<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelukis Tewas Setelah Lehernya Dililit Ular Sanca Peliharaannya   </title><description>Seorang pelukis wanita harus tewas dililit ular kesayangan yang dipeliharanya sejak kecil. Korban tewas setelah lehernya dililit ular Sanca.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/03/338/1854092/pelukis-tewas-setelah-lehernya-dililit-ular-sanca-peliharaannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/02/03/338/1854092/pelukis-tewas-setelah-lehernya-dililit-ular-sanca-peliharaannya"/><item><title>Pelukis Tewas Setelah Lehernya Dililit Ular Sanca Peliharaannya   </title><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/03/338/1854092/pelukis-tewas-setelah-lehernya-dililit-ular-sanca-peliharaannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/02/03/338/1854092/pelukis-tewas-setelah-lehernya-dililit-ular-sanca-peliharaannya</guid><pubDate>Sabtu 03 Februari 2018 01:35 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/03/338/1854092/pelukis-tewas-setelah-lehernya-dililit-ular-sanca-peliharaannya-1oY54GxJUn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ular Sanca (Foto: Okezone) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/03/338/1854092/pelukis-tewas-setelah-lehernya-dililit-ular-sanca-peliharaannya-1oY54GxJUn.jpg</image><title>Ular Sanca (Foto: Okezone) </title></images><description>
JAKARTA - Pelukis Dwi Setiawan alami alami nasib nahas tewas dililitan ular sanca yang dipelaharanya sejak lama. Peristiwa tersebut terjadi di workshop tempatnya melukis, di Taman Sumenep, Menteng, Jakarta Pusat,

Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno mengatakan, ular sanca dengan panjang empat meter yang menawaskan korban merupakan binatang peliharaannya yang telah dirawat sejak kecil. Saat peristiwa terjadi, korban tengah bermain dengan ular tersebut.&amp;nbsp; &amp;nbsp;
&quot;Jadi ular itu dipelihara sejak kecil, awalnya pemilik bermain-main dengan ularnya,&quot; katanya kepada wartawan, Jumat (2/2/2018).
Layaknya pawang ular yang sudah handal, Dwi melilitkan ular di leharnya, salah satu warga sempat memperingatkan aksi berbahaya itu, Dwi malah tidak menggubrisnya.

&quot;Melilitkan ular peliharaannya di leher sambil bermain - main. Beberapa warga memperingatkan korban agar tidak melilitkan ular ke lehernya,&quot; tuturnya.

Tidak lama, Dwi terjatuh dalam posisi dililit ular, hidung korban mengeluarkan darah, dan akhirnya Dwi tergeletak dan tak bernyawa lagi

&quot;Sementara korban diketahui oleh saksi dari hidungnya mengeluarkan darah dan sudah tidak bernafas,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>
JAKARTA - Pelukis Dwi Setiawan alami alami nasib nahas tewas dililitan ular sanca yang dipelaharanya sejak lama. Peristiwa tersebut terjadi di workshop tempatnya melukis, di Taman Sumenep, Menteng, Jakarta Pusat,

Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno mengatakan, ular sanca dengan panjang empat meter yang menawaskan korban merupakan binatang peliharaannya yang telah dirawat sejak kecil. Saat peristiwa terjadi, korban tengah bermain dengan ular tersebut.&amp;nbsp; &amp;nbsp;
&quot;Jadi ular itu dipelihara sejak kecil, awalnya pemilik bermain-main dengan ularnya,&quot; katanya kepada wartawan, Jumat (2/2/2018).
Layaknya pawang ular yang sudah handal, Dwi melilitkan ular di leharnya, salah satu warga sempat memperingatkan aksi berbahaya itu, Dwi malah tidak menggubrisnya.

&quot;Melilitkan ular peliharaannya di leher sambil bermain - main. Beberapa warga memperingatkan korban agar tidak melilitkan ular ke lehernya,&quot; tuturnya.

Tidak lama, Dwi terjatuh dalam posisi dililit ular, hidung korban mengeluarkan darah, dan akhirnya Dwi tergeletak dan tak bernyawa lagi

&quot;Sementara korban diketahui oleh saksi dari hidungnya mengeluarkan darah dan sudah tidak bernafas,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
