<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  Anies: Setiap Tahun Tanah di Jakarta Turun 7 Cm   </title><description>Pemakaian air tanah di Jakarta membuat tanah di Jakarta kian alami penurunan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/03/16/338/1873940/anies-setiap-tahun-tanah-di-jakarta-turun-7-cm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/03/16/338/1873940/anies-setiap-tahun-tanah-di-jakarta-turun-7-cm"/><item><title>  Anies: Setiap Tahun Tanah di Jakarta Turun 7 Cm   </title><link>https://news.okezone.com/read/2018/03/16/338/1873940/anies-setiap-tahun-tanah-di-jakarta-turun-7-cm</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/03/16/338/1873940/anies-setiap-tahun-tanah-di-jakarta-turun-7-cm</guid><pubDate>Jum'at 16 Maret 2018 19:30 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/16/338/1873940/anies-setiap-tahun-tanah-di-jakarta-turun-7-cm-cP1P3dS8bz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota (foto: Fadel/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/16/338/1873940/anies-setiap-tahun-tanah-di-jakarta-turun-7-cm-cP1P3dS8bz.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota (foto: Fadel/Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Pemakaian air tanah di Jakarta membuat tanah di Jakarta kian alami penurunan. Ternyata, setiap tahunnya tanah di Ibu Kota mengalami penurunan sebanyak 7 cm. Informasi itu berdasarkan data dari Pusat Hidrografi dan Oseanografi.

&quot;Kota Jakarta ini di dalam catatan dari Pusat hidrografi dan oceanografi disampaikan kemarin sore, bahwa tinggi permukaan tanah kita menurun 7 cm per tahun,&quot; kata Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan di Jakarta Pusat, Jumat (16/3/2018).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menambahkan, ada wilayah lebih parah mengalami penurunan, yaitu daerah Jakarta pesisir. Dimana di wilayah tersebut penurunannya mencapai 20 cm per tahun.

&quot;Dan di beberapa wilayah pesisir utara penurunannya sampai 20 cm per tahun. Dan mungkin ada varian-varian angka di tempat lain,&quot; imbuhnya.

Anies menilai turunnya tanah di Jakarta bukan hanya karena fenomena alam. Ia menyoroti rusaknya lingkungan di Jakarta khususnya air tanah juga karena ulah warga yang tinggal di Jakarta.

&quot;Ini tidak bisa kita anggap semata-mata sebagai fenomena alam. Ini adalah akibat dari perbuatan kita, semua warga manusia yang tinggal di ibu kota ini,&quot; ujarnya.

Anies menyebut bersama tim pengawas akan selalu merazia gedung-gedung yang ada di Ibu Kota. Sehingga, nanti seluruh gedung mempunyai sumur resapan dan instalasi pengelolaan limbah yang sesuai prosedur.

&quot;Jumlahnya ada 5 tim yang kemudian kalau dijumlah keseluruhan ada sekitar 50-an. 50 orang ini mewakili 10 juta penduduk di Jakarta yang mengharapkan airnya digunakan lebih baik,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>
JAKARTA - Pemakaian air tanah di Jakarta membuat tanah di Jakarta kian alami penurunan. Ternyata, setiap tahunnya tanah di Ibu Kota mengalami penurunan sebanyak 7 cm. Informasi itu berdasarkan data dari Pusat Hidrografi dan Oseanografi.

&quot;Kota Jakarta ini di dalam catatan dari Pusat hidrografi dan oceanografi disampaikan kemarin sore, bahwa tinggi permukaan tanah kita menurun 7 cm per tahun,&quot; kata Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan di Jakarta Pusat, Jumat (16/3/2018).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menambahkan, ada wilayah lebih parah mengalami penurunan, yaitu daerah Jakarta pesisir. Dimana di wilayah tersebut penurunannya mencapai 20 cm per tahun.

&quot;Dan di beberapa wilayah pesisir utara penurunannya sampai 20 cm per tahun. Dan mungkin ada varian-varian angka di tempat lain,&quot; imbuhnya.

Anies menilai turunnya tanah di Jakarta bukan hanya karena fenomena alam. Ia menyoroti rusaknya lingkungan di Jakarta khususnya air tanah juga karena ulah warga yang tinggal di Jakarta.

&quot;Ini tidak bisa kita anggap semata-mata sebagai fenomena alam. Ini adalah akibat dari perbuatan kita, semua warga manusia yang tinggal di ibu kota ini,&quot; ujarnya.

Anies menyebut bersama tim pengawas akan selalu merazia gedung-gedung yang ada di Ibu Kota. Sehingga, nanti seluruh gedung mempunyai sumur resapan dan instalasi pengelolaan limbah yang sesuai prosedur.

&quot;Jumlahnya ada 5 tim yang kemudian kalau dijumlah keseluruhan ada sekitar 50-an. 50 orang ini mewakili 10 juta penduduk di Jakarta yang mengharapkan airnya digunakan lebih baik,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
