<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Terima Utusan PBB di Istana</title><description>Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pertemuan ini akan berlangsung di Istana Merdeka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/13/337/1858725/jokowi-terima-utusan-pbb-di-istana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/02/13/337/1858725/jokowi-terima-utusan-pbb-di-istana"/><item><title>Jokowi Terima Utusan PBB di Istana</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/13/337/1858725/jokowi-terima-utusan-pbb-di-istana</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/02/13/337/1858725/jokowi-terima-utusan-pbb-di-istana</guid><pubDate>Selasa 13 Februari 2018 09:18 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/13/337/1858725/jokowi-terima-utusan-pbb-di-istana-4hGrfLUbVM.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/13/337/1858725/jokowi-terima-utusan-pbb-di-istana-4hGrfLUbVM.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menerima kinjungan kehormatan Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Inklusi Keuangan/United Nations Secretary General's Special Advocate (UNSGSA) for Financial Inclusion.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pertemuan ini akan berlangsung di Istana Merdeka, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (13/2/2018). Pertemuan Kepala Negara dan Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Inklusi Keuangan ini bukan yang pertama.
Pasalnya, Ratu Belanda Ratu Maxima, selaku Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Inklusi Keuangan juga pernah ke Indonesia pada tahun 2016. Kala itu, Presiden Jokowi mendorong agar Inklusi Keuangan bisa berkembang dengan pesat.
&quot;Karena beliau ini bisa mengkoordinasi, baik di United Nation (UN) maupun di World Bank, juga di foundation-foundation besar, saya minta agar bisa didorong, kita didorong untuk mengembangkan financial inclusion kita untuk bisa lebih cepat,&quot; kata Presiden setelah selama hampir satu jam berdiskusi dengan Ratu Maxima, Kamis 1 September 2016 silam.
Kemudian yang berkaitan dengan usaha-usaha mikro petani, nelayan, Presiden berharap bisa mengakses ke perbankan dan disiapkan regulasi-regulasinya. Presiden Jokowi juga meminta dorongan, pembelajaran untuk bisa mempercepat itu.
&quot;Kita minta technical assistance dari PBB lewat Ratu Maxima,&quot; ujarnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga ingin fintech dapat didorong. Terlebih, ia sendiri sudah bertemu dengan beberapa anak-anak muda Indonesia, baik yang memiliki aplikasi maupun software yang berkaitan dengan fintech.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menerima kinjungan kehormatan Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Inklusi Keuangan/United Nations Secretary General's Special Advocate (UNSGSA) for Financial Inclusion.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pertemuan ini akan berlangsung di Istana Merdeka, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (13/2/2018). Pertemuan Kepala Negara dan Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Inklusi Keuangan ini bukan yang pertama.
Pasalnya, Ratu Belanda Ratu Maxima, selaku Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Inklusi Keuangan juga pernah ke Indonesia pada tahun 2016. Kala itu, Presiden Jokowi mendorong agar Inklusi Keuangan bisa berkembang dengan pesat.
&quot;Karena beliau ini bisa mengkoordinasi, baik di United Nation (UN) maupun di World Bank, juga di foundation-foundation besar, saya minta agar bisa didorong, kita didorong untuk mengembangkan financial inclusion kita untuk bisa lebih cepat,&quot; kata Presiden setelah selama hampir satu jam berdiskusi dengan Ratu Maxima, Kamis 1 September 2016 silam.
Kemudian yang berkaitan dengan usaha-usaha mikro petani, nelayan, Presiden berharap bisa mengakses ke perbankan dan disiapkan regulasi-regulasinya. Presiden Jokowi juga meminta dorongan, pembelajaran untuk bisa mempercepat itu.
&quot;Kita minta technical assistance dari PBB lewat Ratu Maxima,&quot; ujarnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga ingin fintech dapat didorong. Terlebih, ia sendiri sudah bertemu dengan beberapa anak-anak muda Indonesia, baik yang memiliki aplikasi maupun software yang berkaitan dengan fintech.</content:encoded></item></channel></rss>
