<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Melihat dari Dekat Menara ATC Baru di Bandara Supadio Pontianak</title><description>Menara ATC baru ini memiliki ketinggian 43 meter yang terdiri dari 10 lantai.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/09/340/1857430/melihat-dari-dekat-menara-atc-baru-di-bandara-supadio-pontianak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/02/09/340/1857430/melihat-dari-dekat-menara-atc-baru-di-bandara-supadio-pontianak"/><item><title>Melihat dari Dekat Menara ATC Baru di Bandara Supadio Pontianak</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/09/340/1857430/melihat-dari-dekat-menara-atc-baru-di-bandara-supadio-pontianak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/02/09/340/1857430/melihat-dari-dekat-menara-atc-baru-di-bandara-supadio-pontianak</guid><pubDate>Jum'at 09 Februari 2018 21:41 WIB</pubDate><dc:creator>Bayu Septianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/09/340/1857430/melihat-dari-dekat-menara-atc-baru-di-bandara-supadio-pontianak-mdkNDo8l44.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Air Traffic Controller baru di Bandara Supadio Pontianak. (Foto: Bayu Septianto/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/09/340/1857430/melihat-dari-dekat-menara-atc-baru-di-bandara-supadio-pontianak-mdkNDo8l44.jpg</image><title>Air Traffic Controller baru di Bandara Supadio Pontianak. (Foto: Bayu Septianto/Okezone)</title></images><description>PONTIANAK &amp;ndash; General Manager AirNav Indonesia cabang Pontianak Wasyudi Zufkar berharap adanya menara pengawas baru di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, bisa meningkatkan pengawasan sehingga lalu lintas penerbangan berjalan lancar.
Menara pengawas atau biasa disebut Air Traffic Control (ATC) ini baru diresmikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada 28 Desember 2017. Berbeda dengan menara yang lama, menara baru ini terletak di sisi selatan Bandara Internasional Supadio sebelum hanggar pesawat Militer Angkatan Udara Supadio Pontianak.
Menara ATC baru ini memiliki ketinggian 43 meter yang terdiri dari 10 lantai. Lantai paling atas dipergunakan sebagai menara pengawas sekaligus pengatur jalur penerbangan di kawasan Bandara Internasional Supadio Pontianak.
&quot;Bangunan baru ini ketinggiannya 43 meter, kalau tower kita yang lama ketinggiannya sekitar 15 meter,&quot; jelas Wasyudi kepada media di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (9/2/2018).
Ruang pengawasan tersebut berukuran 10 x 10 meter, yang dikelilingi kaca transparan. Penggunaan kaca dimaksudkan agar petugas dapat melihat seluruh area bandara dan langit sekitar bandara tanpa ada gangguan apa pun.
&quot;Menara yang baru setinggi 43 meter ini dapat memudahkan para petugas untuk melakukan kontrol dan pengawasan di seluruh area bandara dan sekitarnya,&quot; terang Wasyudi.
Menurut Wasyudi, menara ATC ini telah dilengkapi berbagai fasilitas navigasi yang mumpuni, seperti monitor cuaca, monitor radar, dan beberapa item lain yang diperuntukkan sebagai media pendukung bantuan operasional.

(Foto: Bayu Septianto/Okezone)
Selain menara ATC di bandara, AirNav Pontianak juga telah melengkapi fasilitas navigasi berupa ruangan radar yang letaknya terpisah dengan menara pengawas. Menurut Wasyudi, ruangan radar yang letaknya di Kantor AirNav yang terletak di Jalan Adisucipto berfungsi untuk mengontrol lalu lintas pesawat yang akan melintas di Pontianak dan sekitarnya.
&quot;Kalau di bandara ini, prinsipnya petugas menara harus bisa melihat keadaan sekitar, atau visual controller untuk mengatur pesawat landing atau take off, kemudian saat pesawat hendak parkir dan pesawat yang terbang di sekitar sini,&quot; tuturnya.
Wasyudi mengatakan, AirNav Cabang Pontianak setiap harinya melayani sekira 120 pergerakan pesawat yang naik dan turun di Bandara Supadio. Selain itu, karena lokasinya yang berbarengan dengan Landasan Udara Supadio milik TNI AU, setidaknya terdapat 20 pergerakan pesawat tempur maupun pesawat latih militer yang menjadi pengawasan AirNav cabang Pontianak.
Wasyudi menegaskan harapannya dengan adanya menara ATC baru ini bisa lebih meningkatkan kinerja AirNav Cabang Pontianak untuk menjaga keselamatan di udara.
&quot;Dengan adanya tower baru ini teman-teman controller bisa melihat visinity airy room sehingga keselamatan penerbangan bisa lebih kita tingkatkan,&quot; harapnya.</description><content:encoded>PONTIANAK &amp;ndash; General Manager AirNav Indonesia cabang Pontianak Wasyudi Zufkar berharap adanya menara pengawas baru di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, bisa meningkatkan pengawasan sehingga lalu lintas penerbangan berjalan lancar.
Menara pengawas atau biasa disebut Air Traffic Control (ATC) ini baru diresmikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada 28 Desember 2017. Berbeda dengan menara yang lama, menara baru ini terletak di sisi selatan Bandara Internasional Supadio sebelum hanggar pesawat Militer Angkatan Udara Supadio Pontianak.
Menara ATC baru ini memiliki ketinggian 43 meter yang terdiri dari 10 lantai. Lantai paling atas dipergunakan sebagai menara pengawas sekaligus pengatur jalur penerbangan di kawasan Bandara Internasional Supadio Pontianak.
&quot;Bangunan baru ini ketinggiannya 43 meter, kalau tower kita yang lama ketinggiannya sekitar 15 meter,&quot; jelas Wasyudi kepada media di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (9/2/2018).
Ruang pengawasan tersebut berukuran 10 x 10 meter, yang dikelilingi kaca transparan. Penggunaan kaca dimaksudkan agar petugas dapat melihat seluruh area bandara dan langit sekitar bandara tanpa ada gangguan apa pun.
&quot;Menara yang baru setinggi 43 meter ini dapat memudahkan para petugas untuk melakukan kontrol dan pengawasan di seluruh area bandara dan sekitarnya,&quot; terang Wasyudi.
Menurut Wasyudi, menara ATC ini telah dilengkapi berbagai fasilitas navigasi yang mumpuni, seperti monitor cuaca, monitor radar, dan beberapa item lain yang diperuntukkan sebagai media pendukung bantuan operasional.

(Foto: Bayu Septianto/Okezone)
Selain menara ATC di bandara, AirNav Pontianak juga telah melengkapi fasilitas navigasi berupa ruangan radar yang letaknya terpisah dengan menara pengawas. Menurut Wasyudi, ruangan radar yang letaknya di Kantor AirNav yang terletak di Jalan Adisucipto berfungsi untuk mengontrol lalu lintas pesawat yang akan melintas di Pontianak dan sekitarnya.
&quot;Kalau di bandara ini, prinsipnya petugas menara harus bisa melihat keadaan sekitar, atau visual controller untuk mengatur pesawat landing atau take off, kemudian saat pesawat hendak parkir dan pesawat yang terbang di sekitar sini,&quot; tuturnya.
Wasyudi mengatakan, AirNav Cabang Pontianak setiap harinya melayani sekira 120 pergerakan pesawat yang naik dan turun di Bandara Supadio. Selain itu, karena lokasinya yang berbarengan dengan Landasan Udara Supadio milik TNI AU, setidaknya terdapat 20 pergerakan pesawat tempur maupun pesawat latih militer yang menjadi pengawasan AirNav cabang Pontianak.
Wasyudi menegaskan harapannya dengan adanya menara ATC baru ini bisa lebih meningkatkan kinerja AirNav Cabang Pontianak untuk menjaga keselamatan di udara.
&quot;Dengan adanya tower baru ini teman-teman controller bisa melihat visinity airy room sehingga keselamatan penerbangan bisa lebih kita tingkatkan,&quot; harapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
