<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berani Lawan LGBT di Aceh, AKBP Untung Sangaji Tuai Pujian</title><description>Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Suryanata atau Untung Sangaji menuai pujian masyarakat Aceh karena berani lawan LGBT di Aceh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/02/340/1854075/berani-lawan-lgbt-di-aceh-akbp-untung-sangaji-tuai-pujian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/02/02/340/1854075/berani-lawan-lgbt-di-aceh-akbp-untung-sangaji-tuai-pujian"/><item><title>Berani Lawan LGBT di Aceh, AKBP Untung Sangaji Tuai Pujian</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/02/340/1854075/berani-lawan-lgbt-di-aceh-akbp-untung-sangaji-tuai-pujian</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/02/02/340/1854075/berani-lawan-lgbt-di-aceh-akbp-untung-sangaji-tuai-pujian</guid><pubDate>Jum'at 02 Februari 2018 23:31 WIB</pubDate><dc:creator>Khalis Surry</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/02/340/1854075/berani-lawan-lgbt-di-aceh-akbp-untung-sangaji-tuai-pujian-2mTvTmFXLc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Waria Dibuat Macho Kembali oleh AKBP Untung Sangaji (foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/02/340/1854075/berani-lawan-lgbt-di-aceh-akbp-untung-sangaji-tuai-pujian-2mTvTmFXLc.jpg</image><title>Waria Dibuat Macho Kembali oleh AKBP Untung Sangaji (foto: Ist)</title></images><description>BANDA ACEH &amp;ndash; Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Suryanata atau Untung Sangaji yang mengamankan 12 waria dalam razia penyakit masyarakat beberapa waktu lalu mendapat dukungan penuh dari seluruh warga Aceh.

Saat itu, setelah razia, Untung memberi pembinaan rohani dan arahan dalam pembentukan karakter. Hasilnya, mendapatkan pembinaan selama 5 hari dari pihak Polres dan Satpol PP dan WH Aceh Utara, para waria itu kembali menjadi seorang laki-laki seperti kodratnya dan macho.

Namun, oleh segelintir pihak, tindakan Untung tersebut dinilai melanggar Hak Asasi Manusia. Dan Untung pun dipanggil menghadap Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mabes Polri, Jakarta, untuk memberi keterangan.
(Baca Juga:&amp;nbsp; &quot;Aceh Tanah Rencong, Bukan Tanah Bencong&quot;)
Sontak, masyarakat dibuat geger. Untung mendapat banjir dukungan dari masyarakat Aceh Utara, dan bahkan masyrakat di seluruh Aceh. Masyarakat menilai tindak Untung tersebut sudah benar dalam menegakkan Syariat Islam di Aceh, untuk memberantaskan pelaku menyimpang Lesbi Gay Biseksual dan Transgender (LGBT).

Pada, 2 Februari 2018, massa dari Aliansi Pecinta Syariat Islam menggelar aksi dukungan terhadap Untung di depan Masjid Raya Biturrahman, Banda Aceh. Sebanyak 147 Ormas dan LSM ikut dalam aksi damai tersebut.

Mereka menyerukan penolakan perilaku LGBT di wilayah Aceh, dan mendukung tindakan yang diambil AKBP Untung tersebut.

&amp;rsquo;&amp;rsquo;Untung..Untung..Untung ada Pak Untung, syariat islam tegak di Aceh,&amp;rsquo;&amp;rsquo; nyanyian massa yang hadir saat melakukan aksi.
Aksi Bela Untung (foto: Khalis/Okezone)
Pengamatan Okezone, aksi berlangsung dengan damai. Para perwakilan lembaga secara bergantian berorasi. Mereka sangat mengecam perilaku menyimpang LGBT tersebut.

&amp;rsquo;&amp;rsquo;LGBT itu penyakit, jangan dibiarkan tapi harus disembuhkan,&amp;rsquo;&amp;rsquo; ujar seorang orator.

Usai aksi, terlihat kerumunan perempuan di sebuah sudut. Ternyata   istri dari AKBP Untung, yaitu Dari Untung, turut hadir pada aksi   tersebut. Mengenakan baju biru dibalut dengan hijab berkolaborasi warna,   Dari melempar senyum dan bercipika-cipiki dengan beberapa aktivis   perempuan yang ada di lokasi.

Dari mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Aceh bahkan di luar Aceh yang telah mendukung tindakan suaminya tersebut.

&quot;Alhamdulillah saya bersyukur atas semua dukungan dari saudara kaum muslimin dan ulama kepada suami saya,&quot; ujar Dari singkat.
 Istri AKBP Untung Sangaji, Dari Untung (foto: Khalis/Okezone)
Ia menyebutkan bahwa, keluarga sangat mendukung apapun yang dilakukan   suaminya tersebut dalam hal kebenaran. Apalagi, demi menegakkan agama   dan syariat islam secara kaffah di negeri Serambi Makkah ini. &quot;Keluarga   sangat mendukung, itu bagian dari tugas dan untuk menegakkan agama dan   Syariat Islam di Aceh.&quot; sambungnya.

Saat ditanyai tanggapannya mengenai suaminya harus menghadap ke Mabes   Polri dan Kapolri memerintahkan Polda Aceh untuk memeriksa Untung,  Dari  memilih diam. Menurutnya, itu adalah urusan dinas dari suaminya,  dan  dirinya tidak harus mencampuri.

&quot;Kalau itu saya tidak ada tanggapan. Itu urusan dinas, biar aja   dinas. Saya hanya sebatas istri yang menudukung suami,&quot; ucapnya sembari   melempar senyum kepada awak media.Di samping itu, saat dihubungi terpisah melalui sambungan selular,  Untung juga mengetahui adanya aksi dukungan untuk dirinya dari berbagai  Ormas dan LSM seluruh Aceh. Dirinya berterimakasih atas dukungan dari  masyarakat dan merespon positif dari tindakan yang dilakukan.

&quot;Alhamdulillah terima kasih banyak atas dukungannya. Berarti  masyarakat respon positif atas tidakan yang sudah saya lakukan,&quot; kata  Untung.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Aksi, Tgk Marsyuddin Ishak  mengatakan bahwa pihak manapun jangan hanya melihat kepada kejadian  razia penyakit masyrakat yang dilakukan Untung Sangaji saja, tetapi  harus melihat fenomena waria yang selama ini semakin mewabah di Aceh  Utara.

&quot;Kita ingin seluruh elemen, pemerintah, kepolisian berfikir dalam  tanda petik secara waras. Jangan melihat kejadian para itu (saat Untung  razia) sampai dengan hari ini, tetapi lihatlag apa yang terjadi di Aceh  Utara sebelum hari itu terjadi. Masyarakat sudah sangat resah dengan  keberadaan waria di Aceh Utara, dan masyarakat melaporkan ke pihak  kepolisian dan di sini lah Pak Untung bertindak,&quot; jelasnya.
 Gubernur Aceh Irwandi Yusuf (foto: Khalis/Okezone)
Gubernur Aceh Irwandi Yusuf juga ikut menyambangi massa aksi  tersebut. Saat tiba, Irwandi langsung digiring menuju ke sebuah mobil  bak terbuka untuk dimintai sedikit berorasi terhadap penolakan perilaku  LGBT di Aceh.

Saat berorasi, Irwandi menegaskan bahwa AKBP Untung Sangaji, tidak  bisa disalahkan atas sikap tindakan yang diambil dalam penertiban 12  waria di Aceh Utara beberapa waktu lalu.

&amp;ldquo;Kita tidak dapat menyalahkan Kapolres Aceh Utara. Karena Untung itu  saya yang bawa ke Aceh,&amp;rdquo; teriak Irwandi ketika berorasi, diikuti takbir  ratusan massa.
(Baca Juga: Diduga &quot;Plonco&quot; Waria, AKBP Untung Sangaji Terancam Disanksi)
Selain itu, menanggapi isu perkembangan LGBT di Aceh, Irwandi  menyatakan tidak harus membenci orang yang terjerumus dalam perlaku yang  dilarang agama tersebut, tetapi yang harus dibenci adalah perbuatan.

&amp;ldquo;Kita tidak peduli siapa orangnya tetapi yang kita tidak suka adalah  perbuatannya dan seandainya jika orang ini dapatkan maka akan hukum,&amp;rdquo;  kata Irwandi dalam orasi singkatnya.

Bersamaan dengan rombongan gubernur, Ketua DPR Aceh Tgk Muharuddin  juga ikut berorasi dalam aksi tersebut. Katanya, pemerintah Aceh sangat  mengecam keras perlaku menyimpang LGBT yang telah meresahkan masyarakat  tersebut.

&quot;&amp;ldquo;Keberanian ini patut kita berikan apresiasi, dan pak Untung tidak  salah jika ada protes dari pihak luar mereka tidak tahu Aceh ini seperti  apa,&amp;rdquo; pungkas Tgk Muharuddin.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMS8zMC8xLzEwODQ2NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>BANDA ACEH &amp;ndash; Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Suryanata atau Untung Sangaji yang mengamankan 12 waria dalam razia penyakit masyarakat beberapa waktu lalu mendapat dukungan penuh dari seluruh warga Aceh.

Saat itu, setelah razia, Untung memberi pembinaan rohani dan arahan dalam pembentukan karakter. Hasilnya, mendapatkan pembinaan selama 5 hari dari pihak Polres dan Satpol PP dan WH Aceh Utara, para waria itu kembali menjadi seorang laki-laki seperti kodratnya dan macho.

Namun, oleh segelintir pihak, tindakan Untung tersebut dinilai melanggar Hak Asasi Manusia. Dan Untung pun dipanggil menghadap Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mabes Polri, Jakarta, untuk memberi keterangan.
(Baca Juga:&amp;nbsp; &quot;Aceh Tanah Rencong, Bukan Tanah Bencong&quot;)
Sontak, masyarakat dibuat geger. Untung mendapat banjir dukungan dari masyarakat Aceh Utara, dan bahkan masyrakat di seluruh Aceh. Masyarakat menilai tindak Untung tersebut sudah benar dalam menegakkan Syariat Islam di Aceh, untuk memberantaskan pelaku menyimpang Lesbi Gay Biseksual dan Transgender (LGBT).

Pada, 2 Februari 2018, massa dari Aliansi Pecinta Syariat Islam menggelar aksi dukungan terhadap Untung di depan Masjid Raya Biturrahman, Banda Aceh. Sebanyak 147 Ormas dan LSM ikut dalam aksi damai tersebut.

Mereka menyerukan penolakan perilaku LGBT di wilayah Aceh, dan mendukung tindakan yang diambil AKBP Untung tersebut.

&amp;rsquo;&amp;rsquo;Untung..Untung..Untung ada Pak Untung, syariat islam tegak di Aceh,&amp;rsquo;&amp;rsquo; nyanyian massa yang hadir saat melakukan aksi.
Aksi Bela Untung (foto: Khalis/Okezone)
Pengamatan Okezone, aksi berlangsung dengan damai. Para perwakilan lembaga secara bergantian berorasi. Mereka sangat mengecam perilaku menyimpang LGBT tersebut.

&amp;rsquo;&amp;rsquo;LGBT itu penyakit, jangan dibiarkan tapi harus disembuhkan,&amp;rsquo;&amp;rsquo; ujar seorang orator.

Usai aksi, terlihat kerumunan perempuan di sebuah sudut. Ternyata   istri dari AKBP Untung, yaitu Dari Untung, turut hadir pada aksi   tersebut. Mengenakan baju biru dibalut dengan hijab berkolaborasi warna,   Dari melempar senyum dan bercipika-cipiki dengan beberapa aktivis   perempuan yang ada di lokasi.

Dari mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Aceh bahkan di luar Aceh yang telah mendukung tindakan suaminya tersebut.

&quot;Alhamdulillah saya bersyukur atas semua dukungan dari saudara kaum muslimin dan ulama kepada suami saya,&quot; ujar Dari singkat.
 Istri AKBP Untung Sangaji, Dari Untung (foto: Khalis/Okezone)
Ia menyebutkan bahwa, keluarga sangat mendukung apapun yang dilakukan   suaminya tersebut dalam hal kebenaran. Apalagi, demi menegakkan agama   dan syariat islam secara kaffah di negeri Serambi Makkah ini. &quot;Keluarga   sangat mendukung, itu bagian dari tugas dan untuk menegakkan agama dan   Syariat Islam di Aceh.&quot; sambungnya.

Saat ditanyai tanggapannya mengenai suaminya harus menghadap ke Mabes   Polri dan Kapolri memerintahkan Polda Aceh untuk memeriksa Untung,  Dari  memilih diam. Menurutnya, itu adalah urusan dinas dari suaminya,  dan  dirinya tidak harus mencampuri.

&quot;Kalau itu saya tidak ada tanggapan. Itu urusan dinas, biar aja   dinas. Saya hanya sebatas istri yang menudukung suami,&quot; ucapnya sembari   melempar senyum kepada awak media.Di samping itu, saat dihubungi terpisah melalui sambungan selular,  Untung juga mengetahui adanya aksi dukungan untuk dirinya dari berbagai  Ormas dan LSM seluruh Aceh. Dirinya berterimakasih atas dukungan dari  masyarakat dan merespon positif dari tindakan yang dilakukan.

&quot;Alhamdulillah terima kasih banyak atas dukungannya. Berarti  masyarakat respon positif atas tidakan yang sudah saya lakukan,&quot; kata  Untung.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Aksi, Tgk Marsyuddin Ishak  mengatakan bahwa pihak manapun jangan hanya melihat kepada kejadian  razia penyakit masyrakat yang dilakukan Untung Sangaji saja, tetapi  harus melihat fenomena waria yang selama ini semakin mewabah di Aceh  Utara.

&quot;Kita ingin seluruh elemen, pemerintah, kepolisian berfikir dalam  tanda petik secara waras. Jangan melihat kejadian para itu (saat Untung  razia) sampai dengan hari ini, tetapi lihatlag apa yang terjadi di Aceh  Utara sebelum hari itu terjadi. Masyarakat sudah sangat resah dengan  keberadaan waria di Aceh Utara, dan masyarakat melaporkan ke pihak  kepolisian dan di sini lah Pak Untung bertindak,&quot; jelasnya.
 Gubernur Aceh Irwandi Yusuf (foto: Khalis/Okezone)
Gubernur Aceh Irwandi Yusuf juga ikut menyambangi massa aksi  tersebut. Saat tiba, Irwandi langsung digiring menuju ke sebuah mobil  bak terbuka untuk dimintai sedikit berorasi terhadap penolakan perilaku  LGBT di Aceh.

Saat berorasi, Irwandi menegaskan bahwa AKBP Untung Sangaji, tidak  bisa disalahkan atas sikap tindakan yang diambil dalam penertiban 12  waria di Aceh Utara beberapa waktu lalu.

&amp;ldquo;Kita tidak dapat menyalahkan Kapolres Aceh Utara. Karena Untung itu  saya yang bawa ke Aceh,&amp;rdquo; teriak Irwandi ketika berorasi, diikuti takbir  ratusan massa.
(Baca Juga: Diduga &quot;Plonco&quot; Waria, AKBP Untung Sangaji Terancam Disanksi)
Selain itu, menanggapi isu perkembangan LGBT di Aceh, Irwandi  menyatakan tidak harus membenci orang yang terjerumus dalam perlaku yang  dilarang agama tersebut, tetapi yang harus dibenci adalah perbuatan.

&amp;ldquo;Kita tidak peduli siapa orangnya tetapi yang kita tidak suka adalah  perbuatannya dan seandainya jika orang ini dapatkan maka akan hukum,&amp;rdquo;  kata Irwandi dalam orasi singkatnya.

Bersamaan dengan rombongan gubernur, Ketua DPR Aceh Tgk Muharuddin  juga ikut berorasi dalam aksi tersebut. Katanya, pemerintah Aceh sangat  mengecam keras perlaku menyimpang LGBT yang telah meresahkan masyarakat  tersebut.

&quot;&amp;ldquo;Keberanian ini patut kita berikan apresiasi, dan pak Untung tidak  salah jika ada protes dari pihak luar mereka tidak tahu Aceh ini seperti  apa,&amp;rdquo; pungkas Tgk Muharuddin.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMS8zMC8xLzEwODQ2NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
