<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Pengakuan Anggota Muslim Cyber Army Sebar Info Hoax </title><description>Subdit V Cyber Ditreskrimsus Polda Jatim telah menangkap enam pelaku penyebar ujaran kebencian dan informasi hoax.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/03/02/525/1867097/ini-pengakuan-anggota-muslim-cyber-army-sebar-info-hoax</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/03/02/525/1867097/ini-pengakuan-anggota-muslim-cyber-army-sebar-info-hoax"/><item><title>Ini Pengakuan Anggota Muslim Cyber Army Sebar Info Hoax </title><link>https://news.okezone.com/read/2018/03/02/525/1867097/ini-pengakuan-anggota-muslim-cyber-army-sebar-info-hoax</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/03/02/525/1867097/ini-pengakuan-anggota-muslim-cyber-army-sebar-info-hoax</guid><pubDate>Jum'at 02 Maret 2018 16:28 WIB</pubDate><dc:creator>Syaiful Islam</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/02/525/1867097/ini-pengakuan-anggota-muslim-cyber-army-sebar-info-hoax-T7102Th428.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dua anggota MCA di Polda Jatim (foto: Syaiful/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/02/525/1867097/ini-pengakuan-anggota-muslim-cyber-army-sebar-info-hoax-T7102Th428.jpg</image><title>Dua anggota MCA di Polda Jatim (foto: Syaiful/Okezone)</title></images><description>
SURABAYA - Subdit V Cyber Ditreskrimsus Polda Jatim telah menangkap enam pelaku penyebar ujaran kebencian dan informasi hoax lewat media sosial facebook. Dua diantara pelaku merupakan anggota dari Muslim Cyber Army (MCA).

Kedua tersangka yang merupakan anggota MCA masing-masing berinisial MFA (35) warga Jalan Bulak, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya dan ER warga Desa Kureksari, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Salah satu tersangka, MFA mengaku dirinya nekat menyebarkan ujaran kebencian dan informasi hoax semata-mata karena kecintaan terhadap ulama. Tetapi tidak mengkroscek sumber berita yang diposting di akun facebook milikya.

&quot;Saya kan cinta sama ulama. Ya itu tadi, saya tidak melihat sumber berita yang sebarkan itu gak saya kroscek,&quot; ungkap MFA di Polda Jatim, Jumat (2/3/2018).
&amp;nbsp;(Baca juga: Unggah Kabar Hoax, 2 Anggota Kelompok Muslim Cyber Army Ditangkap)
(Baca juga: Polisi Selidiki Kemungkinan Konspirasi di Balik Kelompok Muslim Cyber Army)
Menurut MFA, dirinya melakukan hal tersebut tidak mendapat keuntungan secara materi. Melainkan ia menyebarkan informasi hoax itu bertujuan supaya negara ini tidak kacau balau. Sebab dirinya cinta pada ulama dan bangsa ini.

&quot;Karena saya pribadi, warga negara yang cinta dengan negara, saya cinta dengan ulama. Saya hanya tidak ingin negara kacau balau. Cuma masalahnya isu-isu yang saya sebarkan enggak saya cari sumbernya dari mana, kesalahan saya disitu,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>
SURABAYA - Subdit V Cyber Ditreskrimsus Polda Jatim telah menangkap enam pelaku penyebar ujaran kebencian dan informasi hoax lewat media sosial facebook. Dua diantara pelaku merupakan anggota dari Muslim Cyber Army (MCA).

Kedua tersangka yang merupakan anggota MCA masing-masing berinisial MFA (35) warga Jalan Bulak, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya dan ER warga Desa Kureksari, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Salah satu tersangka, MFA mengaku dirinya nekat menyebarkan ujaran kebencian dan informasi hoax semata-mata karena kecintaan terhadap ulama. Tetapi tidak mengkroscek sumber berita yang diposting di akun facebook milikya.

&quot;Saya kan cinta sama ulama. Ya itu tadi, saya tidak melihat sumber berita yang sebarkan itu gak saya kroscek,&quot; ungkap MFA di Polda Jatim, Jumat (2/3/2018).
&amp;nbsp;(Baca juga: Unggah Kabar Hoax, 2 Anggota Kelompok Muslim Cyber Army Ditangkap)
(Baca juga: Polisi Selidiki Kemungkinan Konspirasi di Balik Kelompok Muslim Cyber Army)
Menurut MFA, dirinya melakukan hal tersebut tidak mendapat keuntungan secara materi. Melainkan ia menyebarkan informasi hoax itu bertujuan supaya negara ini tidak kacau balau. Sebab dirinya cinta pada ulama dan bangsa ini.

&quot;Karena saya pribadi, warga negara yang cinta dengan negara, saya cinta dengan ulama. Saya hanya tidak ingin negara kacau balau. Cuma masalahnya isu-isu yang saya sebarkan enggak saya cari sumbernya dari mana, kesalahan saya disitu,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
