<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Marak Kecelakaan Proyek Infrastruktur, DPR Kaji Pembentukan Panja</title><description>DPR mengkaji untuk membentuk panja proyek infrastruktur akibat banyaknya terjadi kecelakaan kerja.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/07/337/1855807/marak-kecelakaan-proyek-infrastruktur-dpr-kaji-pembentukan-panja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/02/07/337/1855807/marak-kecelakaan-proyek-infrastruktur-dpr-kaji-pembentukan-panja"/><item><title>Marak Kecelakaan Proyek Infrastruktur, DPR Kaji Pembentukan Panja</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/07/337/1855807/marak-kecelakaan-proyek-infrastruktur-dpr-kaji-pembentukan-panja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/02/07/337/1855807/marak-kecelakaan-proyek-infrastruktur-dpr-kaji-pembentukan-panja</guid><pubDate>Rabu 07 Februari 2018 02:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/07/337/1855807/marak-kecelakaan-proyek-infrastruktur-dpr-kaji-pembentukan-panja-Fd1dN6OP17.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Crane jatuh di Matraman. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/07/337/1855807/marak-kecelakaan-proyek-infrastruktur-dpr-kaji-pembentukan-panja-Fd1dN6OP17.jpg</image><title>Crane jatuh di Matraman. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Maraknya kecelakaan sejumlah proyek pembangunan infrastruktur membuat heboh publik beberapa waktu belakangan ini. &amp;lrm;Teranyar, crane pengangkut beton jalur dwiganda (double-double track) di Jatinegara jatuh dan menewaskan empat pekerja.

&amp;lrm;Selain itu, beton underpass Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta juga longsor dan menimbulkan satu korban jiwa.

Ketua Komisi V DPR RI Fary Djami Francis mengatakan tengah mengkaji rencana pembentukan panitia kerja (panja) proyek pembangunan infrastruktur, khususnya pasca-kecelakaan yang terjadi beberapa hari ini.

&quot;Komisi V sedang mengkaji dan mendalami apakah akan bentuk panja, karena ini sudah enam bulan dan sudah dipanggil menteri dan ingatkan, tapi kejadian lagi dan ini berulang,&quot; kata Fary di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa 6 Februari 2018.

(Baca: Crane Kembali Jatuh, Pemerintah Diminta Bentuk Komite Keselamatan Konstruksi) 
 

Komisi V, kata dia, telah memanggil Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk mengingatkan agar pemerintah melaksanakan pembangunan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.

Pihaknya juga meminta Menteri Basuki melakukan audit investigasi untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang terjadi di sejumlah proyek infrastruktur.

&quot;Kita juga minta agar lakukan audit investigasi karena dalam UU Jasa Konstruksi itu mengatur untuk membentuk tim investigasi dan kemudian harus dibuka kepada masyarakat apa penyebabnya,&quot; pungkasnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMi8wNS8xLzEwODcwOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Maraknya kecelakaan sejumlah proyek pembangunan infrastruktur membuat heboh publik beberapa waktu belakangan ini. &amp;lrm;Teranyar, crane pengangkut beton jalur dwiganda (double-double track) di Jatinegara jatuh dan menewaskan empat pekerja.

&amp;lrm;Selain itu, beton underpass Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta juga longsor dan menimbulkan satu korban jiwa.

Ketua Komisi V DPR RI Fary Djami Francis mengatakan tengah mengkaji rencana pembentukan panitia kerja (panja) proyek pembangunan infrastruktur, khususnya pasca-kecelakaan yang terjadi beberapa hari ini.

&quot;Komisi V sedang mengkaji dan mendalami apakah akan bentuk panja, karena ini sudah enam bulan dan sudah dipanggil menteri dan ingatkan, tapi kejadian lagi dan ini berulang,&quot; kata Fary di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa 6 Februari 2018.

(Baca: Crane Kembali Jatuh, Pemerintah Diminta Bentuk Komite Keselamatan Konstruksi) 
 

Komisi V, kata dia, telah memanggil Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk mengingatkan agar pemerintah melaksanakan pembangunan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.

Pihaknya juga meminta Menteri Basuki melakukan audit investigasi untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang terjadi di sejumlah proyek infrastruktur.

&quot;Kita juga minta agar lakukan audit investigasi karena dalam UU Jasa Konstruksi itu mengatur untuk membentuk tim investigasi dan kemudian harus dibuka kepada masyarakat apa penyebabnya,&quot; pungkasnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMi8wNS8xLzEwODcwOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
