<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tenggelam di Sungai, TNI Selidiki Penggunaan Tank untuk Kegiatan Anak TK</title><description>TNI akan menyelidiki prosedur penggunaan tank untuk kegiatan anak TK.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/03/11/512/1870922/tenggelam-di-sungai-tni-selidiki-penggunaan-tank-untuk-kegiatan-anak-tk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/03/11/512/1870922/tenggelam-di-sungai-tni-selidiki-penggunaan-tank-untuk-kegiatan-anak-tk"/><item><title>Tenggelam di Sungai, TNI Selidiki Penggunaan Tank untuk Kegiatan Anak TK</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/03/11/512/1870922/tenggelam-di-sungai-tni-selidiki-penggunaan-tank-untuk-kegiatan-anak-tk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/03/11/512/1870922/tenggelam-di-sungai-tni-selidiki-penggunaan-tank-untuk-kegiatan-anak-tk</guid><pubDate>Minggu 11 Maret 2018 06:25 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/11/512/1870922/tenggelam-di-sungai-tni-selidiki-penggunaan-tank-untuk-kegiatan-anak-tk-NaI8PPZ25L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Istimewa.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/11/512/1870922/tenggelam-di-sungai-tni-selidiki-penggunaan-tank-untuk-kegiatan-anak-tk-NaI8PPZ25L.jpg</image><title>Foto: Istimewa.</title></images><description>PURWOREJO - Kegiatan outbound siswa Paud dan TK menggunakan kendaraan lapis baja atau tank milik TNI AD di Sungai Bogowonto Purworejo, berujung duka. Dua orang tewas akibat tank terperosok hingga tenggelam ke dasar sungai.
Peristiwa itu bermula saat 16 pelajar Paud Ananda yang didampingi seorang guru naik kendaraan tempur milik Yonif Mekanis Raider 412/6/2 Kostrad. Tank yang diawaki oleh lima anggota TNI itu kemudian menuju Sungai Bogowonto. Tak disangka, mendadak tank amblas dan tenggelam.
&quot;Yang bertanggung jawab siapa, nanti menunggu hasil penyelidikan apakah komandan batalyon atau siapa. Karena ini terjadi di batalyon seharusnya ada prosedur-prosedur yang perlu dilaporkan untuk mendapatkan persetujuan,&quot; kata Kadispenad Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh, Sabtu 10 Maret 2018.
(Baca juga: Kronologi Tank TNI Bawa Anak TK Tenggelam di Sungai Bogowonto)
Pihaknya juga akan mendalami kegiatan outbound sudah berlangsung lama atau baru kali ini digelar. Selain itu, standar pengamanan bakal menjadi prioritas penyelidikan. Apalagi, outbound itu melibatkan puluhan anak-anak dengan melewati rute aliran sungai yang relatif berbahaya.

(Lokasi kejadian)
&quot;Kemudian kita memberikan penekanan pada pengamanan-pengamanan yang dilakukan. Setiap kegiatan itu kan harus ada rencana pengamanannya. Apakah itu sudah dikakukan sesuai prosedur atau tidak, nanti kita selidiki,&quot; tuturnya.
(Baca juga: Tank TNI Tenggelam di Bogowonto Purworejo, Kostrad Akui Bertanggung Jawab)
Sebelumnya diberitakan, kecelakaan tank di sungai berada di belakang   Markas Yonif Mekanis Raider 412/6/2 Kostrad itu mengakibatkan dua orang   meninggal. Peristiwa nahas itu bermula dari kegiatan outbound anak-anak TK dan Paud yang salah satu kegiatannya yaitu berkeliling asrama menggunakan Ranpur.
Kronologi kejadian berawal saat puluhan anak-anak itu diajak ke   garasi  untuk dikenalkan dengan kendaraan lapis baja tersebut.   Selanjutnya  dengan menaiki tiga tank, mereka menuju Sungai Bogowonto.   Setiap tank  dinaiki sekira 20 penumpang.
Tank pertama dan ketiga berhasil berjalan mulus. Nahas, tank   kedua yang  diawaki lima anggota TNI dan 17 penumpang terdiri 16 siswa   serta satu  guru, tergelincir hingga tenggelam.</description><content:encoded>PURWOREJO - Kegiatan outbound siswa Paud dan TK menggunakan kendaraan lapis baja atau tank milik TNI AD di Sungai Bogowonto Purworejo, berujung duka. Dua orang tewas akibat tank terperosok hingga tenggelam ke dasar sungai.
Peristiwa itu bermula saat 16 pelajar Paud Ananda yang didampingi seorang guru naik kendaraan tempur milik Yonif Mekanis Raider 412/6/2 Kostrad. Tank yang diawaki oleh lima anggota TNI itu kemudian menuju Sungai Bogowonto. Tak disangka, mendadak tank amblas dan tenggelam.
&quot;Yang bertanggung jawab siapa, nanti menunggu hasil penyelidikan apakah komandan batalyon atau siapa. Karena ini terjadi di batalyon seharusnya ada prosedur-prosedur yang perlu dilaporkan untuk mendapatkan persetujuan,&quot; kata Kadispenad Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh, Sabtu 10 Maret 2018.
(Baca juga: Kronologi Tank TNI Bawa Anak TK Tenggelam di Sungai Bogowonto)
Pihaknya juga akan mendalami kegiatan outbound sudah berlangsung lama atau baru kali ini digelar. Selain itu, standar pengamanan bakal menjadi prioritas penyelidikan. Apalagi, outbound itu melibatkan puluhan anak-anak dengan melewati rute aliran sungai yang relatif berbahaya.

(Lokasi kejadian)
&quot;Kemudian kita memberikan penekanan pada pengamanan-pengamanan yang dilakukan. Setiap kegiatan itu kan harus ada rencana pengamanannya. Apakah itu sudah dikakukan sesuai prosedur atau tidak, nanti kita selidiki,&quot; tuturnya.
(Baca juga: Tank TNI Tenggelam di Bogowonto Purworejo, Kostrad Akui Bertanggung Jawab)
Sebelumnya diberitakan, kecelakaan tank di sungai berada di belakang   Markas Yonif Mekanis Raider 412/6/2 Kostrad itu mengakibatkan dua orang   meninggal. Peristiwa nahas itu bermula dari kegiatan outbound anak-anak TK dan Paud yang salah satu kegiatannya yaitu berkeliling asrama menggunakan Ranpur.
Kronologi kejadian berawal saat puluhan anak-anak itu diajak ke   garasi  untuk dikenalkan dengan kendaraan lapis baja tersebut.   Selanjutnya  dengan menaiki tiga tank, mereka menuju Sungai Bogowonto.   Setiap tank  dinaiki sekira 20 penumpang.
Tank pertama dan ketiga berhasil berjalan mulus. Nahas, tank   kedua yang  diawaki lima anggota TNI dan 17 penumpang terdiri 16 siswa   serta satu  guru, tergelincir hingga tenggelam.</content:encoded></item></channel></rss>
