<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satu Keluarga Tewas Berpelukan di Tangerang, Polisi Periksa 7 Saksi</title><description>Sang suami, Habib (60) ditemukan sekarat dengan sejumlah luka tusuk di leher dan perut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/13/338/1858799/satu-keluarga-tewas-berpelukan-di-tangerang-polisi-periksa-7-saksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/02/13/338/1858799/satu-keluarga-tewas-berpelukan-di-tangerang-polisi-periksa-7-saksi"/><item><title>Satu Keluarga Tewas Berpelukan di Tangerang, Polisi Periksa 7 Saksi</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/13/338/1858799/satu-keluarga-tewas-berpelukan-di-tangerang-polisi-periksa-7-saksi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/02/13/338/1858799/satu-keluarga-tewas-berpelukan-di-tangerang-polisi-periksa-7-saksi</guid><pubDate>Selasa 13 Februari 2018 12:08 WIB</pubDate><dc:creator>Chyntia Sami Bhayangkara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/13/338/1858799/satu-keluarga-tewas-berpelukan-di-tangerang-polisi-periksa-7-saksi-Ceom34a1Sh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolres Metro Tangerang Kombes Haryy Kurniawan. Foto Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/13/338/1858799/satu-keluarga-tewas-berpelukan-di-tangerang-polisi-periksa-7-saksi-Ceom34a1Sh.jpg</image><title>Kapolres Metro Tangerang Kombes Haryy Kurniawan. Foto Okezone</title></images><description>
TANGERANG - Jajaran Polres Metro Tangerang hingga kini telah memeriksa sebanyak 7 saksi terkait pembunuhan yang menewaskan satu keluarga dalam posisi berpelukan di Perumahan Taman Kota Permai II Blok B6/5, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.
Kapolres Metro Tangerang, Kombes Harry Kurniawan mengatakan, tujuh saksi tersebut merupakan warga dan keluarga dari korban.
&quot;Total ada tujuh orang saksi yang sudah diperiksa, termasuk tetangga yang sempat dengar ribut dari rumah korban, dan juga yang pertama masuk ke TKP,&quot; ujar Harry di RS Polri Kramatjati, Selasa (13/2/2018).
Meski demikian, Harry mengaku masih terus berupaya memintai keterangan dari saksi mahkota, yakni Muchtar alias Habib (60) yang ditemukan selamat di rumah korban. Namun, kondisinya yang lemah cukup menghambat proses penyelidikan.
&quot;Sementara masih didalami apa motifnya karena saksi ada di TKP saat kejadian tinggal satu ini yang dirawat dakam kondisi lemah dan tidak memungkinkan dimintai keterangan,&quot; ungkapnya.

BACA: Satu Keluarga Tewas Berpelukan, Warga Sempat Dengar Teriakan Minta Tolong

Harry menambahkan, rencananya siang hari ini pihak kepolisian akan kembali melakukan olah Tempat Kejadian Perkara lanjutan di kediaman korban. &quot;Siang ini akan diklop dan sinkronkan dengan tim di lapangan dan pemeriksaan saksi,&quot; tandasnya.
Sebagaimana diketahui, satu keluarga ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusuk di bagian tubuh dalam kondisi berpelukan pada Senin, 12 Februari 2018 sekira pukul 15.00 WIB. Sang ibu, Ema (40) ditemukan tewas dengan luka tusuk di bagian kepala dan wajahnya. Ema tewas dalam kondisi tertelungkup di atas kasur sambil memeluk kedua anaknya, yakni Nova (23) dan Tiara (12).
Sementara sang suami, Habib (60) ditemukan sekarat dengan sejumlah luka tusuk di leher dan perut. Tubuh Habib yang terkapar lemas ditemukan di kamar yang berbeda dengan lokasi penemuan jasad sang istri beserta kedua anaknya.
</description><content:encoded>
TANGERANG - Jajaran Polres Metro Tangerang hingga kini telah memeriksa sebanyak 7 saksi terkait pembunuhan yang menewaskan satu keluarga dalam posisi berpelukan di Perumahan Taman Kota Permai II Blok B6/5, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.
Kapolres Metro Tangerang, Kombes Harry Kurniawan mengatakan, tujuh saksi tersebut merupakan warga dan keluarga dari korban.
&quot;Total ada tujuh orang saksi yang sudah diperiksa, termasuk tetangga yang sempat dengar ribut dari rumah korban, dan juga yang pertama masuk ke TKP,&quot; ujar Harry di RS Polri Kramatjati, Selasa (13/2/2018).
Meski demikian, Harry mengaku masih terus berupaya memintai keterangan dari saksi mahkota, yakni Muchtar alias Habib (60) yang ditemukan selamat di rumah korban. Namun, kondisinya yang lemah cukup menghambat proses penyelidikan.
&quot;Sementara masih didalami apa motifnya karena saksi ada di TKP saat kejadian tinggal satu ini yang dirawat dakam kondisi lemah dan tidak memungkinkan dimintai keterangan,&quot; ungkapnya.

BACA: Satu Keluarga Tewas Berpelukan, Warga Sempat Dengar Teriakan Minta Tolong

Harry menambahkan, rencananya siang hari ini pihak kepolisian akan kembali melakukan olah Tempat Kejadian Perkara lanjutan di kediaman korban. &quot;Siang ini akan diklop dan sinkronkan dengan tim di lapangan dan pemeriksaan saksi,&quot; tandasnya.
Sebagaimana diketahui, satu keluarga ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusuk di bagian tubuh dalam kondisi berpelukan pada Senin, 12 Februari 2018 sekira pukul 15.00 WIB. Sang ibu, Ema (40) ditemukan tewas dengan luka tusuk di bagian kepala dan wajahnya. Ema tewas dalam kondisi tertelungkup di atas kasur sambil memeluk kedua anaknya, yakni Nova (23) dan Tiara (12).
Sementara sang suami, Habib (60) ditemukan sekarat dengan sejumlah luka tusuk di leher dan perut. Tubuh Habib yang terkapar lemas ditemukan di kamar yang berbeda dengan lokasi penemuan jasad sang istri beserta kedua anaknya.
</content:encoded></item></channel></rss>
