<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siswa SMK Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Nangka, Bikin Geger Warga</title><description>Mayat siswa SMK di Gowa ditemukan tergantung di pohon nangka. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian remaja itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/03/13/340/1872031/siswa-smk-ditemukan-tewas-tergantung-di-pohon-nangka-bikin-geger-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/03/13/340/1872031/siswa-smk-ditemukan-tewas-tergantung-di-pohon-nangka-bikin-geger-warga"/><item><title>Siswa SMK Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Nangka, Bikin Geger Warga</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/03/13/340/1872031/siswa-smk-ditemukan-tewas-tergantung-di-pohon-nangka-bikin-geger-warga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/03/13/340/1872031/siswa-smk-ditemukan-tewas-tergantung-di-pohon-nangka-bikin-geger-warga</guid><pubDate>Selasa 13 Maret 2018 14:25 WIB</pubDate><dc:creator>Prayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/13/340/1872031/siswa-smk-ditemukan-tewas-tergantung-di-pohon-nangka-bikin-geger-warga-3Af3ze5P3z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pohon nangka lokasi ditemukannya mayat siswa SMK di Pakatto, Gowa (Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/13/340/1872031/siswa-smk-ditemukan-tewas-tergantung-di-pohon-nangka-bikin-geger-warga-3Af3ze5P3z.jpg</image><title>Pohon nangka lokasi ditemukannya mayat siswa SMK di Pakatto, Gowa (Istimewa)</title></images><description>MAKASSAR &amp;ndash; Sesosok mayat remaja ditemukan tergantung di pohon nangka kawasan perkebunan Desa Pakatto, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Jasad itu diketahui bernama Asrul (16), siswa kelas 1 SMK Balangpapa, Gowa.

Jenazah Asrul ditemukan sekira pukul 08.30 WIB pagi tadi dan menggegerkan warga. Jasad remaja putra tersebut tergantung di pohon nangka dengan leher terlilit tali dan pakaiannya masih lengkap di badan.

Warga bersama polisi lalu membantu menurunkan mayat siswa SMK tersebut lalu mengevakuasinya. Belum diketahui penyebab kematian remaja itu, tapi ada dugaan bunuh diri.

Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga mengatakan, saat ditemukan kondisi mayat sudah membusuk. &amp;ldquo;Lidah terjulur, simpul tali hidup, terdapat sepasang sandal jepit di TKP (tempat kejadian perkara),&amp;rdquo; katanya, Selasa (31/3/2018).

Menurut Shinto, pihaknya masih menyelidiki apa penyebab kematian Asrul dan berencana mengautopsi jenazahnya. &quot;Kami harus mendalami fakta-fakta lanjutan, terutama mengautopsi korban sehingga dapat dipastikan secara ilmiah apa yang menjadi penyebab kematian korban,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMi8wMi8xLzEwODYwOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

</description><content:encoded>MAKASSAR &amp;ndash; Sesosok mayat remaja ditemukan tergantung di pohon nangka kawasan perkebunan Desa Pakatto, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Jasad itu diketahui bernama Asrul (16), siswa kelas 1 SMK Balangpapa, Gowa.

Jenazah Asrul ditemukan sekira pukul 08.30 WIB pagi tadi dan menggegerkan warga. Jasad remaja putra tersebut tergantung di pohon nangka dengan leher terlilit tali dan pakaiannya masih lengkap di badan.

Warga bersama polisi lalu membantu menurunkan mayat siswa SMK tersebut lalu mengevakuasinya. Belum diketahui penyebab kematian remaja itu, tapi ada dugaan bunuh diri.

Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga mengatakan, saat ditemukan kondisi mayat sudah membusuk. &amp;ldquo;Lidah terjulur, simpul tali hidup, terdapat sepasang sandal jepit di TKP (tempat kejadian perkara),&amp;rdquo; katanya, Selasa (31/3/2018).

Menurut Shinto, pihaknya masih menyelidiki apa penyebab kematian Asrul dan berencana mengautopsi jenazahnya. &quot;Kami harus mendalami fakta-fakta lanjutan, terutama mengautopsi korban sehingga dapat dipastikan secara ilmiah apa yang menjadi penyebab kematian korban,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMi8wMi8xLzEwODYwOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

</content:encoded></item></channel></rss>
