<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Generasi Milenial Butuh Pemimpin yang Responsif</title><description>Menurut Wanda, generasi milenial juga dinilai sangat menyukai transparansi dan terlibat dalam suatu program politik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/03/01/337/1866691/generasi-milenial-butuh-pemimpin-yang-responsif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/03/01/337/1866691/generasi-milenial-butuh-pemimpin-yang-responsif"/><item><title>Generasi Milenial Butuh Pemimpin yang Responsif</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/03/01/337/1866691/generasi-milenial-butuh-pemimpin-yang-responsif</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/03/01/337/1866691/generasi-milenial-butuh-pemimpin-yang-responsif</guid><pubDate>Kamis 01 Maret 2018 19:45 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/01/337/1866691/generasi-milenial-butuh-pemimpin-yang-responsif-MiwQKY98j0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Garnita Malahayati Nasdem DKI Wanda Hamidah (Foto: Fahreza  Rizky)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/01/337/1866691/generasi-milenial-butuh-pemimpin-yang-responsif-MiwQKY98j0.jpg</image><title>Ketua Garnita Malahayati Nasdem DKI Wanda Hamidah (Foto: Fahreza  Rizky)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Garnita Malahayati Partai Nasdem DKI Jakarta, Wanda Hamidah mengatakan, generasi milenial pada umumnya memiliki ketertarikan terhadap isu-isu ke-Indonesia-an dan dunia. Kendati mereka terkesan acuh terhadap politik.

&quot;Mereka berpikir bagaimana mencari uang yang cepat, mereka concern terhadap pekerjaan,&quot; katanya dalam acara diskusi Vox Point Indonesia, Jakarta, Kamis (28/1/2018).

Wanda menuturkan, generasi milenial juga cenderung lebih menyukai sosok atau figur dari seseorang yang terjun di dunia politik ketimbang partai politik itu sendiri. (Baca Juga: Peneliti CSIS: 81% Generasi Milenial Kenal Partai Perindo)
Selain itu, generasi milenial juga dinilai sangat menyukai transparansi dan terlibat dalam suatu program politik.

&quot;Milenial suka transparansi, diajak ikut terlibat dalam suatu diskusi maupun program. Saya yakin milenial itu suka pemimpin yang responsif dan merespons kegelisahan kaum muda,&quot; pungkas dia.

Selain Wanda, turut hadir menjadi narasumber dalam acara ini, di antaranya Peneliti CSIS Arya Fernandez &amp;lrm;dan Sekjen Vox Point Indonesia Lydia Natalia Sartono.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMi8yMi8yMi8xMDkzOTkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Garnita Malahayati Partai Nasdem DKI Jakarta, Wanda Hamidah mengatakan, generasi milenial pada umumnya memiliki ketertarikan terhadap isu-isu ke-Indonesia-an dan dunia. Kendati mereka terkesan acuh terhadap politik.

&quot;Mereka berpikir bagaimana mencari uang yang cepat, mereka concern terhadap pekerjaan,&quot; katanya dalam acara diskusi Vox Point Indonesia, Jakarta, Kamis (28/1/2018).

Wanda menuturkan, generasi milenial juga cenderung lebih menyukai sosok atau figur dari seseorang yang terjun di dunia politik ketimbang partai politik itu sendiri. (Baca Juga: Peneliti CSIS: 81% Generasi Milenial Kenal Partai Perindo)
Selain itu, generasi milenial juga dinilai sangat menyukai transparansi dan terlibat dalam suatu program politik.

&quot;Milenial suka transparansi, diajak ikut terlibat dalam suatu diskusi maupun program. Saya yakin milenial itu suka pemimpin yang responsif dan merespons kegelisahan kaum muda,&quot; pungkas dia.

Selain Wanda, turut hadir menjadi narasumber dalam acara ini, di antaranya Peneliti CSIS Arya Fernandez &amp;lrm;dan Sekjen Vox Point Indonesia Lydia Natalia Sartono.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMi8yMi8yMi8xMDkzOTkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
