<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  Jalur Puncak Ditutup 10 Hari, Pengunjung Hotel dan Villa Menurun   </title><description>Akibat tanah longsor yang terjadi di kawasan Riung Gunung, Jalur Puncak,  cukup berdampak bagi industri wisata terutama  perhotelan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/08/338/1856699/jalur-puncak-ditutup-10-hari-pengunjung-hotel-dan-villa-menurun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/02/08/338/1856699/jalur-puncak-ditutup-10-hari-pengunjung-hotel-dan-villa-menurun"/><item><title>  Jalur Puncak Ditutup 10 Hari, Pengunjung Hotel dan Villa Menurun   </title><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/08/338/1856699/jalur-puncak-ditutup-10-hari-pengunjung-hotel-dan-villa-menurun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/02/08/338/1856699/jalur-puncak-ditutup-10-hari-pengunjung-hotel-dan-villa-menurun</guid><pubDate>Kamis 08 Februari 2018 17:07 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/08/338/1856699/jalur-puncak-ditutup-10-hari-pengunjung-hotel-dan-villa-menurun-igLNSnLJnN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/08/338/1856699/jalur-puncak-ditutup-10-hari-pengunjung-hotel-dan-villa-menurun-igLNSnLJnN.jpg</image><title>foto: Okezone</title></images><description>
BOGOR - Pascapenutupan jalan akibat tanah longsor yang terjadi di kawasan Riung Gunung, Jalur Puncak, Kabupaten Bogor cukup berdampak bagi industri wisata terutama perhotelan.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor, Budi Sulistio mengatakan terdapat sejumlah pembatalan pengunjung di sejumlah hotel dan villa di kawasn Puncak, Bogor.

&quot;Data pastinya belum ada, tapi kami catat ada pembatalan pengunjung di beberapa hotel dan villa,&quot; kata Budi kepada wartawan, Kamis (8/2/2018).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2018/02/07/47135/241365_medium.jpg&quot; alt=&quot;Jalur Puncak-Bogor Ditutup 10 Hari untuk Pemulihan Jalur Wisata Akibat Longsor &quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Menurutnya, pembatalan tersebut karena masih ada kemungkinan terjadinya longsor susulan di kawasan Puncak mengingat curah hujan yang masih tinggi. Hal itu membuat wisatawan takut menginap di Puncak.
&amp;nbsp;(Baca juga: Petugas Temukan Spakbor Motor Diduga Korban Tertimbun Longsor Puncak)
Selain itu, terdapat pula sejumlah wisawatan yang sudah menginap di hotel atau villa di kawasan Puncak terlebih dahulu usai longsor memilih untuk kembali pulang lebih cepat dari jadwal sebelumnya.

&quot;Ada yang langsung pulang, khawatir ada longsor lagi,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2018/02/07/47130/241335_medium.jpg&quot; alt=&quot;Korban Terakhir Longsor Cijeruk Ditemukan, Proses Pencarian Dinyatakan Selesai&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Kondisi seperti ini diprediksi terus terjadi sampai pemerintah dan pihak terkait menyatakan Jalur Puncak sudah aman dilalui. Untuk itu, Budi berharap agar perbaikan Jalur Puncak segera diselesaikan.

&quot;Kalau restoran tidak terlalu seperi hotel. Kalau kondisinya terus seperti ini kan juga bisa berdampak ke Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) Kabupaten Bogor juga nantinya jadi berkurang,&quot; pungkas Budi.
&amp;nbsp;(Baca juga: Jabar Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana hingga Mei 2018)
Seperti diketahui, hujan deras yang mengguyur Bogor dan sekitarnya membuat sejumlah titik di sepanjang Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengalami longsor pada Senin 5 Januari 2018.

Selain menyebabkan, 1 tewas dan 5 orang luka-luka longsor juga membuat Jalur Puncak mulai Gunung Mas sampai Ciloto, Cianjur ditutup untuk kendaraan roda empat atau lebih selama 10 hari ke depan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMi8wOC8xLzEwODgyNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>
BOGOR - Pascapenutupan jalan akibat tanah longsor yang terjadi di kawasan Riung Gunung, Jalur Puncak, Kabupaten Bogor cukup berdampak bagi industri wisata terutama perhotelan.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor, Budi Sulistio mengatakan terdapat sejumlah pembatalan pengunjung di sejumlah hotel dan villa di kawasn Puncak, Bogor.

&quot;Data pastinya belum ada, tapi kami catat ada pembatalan pengunjung di beberapa hotel dan villa,&quot; kata Budi kepada wartawan, Kamis (8/2/2018).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2018/02/07/47135/241365_medium.jpg&quot; alt=&quot;Jalur Puncak-Bogor Ditutup 10 Hari untuk Pemulihan Jalur Wisata Akibat Longsor &quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Menurutnya, pembatalan tersebut karena masih ada kemungkinan terjadinya longsor susulan di kawasan Puncak mengingat curah hujan yang masih tinggi. Hal itu membuat wisatawan takut menginap di Puncak.
&amp;nbsp;(Baca juga: Petugas Temukan Spakbor Motor Diduga Korban Tertimbun Longsor Puncak)
Selain itu, terdapat pula sejumlah wisawatan yang sudah menginap di hotel atau villa di kawasan Puncak terlebih dahulu usai longsor memilih untuk kembali pulang lebih cepat dari jadwal sebelumnya.

&quot;Ada yang langsung pulang, khawatir ada longsor lagi,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2018/02/07/47130/241335_medium.jpg&quot; alt=&quot;Korban Terakhir Longsor Cijeruk Ditemukan, Proses Pencarian Dinyatakan Selesai&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Kondisi seperti ini diprediksi terus terjadi sampai pemerintah dan pihak terkait menyatakan Jalur Puncak sudah aman dilalui. Untuk itu, Budi berharap agar perbaikan Jalur Puncak segera diselesaikan.

&quot;Kalau restoran tidak terlalu seperi hotel. Kalau kondisinya terus seperti ini kan juga bisa berdampak ke Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) Kabupaten Bogor juga nantinya jadi berkurang,&quot; pungkas Budi.
&amp;nbsp;(Baca juga: Jabar Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana hingga Mei 2018)
Seperti diketahui, hujan deras yang mengguyur Bogor dan sekitarnya membuat sejumlah titik di sepanjang Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengalami longsor pada Senin 5 Januari 2018.

Selain menyebabkan, 1 tewas dan 5 orang luka-luka longsor juga membuat Jalur Puncak mulai Gunung Mas sampai Ciloto, Cianjur ditutup untuk kendaraan roda empat atau lebih selama 10 hari ke depan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMi8wOC8xLzEwODgyNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
