<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sandi Minta Dirut Dharma Jaya Tak Mundur</title><description>Sandi meminta Dirut Dharma Jaya membatalkan niatnya untuk mundur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/03/16/338/1873503/sandi-minta-dirut-dharma-jaya-tak-mundur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/03/16/338/1873503/sandi-minta-dirut-dharma-jaya-tak-mundur"/><item><title>Sandi Minta Dirut Dharma Jaya Tak Mundur</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/03/16/338/1873503/sandi-minta-dirut-dharma-jaya-tak-mundur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/03/16/338/1873503/sandi-minta-dirut-dharma-jaya-tak-mundur</guid><pubDate>Jum'at 16 Maret 2018 01:06 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/15/338/1873503/sandi-minta-dirut-dharma-jaya-tak-mundur-R3vMxqPeRc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (Foto: Fadel Prayoga/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/15/338/1873503/sandi-minta-dirut-dharma-jaya-tak-mundur-R3vMxqPeRc.jpg</image><title>Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (Foto: Fadel Prayoga/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Dirut Dharma Jaya Marina Ratna Dwi Kusumajati merasa sudah tak betah memegang jabatan di pucuk pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut. Ia merasa sulit berkoordinasi dengan jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno meminta dia membatalkan niatnya tersebut. Sandi mengatakan, Marina dapat mengendalikan harga pangan di saat Lebaran pada Juni mendatang, sehingga ia ingin Marina tidak mundur dari posisinya.

Sandi memprediksi, bila nanti posisinya diganti, belum tentu penggantinya bisa menstabilkan harga yang kini sudah stabil.

&quot;Dia curhat sama saya dan dia mau mengundurkan diri dan saya bilang, 'Janganlah ini kan mau masuk Lebaran biasanya Lebaran daging naik. Alangkah baiknya Bu Marina tunda dulu,'&quot; kata Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (15/3/2018).

Ia mengakui kalau persoalan administrasi menjadi dasar Marina meminta mundur. Namun, menurutnya, kinerja dia amat baik sehingga ia meminta agar memikirkan kembali niatnya tersebut.

&quot;Bu Marina ini salah satu CEO yang paling baik ya di BUMD dan mungkin dari sekian banyak BUMD yang srikandi yang perempuan kan cuma Bu Marina, kalau enggak salah,&quot; paparnya.

Lebih lanjut ia menyarankan, Marina bisa lebih berkomunikasi dengan baik. Sehingga, ke depannya tak ada lagi perbedaan pendapat antara SKPD dengan BUMD.

&quot;Jadi menurut saya, kalau beliau bisa lebih sabar hadapi dan mudah-mudahan bisa ngomong. Kan ini Pak Djadja (Kadis KPKP), Pak Michael (Kepala BPKD), teman-temannya Bu Marina sebelum saya jadi. Mestinya sih komunikasinya bisa lebih lancar ke depan,&quot; pungkasnya.

(Baca Juga: Dirut Dharma Jaya Minta Mundur ke Sandiaga karena Sulit Berkoordinasi)

Sebelumnya, Dirut Dharma Jaya, Marina Ratna Dwi Kusumajati, mengajukan permohonan diri kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno. Hal tersebut dilakukan karena ia merasa kesulitan melakukan kordinasi dengan perangkat satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

&quot;Kerja sama dengan SKPD tuh beda seperti Gubernur yang lama. Saya sih sangat mencintai Dharma Jaya, saya ingin Dharma Jaya baik, saya ingin juga anak-anak Dharma Jaya berubah,&quot; ujar Marina saat dihubungi, hari ini.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Dirut Dharma Jaya Marina Ratna Dwi Kusumajati merasa sudah tak betah memegang jabatan di pucuk pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut. Ia merasa sulit berkoordinasi dengan jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno meminta dia membatalkan niatnya tersebut. Sandi mengatakan, Marina dapat mengendalikan harga pangan di saat Lebaran pada Juni mendatang, sehingga ia ingin Marina tidak mundur dari posisinya.

Sandi memprediksi, bila nanti posisinya diganti, belum tentu penggantinya bisa menstabilkan harga yang kini sudah stabil.

&quot;Dia curhat sama saya dan dia mau mengundurkan diri dan saya bilang, 'Janganlah ini kan mau masuk Lebaran biasanya Lebaran daging naik. Alangkah baiknya Bu Marina tunda dulu,'&quot; kata Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (15/3/2018).

Ia mengakui kalau persoalan administrasi menjadi dasar Marina meminta mundur. Namun, menurutnya, kinerja dia amat baik sehingga ia meminta agar memikirkan kembali niatnya tersebut.

&quot;Bu Marina ini salah satu CEO yang paling baik ya di BUMD dan mungkin dari sekian banyak BUMD yang srikandi yang perempuan kan cuma Bu Marina, kalau enggak salah,&quot; paparnya.

Lebih lanjut ia menyarankan, Marina bisa lebih berkomunikasi dengan baik. Sehingga, ke depannya tak ada lagi perbedaan pendapat antara SKPD dengan BUMD.

&quot;Jadi menurut saya, kalau beliau bisa lebih sabar hadapi dan mudah-mudahan bisa ngomong. Kan ini Pak Djadja (Kadis KPKP), Pak Michael (Kepala BPKD), teman-temannya Bu Marina sebelum saya jadi. Mestinya sih komunikasinya bisa lebih lancar ke depan,&quot; pungkasnya.

(Baca Juga: Dirut Dharma Jaya Minta Mundur ke Sandiaga karena Sulit Berkoordinasi)

Sebelumnya, Dirut Dharma Jaya, Marina Ratna Dwi Kusumajati, mengajukan permohonan diri kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno. Hal tersebut dilakukan karena ia merasa kesulitan melakukan kordinasi dengan perangkat satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

&quot;Kerja sama dengan SKPD tuh beda seperti Gubernur yang lama. Saya sih sangat mencintai Dharma Jaya, saya ingin Dharma Jaya baik, saya ingin juga anak-anak Dharma Jaya berubah,&quot; ujar Marina saat dihubungi, hari ini.
</content:encoded></item></channel></rss>
