<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MNC Peduli Sumbang Buku Pelajaran untuk Kampung Konservasi Rimbun di Tangsel</title><description>Bantuan berupa buku pelajaran bahasa inggris serta buku cerita anak itu ditujukan kepada sekira 50-an siswa kurang mampu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/25/338/1864529/mnc-peduli-sumbang-buku-pelajaran-untuk-kampung-konservasi-rimbun-di-tangsel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/02/25/338/1864529/mnc-peduli-sumbang-buku-pelajaran-untuk-kampung-konservasi-rimbun-di-tangsel"/><item><title>MNC Peduli Sumbang Buku Pelajaran untuk Kampung Konservasi Rimbun di Tangsel</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/02/25/338/1864529/mnc-peduli-sumbang-buku-pelajaran-untuk-kampung-konservasi-rimbun-di-tangsel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/02/25/338/1864529/mnc-peduli-sumbang-buku-pelajaran-untuk-kampung-konservasi-rimbun-di-tangsel</guid><pubDate>Minggu 25 Februari 2018 17:47 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/25/338/1864529/mnc-peduli-sumbang-buku-pelajaran-untuk-kampung-konservasi-rimbun-di-tangsel-OFqq9xoZsd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">MNC Peduli salurkan buku di Tangerang Selatan. Foto Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/25/338/1864529/mnc-peduli-sumbang-buku-pelajaran-untuk-kampung-konservasi-rimbun-di-tangsel-OFqq9xoZsd.jpg</image><title>MNC Peduli salurkan buku di Tangerang Selatan. Foto Okezone</title></images><description>

TANGERANG SELATAN - MNC Peduli menyalurkan buku pelajaran kepada taman baca English Village Kampung Konservasi Rimbun di Jalan H Jamat, Buaran, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).

Bantuan berupa buku pelajaran bahasa inggris serta buku cerita anak itu ditujukan kepada sekira 50-an siswa kurang mampu.

Kawasan English Village sudah dibangun sejak Agustus 2017 lalu oleh Gusri Effendi. Saat ini kapasitasnya sudah menampung lebih dari 50 siswa, dengan lima tenaga pengajar aktif yang datang setiap minggu untuk memberikan pemaparan bahasa inggris.

Sistem pengajaran bahasa inggris yang dilakukan saat ini adalah belajar sambil bermain. Pada sesi pertama, para murid akan diajarkan teori bahasa Inggris secara bersama, lalu dilanjutkan pada sesi kedua dimana para murid akan dibagi menjadi dua kelompok umur untuk bermain menggunakan bahasa inggris.

Head of CSR MNC Group, Tengku Havid Ridwansyah mengatakan, penyaluran buku bahasa Inggris dan buku bacaan anak merupakan kegiatan rutin MNC Peduli sebagai bentuk konsistensi terhadap pendidikan anak.

&quot;MNC Peduli sangat mengapresiasi kegiatan di English Village dan berharap agar kerjasama yang baik ini dapat berlanjut di kegiatan lainnya,&quot; terangnya di lokasi penyerahan bantuan buku, Minggu (25/2/2018).

Kepedulian atas mutu peningkatan pendidikan bahasa Inggris itu bukan tanpa alasan, karena berdasar peringkat kecakapan bahasa Inggris masyarakat Indonesia tahun 2017 turun dari peringkat 32 menjadi peringkat 39.

&quot;Kami berharap dengan penyaluran ini dapat berkontribusi untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris anak Indonesia, untuk mempersiapkan mereka nantinya dalam persaingan global,&quot; imbuhnya.

Sementara, CO-Founder English Village Kampung Konservasi Rimbun, Faisal Al Fansury menjelaskan asal mula didirikannya English Village di Kampung Konservasi Rimbun. Keinginan kuat itu tertuang dalam gagasan bagaimana menciptakan pendidikan nonformal yang dapat membantu anak-anak yang tak mampu.

&quot;Sebagaimana kata &amp;lsquo;Rimbun&amp;rsquo; sendiri diambil dari kepanjangan, Rakyat Indonesia Membangun. Artinya kita ingin berbuat sesuatu dulu agar anak-anak di sini mau belajar, bisa nyaman belajar bahasa Inggris sambil praktik bermain,&quot; ungkap Faisal.

Ditambahkan Faisal, bermain dengan menggunakan dialog berbahasa Inggris sangat efektif bagi para murid, terutama yang masih dijenjang Sekolah Dasar. Karena di umur mereka, daya serap dan daya ingat dalam belajar bahasa lebih mudah diterima.

&quot;Jadwal kegiatannya tiap hari Minggu, dimulai pukul 15.00 hingga 18.00 WIB. Sementara ini baru 51 anak didik yang kita tampung menjadi member, mungkin berikutnya akan makin bertambah seiring dengan kesiapan kuta disini,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>

TANGERANG SELATAN - MNC Peduli menyalurkan buku pelajaran kepada taman baca English Village Kampung Konservasi Rimbun di Jalan H Jamat, Buaran, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).

Bantuan berupa buku pelajaran bahasa inggris serta buku cerita anak itu ditujukan kepada sekira 50-an siswa kurang mampu.

Kawasan English Village sudah dibangun sejak Agustus 2017 lalu oleh Gusri Effendi. Saat ini kapasitasnya sudah menampung lebih dari 50 siswa, dengan lima tenaga pengajar aktif yang datang setiap minggu untuk memberikan pemaparan bahasa inggris.

Sistem pengajaran bahasa inggris yang dilakukan saat ini adalah belajar sambil bermain. Pada sesi pertama, para murid akan diajarkan teori bahasa Inggris secara bersama, lalu dilanjutkan pada sesi kedua dimana para murid akan dibagi menjadi dua kelompok umur untuk bermain menggunakan bahasa inggris.

Head of CSR MNC Group, Tengku Havid Ridwansyah mengatakan, penyaluran buku bahasa Inggris dan buku bacaan anak merupakan kegiatan rutin MNC Peduli sebagai bentuk konsistensi terhadap pendidikan anak.

&quot;MNC Peduli sangat mengapresiasi kegiatan di English Village dan berharap agar kerjasama yang baik ini dapat berlanjut di kegiatan lainnya,&quot; terangnya di lokasi penyerahan bantuan buku, Minggu (25/2/2018).

Kepedulian atas mutu peningkatan pendidikan bahasa Inggris itu bukan tanpa alasan, karena berdasar peringkat kecakapan bahasa Inggris masyarakat Indonesia tahun 2017 turun dari peringkat 32 menjadi peringkat 39.

&quot;Kami berharap dengan penyaluran ini dapat berkontribusi untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris anak Indonesia, untuk mempersiapkan mereka nantinya dalam persaingan global,&quot; imbuhnya.

Sementara, CO-Founder English Village Kampung Konservasi Rimbun, Faisal Al Fansury menjelaskan asal mula didirikannya English Village di Kampung Konservasi Rimbun. Keinginan kuat itu tertuang dalam gagasan bagaimana menciptakan pendidikan nonformal yang dapat membantu anak-anak yang tak mampu.

&quot;Sebagaimana kata &amp;lsquo;Rimbun&amp;rsquo; sendiri diambil dari kepanjangan, Rakyat Indonesia Membangun. Artinya kita ingin berbuat sesuatu dulu agar anak-anak di sini mau belajar, bisa nyaman belajar bahasa Inggris sambil praktik bermain,&quot; ungkap Faisal.

Ditambahkan Faisal, bermain dengan menggunakan dialog berbahasa Inggris sangat efektif bagi para murid, terutama yang masih dijenjang Sekolah Dasar. Karena di umur mereka, daya serap dan daya ingat dalam belajar bahasa lebih mudah diterima.

&quot;Jadwal kegiatannya tiap hari Minggu, dimulai pukul 15.00 hingga 18.00 WIB. Sementara ini baru 51 anak didik yang kita tampung menjadi member, mungkin berikutnya akan makin bertambah seiring dengan kesiapan kuta disini,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
