<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mensos: Selama Periode Jokowi-JK Angka Kemiskinan Menurun</title><description>Terjadi penurunan sebesar 1,2 juta orang miskin di Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/12/337/1858604/mensos-selama-periode-jokowi-jk-angka-kemiskinan-menurun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/02/12/337/1858604/mensos-selama-periode-jokowi-jk-angka-kemiskinan-menurun"/><item><title>Mensos: Selama Periode Jokowi-JK Angka Kemiskinan Menurun</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/12/337/1858604/mensos-selama-periode-jokowi-jk-angka-kemiskinan-menurun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/02/12/337/1858604/mensos-selama-periode-jokowi-jk-angka-kemiskinan-menurun</guid><pubDate>Senin 12 Februari 2018 21:14 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/12/337/1858604/mensos-selama-periode-jokowi-jk-angka-kemiskinan-menurun-1LdcO0G2Me.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rapat koordinasi Kemensos di Ancol, Jakarta Utara. (Foto: Taufik Fajar/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/12/337/1858604/mensos-selama-periode-jokowi-jk-angka-kemiskinan-menurun-1LdcO0G2Me.jpg</image><title>Rapat koordinasi Kemensos di Ancol, Jakarta Utara. (Foto: Taufik Fajar/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Sosial (Kemensos) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Data Terpadu Kementerian Sosial Tahun 2018 di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin (12/2/2018).
Dalam rakornas itu, Menteri Sosial Idrus Marham menjelaskan terjadi penurunan angka kemiskinan selama masa periode Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) ini.
&quot;Total data fakir miskin saat ini 26,58 juta atau 10,12%. Jadi terjadi penurunan 0,5 % atau setara 1,2 juta orang miskin di Indonesia,&quot; ujar Idrus kepada wartawan di hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin (12/2/21/2018).
Selain itu, lanjut dia, pihaknya memastikan kebijakan yang diambil oleh Jokowi-JK, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) tepat sasaran. &quot;Kita pastikan program itu, sudah pada tepat sasaran,&quot; tuturnya.
Idrus menambahkan, KLB gizi buruk di Asmat sudah berakhir. Pemerintah sudah melakukan langkah cepat dalam penanganan tersebut. Untuk ke depannya, Kemensos akan melakukan langkah perawatan dan kesehatannya masyarakat di Asmat.

&quot;Kami sudah membentuk Tagana untuk memastikan keluarga di Asmat yang tergolong miskin akan diberikan bantuan rastra (beras sejahtera) dan Program Keluarga Harapan (PKH),&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Sosial (Kemensos) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Data Terpadu Kementerian Sosial Tahun 2018 di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin (12/2/2018).
Dalam rakornas itu, Menteri Sosial Idrus Marham menjelaskan terjadi penurunan angka kemiskinan selama masa periode Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) ini.
&quot;Total data fakir miskin saat ini 26,58 juta atau 10,12%. Jadi terjadi penurunan 0,5 % atau setara 1,2 juta orang miskin di Indonesia,&quot; ujar Idrus kepada wartawan di hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin (12/2/21/2018).
Selain itu, lanjut dia, pihaknya memastikan kebijakan yang diambil oleh Jokowi-JK, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) tepat sasaran. &quot;Kita pastikan program itu, sudah pada tepat sasaran,&quot; tuturnya.
Idrus menambahkan, KLB gizi buruk di Asmat sudah berakhir. Pemerintah sudah melakukan langkah cepat dalam penanganan tersebut. Untuk ke depannya, Kemensos akan melakukan langkah perawatan dan kesehatannya masyarakat di Asmat.

&quot;Kami sudah membentuk Tagana untuk memastikan keluarga di Asmat yang tergolong miskin akan diberikan bantuan rastra (beras sejahtera) dan Program Keluarga Harapan (PKH),&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
