<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Panglima TNI Sebut Ada 3 Ancaman yang Dihadapi Indonesia</title><description>Marsekal Hadi Tjahjanto menekankan tiga ancaman yang akan  dihadapi dunia dan Indonesia di era digitalisasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/24/512/1864109/panglima-tni-sebut-ada-3-ancaman-yang-dihadapi-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/02/24/512/1864109/panglima-tni-sebut-ada-3-ancaman-yang-dihadapi-indonesia"/><item><title>Panglima TNI Sebut Ada 3 Ancaman yang Dihadapi Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/24/512/1864109/panglima-tni-sebut-ada-3-ancaman-yang-dihadapi-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/02/24/512/1864109/panglima-tni-sebut-ada-3-ancaman-yang-dihadapi-indonesia</guid><pubDate>Sabtu 24 Februari 2018 09:35 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/24/512/1864109/panglima-tni-sebut-ada-3-ancaman-yang-dihadapi-indonesia-cS6rJoL3fl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Panglima TNI, Marsekal Hadi (foto: Avirista/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/24/512/1864109/panglima-tni-sebut-ada-3-ancaman-yang-dihadapi-indonesia-cS6rJoL3fl.jpg</image><title>Panglima TNI, Marsekal Hadi (foto: Avirista/Okezone)</title></images><description>
&amp;nbsp;
MALANG - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menekankan tiga ancaman yang akan dihadapi dunia dan Indonesia di era digitalisasi, dan globalisasi di dunia saat ini. Hal ini ia sampaikan saat bersilahturahmi dengan tokoh masyarakat di Kota Malang pada Jumat malam (23/2) di Auditorium Sabilillah, Kota Malang.

Menurutnya, ancaman pertama bagi Indonesia yakni cyber crime atau kejahatan dunia maya yang merajalela.

&quot;Permasalahan kecil saja dipelintir dimasukkan ke sosial media dan menjadi persoalan karena dimanfaatkan segelintir orang untuk hal yang tak baik,&quot; ujar Marsekal Hadi Tjahjanto.

Ancaman kedua yakni biologis trap, dimana ia melihat wabah penyakit yang terjadi di Indonesia seperti Difteri dan Campak bisa jadi merupakan virus yang sengaja diciptakan dan disebarkan oleh manusia.

&quot;Meski itu proses alami. Tapi kita harus berpikir juga virus itu bisa diciptakan dan dikembangkan supaya membuat orang sakit dan meninggal dunia,&quot; ungkapnya.

Mantan KSAU ini menyampaikan ancaman ketiga yang nyata dihadapi Indonesia yakni kesenjangan. Kemajuan teknologi membuat setiap pihak berlomba untuk menguasai masing - masing teknologi.

Menurutnya, siapa pun yang menguasai teknologi dia akan mampu berbuat apapun termasuk menghasilkan energi terbarukan yang melimpah. Negara yang tak mampu menguasai teknologi akan menjadi negara miskin.

&quot;Di sana terjadilah kesenjangan, ketimpangan yang akan menimbulkan kapitalisasi, serta munculnya radikalisasi,&quot; tuturnya.

Ia menambahkan, ketiga ancaman tersebut dapat ditangkal bila generasi penerus menghasilkan insan - insan muda cerdas yang menjadi pusat peradaban keilmuan.

Terlebih Indonesia sudah mencanangkan tahun 2045 menjadi generasi emas, maka menyiapkan generasi muda dengan ilmu pengetahuan dan teknologi serta penguasaan agama menjadi mutlak dilakukan.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;
MALANG - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menekankan tiga ancaman yang akan dihadapi dunia dan Indonesia di era digitalisasi, dan globalisasi di dunia saat ini. Hal ini ia sampaikan saat bersilahturahmi dengan tokoh masyarakat di Kota Malang pada Jumat malam (23/2) di Auditorium Sabilillah, Kota Malang.

Menurutnya, ancaman pertama bagi Indonesia yakni cyber crime atau kejahatan dunia maya yang merajalela.

&quot;Permasalahan kecil saja dipelintir dimasukkan ke sosial media dan menjadi persoalan karena dimanfaatkan segelintir orang untuk hal yang tak baik,&quot; ujar Marsekal Hadi Tjahjanto.

Ancaman kedua yakni biologis trap, dimana ia melihat wabah penyakit yang terjadi di Indonesia seperti Difteri dan Campak bisa jadi merupakan virus yang sengaja diciptakan dan disebarkan oleh manusia.

&quot;Meski itu proses alami. Tapi kita harus berpikir juga virus itu bisa diciptakan dan dikembangkan supaya membuat orang sakit dan meninggal dunia,&quot; ungkapnya.

Mantan KSAU ini menyampaikan ancaman ketiga yang nyata dihadapi Indonesia yakni kesenjangan. Kemajuan teknologi membuat setiap pihak berlomba untuk menguasai masing - masing teknologi.

Menurutnya, siapa pun yang menguasai teknologi dia akan mampu berbuat apapun termasuk menghasilkan energi terbarukan yang melimpah. Negara yang tak mampu menguasai teknologi akan menjadi negara miskin.

&quot;Di sana terjadilah kesenjangan, ketimpangan yang akan menimbulkan kapitalisasi, serta munculnya radikalisasi,&quot; tuturnya.

Ia menambahkan, ketiga ancaman tersebut dapat ditangkal bila generasi penerus menghasilkan insan - insan muda cerdas yang menjadi pusat peradaban keilmuan.

Terlebih Indonesia sudah mencanangkan tahun 2045 menjadi generasi emas, maka menyiapkan generasi muda dengan ilmu pengetahuan dan teknologi serta penguasaan agama menjadi mutlak dilakukan.</content:encoded></item></channel></rss>
