<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Imbas Longsor, Kereta Bogor-Sukabumi Belum Bisa Beroperasi</title><description>PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghentikan sementara perjalanan kereta penumpang dan barang Bogor-Sukabumi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/07/338/1856015/imbas-longsor-kereta-bogor-sukabumi-belum-bisa-beroperasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/02/07/338/1856015/imbas-longsor-kereta-bogor-sukabumi-belum-bisa-beroperasi"/><item><title>Imbas Longsor, Kereta Bogor-Sukabumi Belum Bisa Beroperasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/07/338/1856015/imbas-longsor-kereta-bogor-sukabumi-belum-bisa-beroperasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/02/07/338/1856015/imbas-longsor-kereta-bogor-sukabumi-belum-bisa-beroperasi</guid><pubDate>Rabu 07 Februari 2018 14:18 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/07/338/1856015/imbas-longsor-kereta-bogor-sukabumi-belum-bisa-beroperasi-axyVmHGoN0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kondisi longsor di sepanjang rel Kereta Bogor-Sukabumi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/07/338/1856015/imbas-longsor-kereta-bogor-sukabumi-belum-bisa-beroperasi-axyVmHGoN0.jpg</image><title>Kondisi longsor di sepanjang rel Kereta Bogor-Sukabumi (Foto: Okezone)</title></images><description>BOGOR - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghentikan sementara perjalanan kereta penumpang dan barang Bogor-Sukabumi. Hal itu imbas dari adanya dua titik longsor di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta, Edy Kuswoyo mengatakan, dua titik longsor tersebut terdapat di petak Jalan Cigombong-Cicurug KM 20+7/8 dan di petak Batu Tulis-Maseng pada KM 13+8/9.
&quot;Perjalanan kereta penumpang dan barang di jalur Bogor-Sukabumi alami gangguan karena longsor di jalur kereta sehingga yang mengancam keselamatan dan perjalanan,&quot; kata Edy, Rabu (7/2/2018).
(Baca Juga: Korban Tertimbun Longsor Cijeruk Kembali Ditemukan, Proses Pencarian Selesai)

Saat ini, pihaknya telah menerjunkan tim untuk menangani hal tersebut. Untuk itu, 10 perjalanan kereta penumpang dan barang rute Bogor-Sukabumi dihentikan sampai waktu yang belum ditentukan.
&quot;Penumpang kereta api Pangrango relasi dari Bogor ke Sukabumi dan sebaliknya, yang sudah membeli tiket, silakan menghubungi stasiun terdekat dan akan dikembalikan 100 persen tiket,&quot; jelasnya.
Sementara itu, Kepala Daops 1 PT KAI Dadan Rudiansyah menyatakan belum bisa melakukan perbaikan jalur rel kereta api Bogor-Sukabumi di Kampung Maseng, Cijeruk, Kabupaten Bogor.
Meski demikian, pihaknya akan mengerahkan kekuatan maksimal agar proses perbaikan rel tersebut dapat dilakukan dengan cepat.
&quot;&amp;lrm;Kami sudah siapkan semua material dan alat kerja. Karena memang waktu mendesak, berharap satu pengerjaan satu bulan selesai,&quot; ujar Dadan.&amp;lrm;
Terkait kerugian akibat longsor ini, PT KAI masih menghitungnya. Namun, bila dihitung dengan tidak beroperasinya kereta api penumpang dan barang kerugian bisa mencapai ratusan juta rupiah per hari.

(Baca Juga: Jabar Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana hingga Mei 2018)
Seperti diketahui, lintasan rel kereta Bogor-Sukabumi mengalami longsor di Kampung Maseng, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin 5 Januari 2018.
Selain mengakibatkan rel menggantung sepanjang 40 meter, longsor tersebut juga menimbun tiga rumah warga yang berada di bawahnya. Akibatnya, 8 orang selamat dan lima orang meninggal dunia. (ari)
</description><content:encoded>BOGOR - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghentikan sementara perjalanan kereta penumpang dan barang Bogor-Sukabumi. Hal itu imbas dari adanya dua titik longsor di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta, Edy Kuswoyo mengatakan, dua titik longsor tersebut terdapat di petak Jalan Cigombong-Cicurug KM 20+7/8 dan di petak Batu Tulis-Maseng pada KM 13+8/9.
&quot;Perjalanan kereta penumpang dan barang di jalur Bogor-Sukabumi alami gangguan karena longsor di jalur kereta sehingga yang mengancam keselamatan dan perjalanan,&quot; kata Edy, Rabu (7/2/2018).
(Baca Juga: Korban Tertimbun Longsor Cijeruk Kembali Ditemukan, Proses Pencarian Selesai)

Saat ini, pihaknya telah menerjunkan tim untuk menangani hal tersebut. Untuk itu, 10 perjalanan kereta penumpang dan barang rute Bogor-Sukabumi dihentikan sampai waktu yang belum ditentukan.
&quot;Penumpang kereta api Pangrango relasi dari Bogor ke Sukabumi dan sebaliknya, yang sudah membeli tiket, silakan menghubungi stasiun terdekat dan akan dikembalikan 100 persen tiket,&quot; jelasnya.
Sementara itu, Kepala Daops 1 PT KAI Dadan Rudiansyah menyatakan belum bisa melakukan perbaikan jalur rel kereta api Bogor-Sukabumi di Kampung Maseng, Cijeruk, Kabupaten Bogor.
Meski demikian, pihaknya akan mengerahkan kekuatan maksimal agar proses perbaikan rel tersebut dapat dilakukan dengan cepat.
&quot;&amp;lrm;Kami sudah siapkan semua material dan alat kerja. Karena memang waktu mendesak, berharap satu pengerjaan satu bulan selesai,&quot; ujar Dadan.&amp;lrm;
Terkait kerugian akibat longsor ini, PT KAI masih menghitungnya. Namun, bila dihitung dengan tidak beroperasinya kereta api penumpang dan barang kerugian bisa mencapai ratusan juta rupiah per hari.

(Baca Juga: Jabar Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana hingga Mei 2018)
Seperti diketahui, lintasan rel kereta Bogor-Sukabumi mengalami longsor di Kampung Maseng, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin 5 Januari 2018.
Selain mengakibatkan rel menggantung sepanjang 40 meter, longsor tersebut juga menimbun tiga rumah warga yang berada di bawahnya. Akibatnya, 8 orang selamat dan lima orang meninggal dunia. (ari)
</content:encoded></item></channel></rss>
