<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Di Hadapan Pimpinan Partai Politik, Megawati: Kita Tidak Boleh SARA</title><description>Megawati mengenang masa-masa Pemilu yang telah dilakukan sejak tahun 1955.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/18/337/1861226/di-hadapan-pimpinan-partai-politik-megawati-kita-tidak-boleh-sara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/02/18/337/1861226/di-hadapan-pimpinan-partai-politik-megawati-kita-tidak-boleh-sara"/><item><title>Di Hadapan Pimpinan Partai Politik, Megawati: Kita Tidak Boleh SARA</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/18/337/1861226/di-hadapan-pimpinan-partai-politik-megawati-kita-tidak-boleh-sara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/02/18/337/1861226/di-hadapan-pimpinan-partai-politik-megawati-kita-tidak-boleh-sara</guid><pubDate>Minggu 18 Februari 2018 22:40 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/18/337/1861226/di-hadapan-pimpinan-partai-politik-megawati-kita-tidak-boleh-sara-TKWQCVlwRL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputi. Foto Okezone/Muhamad Rizky</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/18/337/1861226/di-hadapan-pimpinan-partai-politik-megawati-kita-tidak-boleh-sara-TKWQCVlwRL.jpg</image><title>Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputi. Foto Okezone/Muhamad Rizky</title></images><description>

JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, menyatakan para peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 tidak boleh bermain isu suku, agama, ras dan antargolongan.
Pernyataan Presiden RI ke-5 itu disampaikan dalam acara penetapan nomor urut partai politik peserta Pemilu 2019 yang dihadiri ketua umum parpol peserta pemilu.

&quot;Biarkan rakyat memilih dengan baik. Banyak persoalan. Kita tidak boleh SARA. Ini demi kesejahteraan rakyat Indonesia secara menyeluruh,&quot; ungkapnya di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, (18/02/2018).
BACA: Ini Nomor Urut Parpol Perserta Pemilu 2019
BACA: Perindo Dapat Nomor 9 di Pemilu 2019
Pada kesempatan itu, Megawati mengenang masa-masa Pemilu yang telah dilakukan sejak tahun 1955. &quot;Saya mengingatkan kita sudah lakukan Pemilu dari tahun 1955. Waktu itu KPU bernama Panitia Pemilihan Indonesia (PPI). Waktu itu pesertanyan ada 172 parpol,&quot; kenang Megawati.

Saat itu katanya, sudah ada PDI Perjuangan, Golkar dan PPP. &quot;PKB belum ada,&quot; kata dia yang disambut tawa.

PDIP mendapatkan nomor urut tiga untuk Pemilu 2019.
</description><content:encoded>

JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, menyatakan para peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 tidak boleh bermain isu suku, agama, ras dan antargolongan.
Pernyataan Presiden RI ke-5 itu disampaikan dalam acara penetapan nomor urut partai politik peserta Pemilu 2019 yang dihadiri ketua umum parpol peserta pemilu.

&quot;Biarkan rakyat memilih dengan baik. Banyak persoalan. Kita tidak boleh SARA. Ini demi kesejahteraan rakyat Indonesia secara menyeluruh,&quot; ungkapnya di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, (18/02/2018).
BACA: Ini Nomor Urut Parpol Perserta Pemilu 2019
BACA: Perindo Dapat Nomor 9 di Pemilu 2019
Pada kesempatan itu, Megawati mengenang masa-masa Pemilu yang telah dilakukan sejak tahun 1955. &quot;Saya mengingatkan kita sudah lakukan Pemilu dari tahun 1955. Waktu itu KPU bernama Panitia Pemilihan Indonesia (PPI). Waktu itu pesertanyan ada 172 parpol,&quot; kenang Megawati.

Saat itu katanya, sudah ada PDI Perjuangan, Golkar dan PPP. &quot;PKB belum ada,&quot; kata dia yang disambut tawa.

PDIP mendapatkan nomor urut tiga untuk Pemilu 2019.
</content:encoded></item></channel></rss>
