<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  Soal Desakan Mundur dari Ketua MK, Ini Respons Arief Hidayat   </title><description>Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat enggan menanggapi adanya desakan mundur yang disuarakan dari sejumlah pihak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/03/13/337/1872049/soal-desakan-mundur-dari-ketua-mk-ini-respons-arief-hidayat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/03/13/337/1872049/soal-desakan-mundur-dari-ketua-mk-ini-respons-arief-hidayat"/><item><title>  Soal Desakan Mundur dari Ketua MK, Ini Respons Arief Hidayat   </title><link>https://news.okezone.com/read/2018/03/13/337/1872049/soal-desakan-mundur-dari-ketua-mk-ini-respons-arief-hidayat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/03/13/337/1872049/soal-desakan-mundur-dari-ketua-mk-ini-respons-arief-hidayat</guid><pubDate>Selasa 13 Maret 2018 14:47 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/13/337/1872049/soal-desakan-mundur-dari-ketua-mk-ini-respons-arief-hidayat-yOO2RUh8Qu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua MK, Arief saat di Istana Negara (foto: Fakhri/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/13/337/1872049/soal-desakan-mundur-dari-ketua-mk-ini-respons-arief-hidayat-yOO2RUh8Qu.jpg</image><title>Ketua MK, Arief saat di Istana Negara (foto: Fakhri/Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat enggan menanggapi adanya desakan mundur yang disuarakan dari sejumlah pihak terkait jabatannya sebagai Ketua MK, setelah mendapat sanksi etik oleh Dewan Etik MK.

&quot;Saya sudah katakan yang lalu-lalu, saya enggak akan komentar lagi,&quot; kata Arief di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Arief memilih bungkam dengan persoalan ini lantaran tak ingin membuat gaduh. Apalagi, MK juga berpotensi bakal banyak menghadapi sengketa Pilkada Serentak 2018.

&quot;Kalau saya juga komentar gaduh, enggak elok,&quot; ujar dia.

Ia menyerahkan nasibnya itu kepada Dewan Etik MK. Menurut dia, Dewan Etik MK yang berwenang memutuskan apakah harus mundur atau tidak dari jabatannya  sebagai Ketua MK.

&quot;Apakah saya harus mundur atau tidak tanya dewan etik,&quot; ucapnya.

Arief meminta semua pihak untuk tidak berpikir buruk kepada dirinya lantaran memilih bungkam dengan persoalan ini. Sebab, hal itu dilakukan demi kemajuan bangsa Indonesia.

&quot;Indonesia kalau selalu suuzon, gaduh enggak bisa maju. Ya mari kita melangkah ke depan dengan sebaik-baiknya,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat enggan menanggapi adanya desakan mundur yang disuarakan dari sejumlah pihak terkait jabatannya sebagai Ketua MK, setelah mendapat sanksi etik oleh Dewan Etik MK.

&quot;Saya sudah katakan yang lalu-lalu, saya enggak akan komentar lagi,&quot; kata Arief di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Arief memilih bungkam dengan persoalan ini lantaran tak ingin membuat gaduh. Apalagi, MK juga berpotensi bakal banyak menghadapi sengketa Pilkada Serentak 2018.

&quot;Kalau saya juga komentar gaduh, enggak elok,&quot; ujar dia.

Ia menyerahkan nasibnya itu kepada Dewan Etik MK. Menurut dia, Dewan Etik MK yang berwenang memutuskan apakah harus mundur atau tidak dari jabatannya  sebagai Ketua MK.

&quot;Apakah saya harus mundur atau tidak tanya dewan etik,&quot; ucapnya.

Arief meminta semua pihak untuk tidak berpikir buruk kepada dirinya lantaran memilih bungkam dengan persoalan ini. Sebab, hal itu dilakukan demi kemajuan bangsa Indonesia.

&quot;Indonesia kalau selalu suuzon, gaduh enggak bisa maju. Ya mari kita melangkah ke depan dengan sebaik-baiknya,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
