<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Tahun Politik, Kapolda Jambi Ajak Tokoh Lintas Agama Cegah Konflik SARA</title><description>Kapolda Jambi ajak pemuka agama untuk memerangi konflik dan isu sara yang bisa terjadi di tahun politik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/03/06/340/1868657/jelang-tahun-politik-kapolda-jambi-ajak-tokoh-lintas-agama-cegah-konflik-sara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/03/06/340/1868657/jelang-tahun-politik-kapolda-jambi-ajak-tokoh-lintas-agama-cegah-konflik-sara"/><item><title>Jelang Tahun Politik, Kapolda Jambi Ajak Tokoh Lintas Agama Cegah Konflik SARA</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/03/06/340/1868657/jelang-tahun-politik-kapolda-jambi-ajak-tokoh-lintas-agama-cegah-konflik-sara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/03/06/340/1868657/jelang-tahun-politik-kapolda-jambi-ajak-tokoh-lintas-agama-cegah-konflik-sara</guid><pubDate>Selasa 06 Maret 2018 16:19 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/06/340/1868657/jelang-tahun-politik-kapolda-jambi-ajak-tokoh-lintas-agama-cegah-konflik-sara-FuCo9pCzYg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi kampanye isu SARA (Foto: Okezone) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/06/340/1868657/jelang-tahun-politik-kapolda-jambi-ajak-tokoh-lintas-agama-cegah-konflik-sara-FuCo9pCzYg.jpg</image><title>Ilustrasi kampanye isu SARA (Foto: Okezone) </title></images><description>
JAMBI - Kapolda Jambi Brigjen Pol Muchlis menilai dalam menghadapi tahun politik selalu ada potensi kerawanan sosial termasuk sara.
Kapolda tidak menginginkan keberagaman suku budaya agama yang sudah terbangun baik, terpecah belah oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.
&quot;Pasalnya, tujuan semua itu hanya satu, yakni kedamaian. Karena itu, saya mengajak semua masyarakat, tokoh agama, tokoh lintas agama dan tokoh pemuda menjaga stabilitas keamanan di Jambi,&quot; tukas Muchlis saat memberi materi pencegahan konflik bagi unsur pemuda lintas agama di Provinsi Jambi di salah satu hotel di kawasan Broni, Kota Jambi, Selasa (6/3/2018).
Dalam pandangannya, salah satu penyebab konflik sosial karena tingkat religius yang saat ini semakin menipis. &quot;Tingkat pendidikan bisa menjadi sumber konflik. Kalau dulu guru ngaji tidak dibayar lillahitaalla, sekarang manggil guru privat harus bayar,&quot; ujarnya.
Disamping itu, lanjutnya, yang paling rawan konflik, yakni potensi interen antar umat beragama, antar suku dan etnis serta konflik sumber daya alam. &quot;Kalau rusuh konflik sosial, yang rugi kita semua,&quot; imbuh Kapolda.
Diantara strategi pencegahan konflik sosial, Muchlis mengajak para tokoh agama di Jambi agar berdakwah dengan baik tanpa provokasi.
Kapolda juga berpesan kepada tokoh agama masing-masing agar para jamaahnya jangan dibawa ke politik. &quot;Ajaklah kebaikan-kebaikan,&quot; tegas Muchlis.
</description><content:encoded>
JAMBI - Kapolda Jambi Brigjen Pol Muchlis menilai dalam menghadapi tahun politik selalu ada potensi kerawanan sosial termasuk sara.
Kapolda tidak menginginkan keberagaman suku budaya agama yang sudah terbangun baik, terpecah belah oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.
&quot;Pasalnya, tujuan semua itu hanya satu, yakni kedamaian. Karena itu, saya mengajak semua masyarakat, tokoh agama, tokoh lintas agama dan tokoh pemuda menjaga stabilitas keamanan di Jambi,&quot; tukas Muchlis saat memberi materi pencegahan konflik bagi unsur pemuda lintas agama di Provinsi Jambi di salah satu hotel di kawasan Broni, Kota Jambi, Selasa (6/3/2018).
Dalam pandangannya, salah satu penyebab konflik sosial karena tingkat religius yang saat ini semakin menipis. &quot;Tingkat pendidikan bisa menjadi sumber konflik. Kalau dulu guru ngaji tidak dibayar lillahitaalla, sekarang manggil guru privat harus bayar,&quot; ujarnya.
Disamping itu, lanjutnya, yang paling rawan konflik, yakni potensi interen antar umat beragama, antar suku dan etnis serta konflik sumber daya alam. &quot;Kalau rusuh konflik sosial, yang rugi kita semua,&quot; imbuh Kapolda.
Diantara strategi pencegahan konflik sosial, Muchlis mengajak para tokoh agama di Jambi agar berdakwah dengan baik tanpa provokasi.
Kapolda juga berpesan kepada tokoh agama masing-masing agar para jamaahnya jangan dibawa ke politik. &quot;Ajaklah kebaikan-kebaikan,&quot; tegas Muchlis.
</content:encoded></item></channel></rss>
