<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Koster Akan Tingkatkan Kualitas Garam di Bali</title><description>Menurutnya, potensi penghasil garam di Bali ada tiga wilayah utama, yakni Buleleng, Jembrana, dan Karangasem.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/03/16/340/1873515/koster-akan-tingkatkan-kualitas-garam-di-bali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/03/16/340/1873515/koster-akan-tingkatkan-kualitas-garam-di-bali"/><item><title>Koster Akan Tingkatkan Kualitas Garam di Bali</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/03/16/340/1873515/koster-akan-tingkatkan-kualitas-garam-di-bali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/03/16/340/1873515/koster-akan-tingkatkan-kualitas-garam-di-bali</guid><pubDate>Jum'at 16 Maret 2018 04:07 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Hikmah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/16/340/1873515/koster-akan-tingkatkan-kualitas-garam-di-bali-liAYV0y6fp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/16/340/1873515/koster-akan-tingkatkan-kualitas-garam-di-bali-liAYV0y6fp.jpg</image><title>(Foto: Ist)</title></images><description>KARANGASEM - Puluhan  kelompok nelayan di Banjar Dinas Pengalon, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem menyatakan dukungan kepada calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace).

Ketua Kelompok Nelayan Banjar Dinas Pengalongan, Wayan Kuat Giarta mengatakan, di Desa Antiga Kelod ada 4.073 suara dan di Banjar Dinas Pengalongan ada 1.200 suara.

&amp;ldquo;Kami siap mendukung dan memilih Koster-Ace pada Pilgub Bali 27 Juni 2018 mendatang,&quot; terangnya di Karangasem, Kamis (15/3/2018).

Giarta mengatakan beberapa hal yang menjadi kendala petani garam selama ini. Salah satunya adalah mesin penarik air dan meja. Pihaknya percaya program Koster-Ace yang dituangkan dalam konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

&quot;Kami sudah tahu dalam program Bapak salah satunya ada yang memberi perhatian khusus dengan nelayan, dalam hal ini petani garam,&quot; terangnya.

Menanggapi hal itu Koster mengaku sudah tahu persoalan yang dihadapi nelayan. Dia mengatakan, untuk persoalan garam, salah satu hal yang akan diprioritaskan.

&quot;Kami hitung berapa kebutuhan dan berapa kita bisa memenuhi kebutuhan garam kita. Akan saya cek. Kami mau mengembangkan industri garam,&quot; katanya.

Menurutnya, potensi penghasil garam di Bali ada tiga wilayah utama, yakni Buleleng, Jembrana, dan Karangasem.

&quot;Tiga kabupaten ini penghasil garam. Di sini kan sudah ada koperasinya. Nanti, koperasi yang seluruhnya akan mengurusi garam ini mulai dari pengolahan hingga pemasarannya,&quot; terangnya.

Dia menjelaskan, nantinya ada proses pendampingan akan diberikan oleh tenaga ahli yang ditunjuk oleh Pemprov Bali kelak ketika dirinya terpilih sebagai Gubernur Bali.

&quot;Kami akan  jadikan koperasinya seluruhnya untuk menghasilkan, mengolah dan menjual garam. Pemasarannya ditangani Pemprov Bali. Nanti aturannya kita buat,&quot; ungkapnya.

Pihaknya juga ingin meningkatkan kualitas garam yang dihasilkan petani garam di Bali.

&quot;Teknologinya kami pikirkan agar menghasilkan garam dengan kualitas yang baik,&amp;rdquo;pungkasnya.


</description><content:encoded>KARANGASEM - Puluhan  kelompok nelayan di Banjar Dinas Pengalon, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem menyatakan dukungan kepada calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace).

Ketua Kelompok Nelayan Banjar Dinas Pengalongan, Wayan Kuat Giarta mengatakan, di Desa Antiga Kelod ada 4.073 suara dan di Banjar Dinas Pengalongan ada 1.200 suara.

&amp;ldquo;Kami siap mendukung dan memilih Koster-Ace pada Pilgub Bali 27 Juni 2018 mendatang,&quot; terangnya di Karangasem, Kamis (15/3/2018).

Giarta mengatakan beberapa hal yang menjadi kendala petani garam selama ini. Salah satunya adalah mesin penarik air dan meja. Pihaknya percaya program Koster-Ace yang dituangkan dalam konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

&quot;Kami sudah tahu dalam program Bapak salah satunya ada yang memberi perhatian khusus dengan nelayan, dalam hal ini petani garam,&quot; terangnya.

Menanggapi hal itu Koster mengaku sudah tahu persoalan yang dihadapi nelayan. Dia mengatakan, untuk persoalan garam, salah satu hal yang akan diprioritaskan.

&quot;Kami hitung berapa kebutuhan dan berapa kita bisa memenuhi kebutuhan garam kita. Akan saya cek. Kami mau mengembangkan industri garam,&quot; katanya.

Menurutnya, potensi penghasil garam di Bali ada tiga wilayah utama, yakni Buleleng, Jembrana, dan Karangasem.

&quot;Tiga kabupaten ini penghasil garam. Di sini kan sudah ada koperasinya. Nanti, koperasi yang seluruhnya akan mengurusi garam ini mulai dari pengolahan hingga pemasarannya,&quot; terangnya.

Dia menjelaskan, nantinya ada proses pendampingan akan diberikan oleh tenaga ahli yang ditunjuk oleh Pemprov Bali kelak ketika dirinya terpilih sebagai Gubernur Bali.

&quot;Kami akan  jadikan koperasinya seluruhnya untuk menghasilkan, mengolah dan menjual garam. Pemasarannya ditangani Pemprov Bali. Nanti aturannya kita buat,&quot; ungkapnya.

Pihaknya juga ingin meningkatkan kualitas garam yang dihasilkan petani garam di Bali.

&quot;Teknologinya kami pikirkan agar menghasilkan garam dengan kualitas yang baik,&amp;rdquo;pungkasnya.


</content:encoded></item></channel></rss>
