara itu, Kadishub DKI Jakarta Andri Yansyah menuturkan, seluruh pihak telah menyepakati tetap menggunakan skema OK Otrip dengan harga lama Rp3.459,36ribu/kilometer.
&amp;nbsp;(Baca juga: Gerindra: Sopir Angkutan Lama Tinggal di DKI Perlu Dibantu Buat KTP)
&quot;Sambil menunggu revisi menyesuaikan tarif selanjutnya. Sambil menunggu implementasi Ok Otrip kita melakukan modifikasi teruatama layanan angkot dan Transjakarta Tanah Abang Explorer,&quot; jelasnya.

Andri menjelaskan, sopir angkot itu bisa melintas di kawasan itu pada pukul 15.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB. Kata dia, seluruh angkot bisa melewati jalan Jatibaru Raya stasiun sisi barat dari arah selatan ke arah utara. Sedangkan Tanah Abang Explorer baru dapat beroperasi Pukul 08.00 WIB sampai 15.00 WIB.

&quot;Jam 15.00 sampai 08.00 semua rute melalui depan stasiun Tanah Abang dan blok A dapat dilalui angkutan umum bus kecil trayek JP03, JP3a, JP08, dan JP10 demikian. Jadi diulangi explorer tetap bisa ber operasi,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMS8zMS8xLzEwODUzNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
