<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rescue Perindo Papua Mem-Fogging Lingkungan Endemis DBD dan Malaria</title><description>Rescue Perindo Papua hari ini mem-fogging kawasan yang diduga bisa menimbulkan penyakit malaria dan DBD.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/03/340/1854172/rescue-perindo-papua-mem-fogging-lingkungan-endemis-dbd-dan-malaria</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/02/03/340/1854172/rescue-perindo-papua-mem-fogging-lingkungan-endemis-dbd-dan-malaria"/><item><title>Rescue Perindo Papua Mem-Fogging Lingkungan Endemis DBD dan Malaria</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/03/340/1854172/rescue-perindo-papua-mem-fogging-lingkungan-endemis-dbd-dan-malaria</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/02/03/340/1854172/rescue-perindo-papua-mem-fogging-lingkungan-endemis-dbd-dan-malaria</guid><pubDate>Sabtu 03 Februari 2018 10:42 WIB</pubDate><dc:creator>Edy Siswanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/03/340/1854172/rescue-perindo-papua-mem-fogging-lingkungan-endemis-dbd-dan-malaria-SlD12Iqcge.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rescue Perindo Papua melakukan fogging di rumah warga. (Foto: Edy Siswanto/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/03/340/1854172/rescue-perindo-papua-mem-fogging-lingkungan-endemis-dbd-dan-malaria-SlD12Iqcge.jpg</image><title>Rescue Perindo Papua melakukan fogging di rumah warga. (Foto: Edy Siswanto/Okezone)</title></images><description>JAYAPURA &amp;ndash; DPW Rescue Perindo Provinsi Papua bersama DPD Kota Jayapura hari ini sekira pukul 07.00 WIT melakukan pengasapan (fogging) di Kelurahan Ardipura, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura.

Fogging yang dilakukan di RT 01, 02, dan 03 RW 03 tersebut dikarenakan wilayah Kelurahan Ardipura terletak di pinggir kali mati dan hutan lembap. Hal ini membuat kawasan tersebut berpotensi menjadi sarang perkembangbiakan nyamuk malaria dan demam berdarah dengue (DBD).

Dalam kegiatan fogging tersebut menyasar setidaknya 90 kepala keluarga di wilayah itu. Ketua RT 01 RW 03 Mathius mengatakan baru kali ini fogging dilakukan di sana, setelah sangat lama warga menanti tidak kunjung ada.

&quot;Kami di lingkungan ini sudah sangat lama tidak di-fogging. Di sini lembap, masih ada hutan, dan genangan air di kali mati. Di sini menjadi sarang nyamuk sehingga kami sangat berterima kasih kepada Partai Perindo atas fogging yang dilakukan,&quot; ucapnya, Sabtu (3/2/2018).

(Baca: Perindo Pemalang Fogging 300 Rumah sebagai Wujud Syukur Lolos Verifikasi) 
 

Ia berharap pengasapan yang dilakukan Perindo dapat merata serta terjadwal di Kota Jayapura dan sekitarnya.

&quot;Bagus lagi kalau terjadwal. Ini sangat bagus. Tidak ada partai lain yang membuat aksi seperti ini,&quot; ungkapnya.

Sementara Ketua DPW Rescue Perindo Provinsi Papua Efril Pangaribuan mengatakan sudah banyak warga yang meminta lingkungannya di-fogging.

&quot;Sudah banyak yang minta. Kami pada prinsipnya siap, hanya silakan menyurat ke kami, dan nanti kami akan melihat apakah lingkungan itu menjadi endemis atau tidak,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAYAPURA &amp;ndash; DPW Rescue Perindo Provinsi Papua bersama DPD Kota Jayapura hari ini sekira pukul 07.00 WIT melakukan pengasapan (fogging) di Kelurahan Ardipura, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura.

Fogging yang dilakukan di RT 01, 02, dan 03 RW 03 tersebut dikarenakan wilayah Kelurahan Ardipura terletak di pinggir kali mati dan hutan lembap. Hal ini membuat kawasan tersebut berpotensi menjadi sarang perkembangbiakan nyamuk malaria dan demam berdarah dengue (DBD).

Dalam kegiatan fogging tersebut menyasar setidaknya 90 kepala keluarga di wilayah itu. Ketua RT 01 RW 03 Mathius mengatakan baru kali ini fogging dilakukan di sana, setelah sangat lama warga menanti tidak kunjung ada.

&quot;Kami di lingkungan ini sudah sangat lama tidak di-fogging. Di sini lembap, masih ada hutan, dan genangan air di kali mati. Di sini menjadi sarang nyamuk sehingga kami sangat berterima kasih kepada Partai Perindo atas fogging yang dilakukan,&quot; ucapnya, Sabtu (3/2/2018).

(Baca: Perindo Pemalang Fogging 300 Rumah sebagai Wujud Syukur Lolos Verifikasi) 
 

Ia berharap pengasapan yang dilakukan Perindo dapat merata serta terjadwal di Kota Jayapura dan sekitarnya.

&quot;Bagus lagi kalau terjadwal. Ini sangat bagus. Tidak ada partai lain yang membuat aksi seperti ini,&quot; ungkapnya.

Sementara Ketua DPW Rescue Perindo Provinsi Papua Efril Pangaribuan mengatakan sudah banyak warga yang meminta lingkungannya di-fogging.

&quot;Sudah banyak yang minta. Kami pada prinsipnya siap, hanya silakan menyurat ke kami, dan nanti kami akan melihat apakah lingkungan itu menjadi endemis atau tidak,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
