<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Setnov Blak-Blakan Soal Melchias Mekeng dan Chairuman Harahap Terima Uang E-KTP </title><description>Setnov menyebut Melchias Mekeng menerima dana E-KTP senilai USD500 ribu</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/03/22/337/1876576/setnov-blak-blakan-soal-melchias-mekeng-dan-chairuman-harahap-terima-uang-e-ktp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/03/22/337/1876576/setnov-blak-blakan-soal-melchias-mekeng-dan-chairuman-harahap-terima-uang-e-ktp"/><item><title>Setnov Blak-Blakan Soal Melchias Mekeng dan Chairuman Harahap Terima Uang E-KTP </title><link>https://news.okezone.com/read/2018/03/22/337/1876576/setnov-blak-blakan-soal-melchias-mekeng-dan-chairuman-harahap-terima-uang-e-ktp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/03/22/337/1876576/setnov-blak-blakan-soal-melchias-mekeng-dan-chairuman-harahap-terima-uang-e-ktp</guid><pubDate>Kamis 22 Maret 2018 17:54 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/22/337/1876576/setnov-blak-blakan-soal-melchias-mekeng-dan-chairuman-harahap-terima-uang-e-ktp-If9IiWMn7w.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Setya Novanto (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/22/337/1876576/setnov-blak-blakan-soal-melchias-mekeng-dan-chairuman-harahap-terima-uang-e-ktp-If9IiWMn7w.jpg</image><title>Setya Novanto (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) blak-blakan soal dua kader Partai Golkar yang menerima aliran dana dari proyek pengadaan e-KTP. Mereka adalah mantan Ketua Badan Anggaran DPR Melchias Marcus Mekeng dan mantan Ketua Komisi II DPR Chairuman Harahap.

&quot;Partai saya juga terima, saudara Melchias Mekeng menerima US$500 ribu, saudara Chairuman menerima, (mereka) dari partai saya,&quot; kata Setnov di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (22/3/2018).

Bahkan, Setnov mengungkapkan, mengonfirmasi penerimaan uang sebesar USD500 ribu langsung ke Chairuman Harahap. Uang itu diserahkan Andi Narogong lewat keponakannya Irvanto Hendra Pambudi.

Setnov menyebut, Chairuman, memastikan bahwa telah menerima titipan uang dari Andi Narogong. Tak hanya itu, dalam obrolan tersebut, sambung Setnov, Chairuman juga menyampaikan bahwa uang dari proyek e-KTP masuk ke mantan Wakil Ketua Komisi II DPR Ganjar Pranowo.

&quot;Terus terang saja Andi sampaikan waktu itu agak ragu. Tapi pada suatu hari saya ketemu Chairuman. Betul enggak penerimaan dari Andi, ya sudah diselesaikan US2$200 ribu, terus Ganjar, ada untuk Ganjar. Ini yang disampaikan ke saya,&quot; papar Setnov.

Dalam proses persidangan pemeriksaan terdakwa hari ini, Setnov menyebut beberapa nama yang diduga terseret dalam pusaran aliran uang proyek e-KTP. Di antaranya, dua politikus PDI Perjuangan Puan Maharani dan Pramono Anung.

(Baca Juga: Di Sidang E-KTP, Setnov Sebut Puan Maharani dan Pramono Anung Terima USD500 Ribu)

Mereka, diungkapkan Setnov, telah menerima uang sebesar USD500 ribu dalam proyek e-KTP ini.

Selain Puan dan Pramono, Setnov mengungkap adanya aliran dana yang mengucur ke pimpinan Badan Anggaran DPR dan pimpinan Komisi II DPR RI ketika proyek tersebut bergulir. Menurutnya, uang tersebut ada yang diberikan oleh Andi Narogong dan keponakannya Irvanto Hendra Pambudi.

(Baca Juga: KPK Tindak Lanjuti Kesaksian Setnov soal Puan dan Pramono Terima Uang E-KTP)

Antara lain, mantan pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR di antaranya Melchias Marcus Mekeng, Tamsil Linrung, dan Olly Dondokambey mendapat jatah sebesar US$500 ribu. Lalu pimpinan Komisi II DPR ketika proyek e-KTP dalam tahap pembahasan, di antaranya Chairuman Harahap dan Ganjar Pranowo.


&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMy8yMi8xLzExMDM1NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


</description><content:encoded>JAKARTA - Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) blak-blakan soal dua kader Partai Golkar yang menerima aliran dana dari proyek pengadaan e-KTP. Mereka adalah mantan Ketua Badan Anggaran DPR Melchias Marcus Mekeng dan mantan Ketua Komisi II DPR Chairuman Harahap.

&quot;Partai saya juga terima, saudara Melchias Mekeng menerima US$500 ribu, saudara Chairuman menerima, (mereka) dari partai saya,&quot; kata Setnov di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (22/3/2018).

Bahkan, Setnov mengungkapkan, mengonfirmasi penerimaan uang sebesar USD500 ribu langsung ke Chairuman Harahap. Uang itu diserahkan Andi Narogong lewat keponakannya Irvanto Hendra Pambudi.

Setnov menyebut, Chairuman, memastikan bahwa telah menerima titipan uang dari Andi Narogong. Tak hanya itu, dalam obrolan tersebut, sambung Setnov, Chairuman juga menyampaikan bahwa uang dari proyek e-KTP masuk ke mantan Wakil Ketua Komisi II DPR Ganjar Pranowo.

&quot;Terus terang saja Andi sampaikan waktu itu agak ragu. Tapi pada suatu hari saya ketemu Chairuman. Betul enggak penerimaan dari Andi, ya sudah diselesaikan US2$200 ribu, terus Ganjar, ada untuk Ganjar. Ini yang disampaikan ke saya,&quot; papar Setnov.

Dalam proses persidangan pemeriksaan terdakwa hari ini, Setnov menyebut beberapa nama yang diduga terseret dalam pusaran aliran uang proyek e-KTP. Di antaranya, dua politikus PDI Perjuangan Puan Maharani dan Pramono Anung.

(Baca Juga: Di Sidang E-KTP, Setnov Sebut Puan Maharani dan Pramono Anung Terima USD500 Ribu)

Mereka, diungkapkan Setnov, telah menerima uang sebesar USD500 ribu dalam proyek e-KTP ini.

Selain Puan dan Pramono, Setnov mengungkap adanya aliran dana yang mengucur ke pimpinan Badan Anggaran DPR dan pimpinan Komisi II DPR RI ketika proyek tersebut bergulir. Menurutnya, uang tersebut ada yang diberikan oleh Andi Narogong dan keponakannya Irvanto Hendra Pambudi.

(Baca Juga: KPK Tindak Lanjuti Kesaksian Setnov soal Puan dan Pramono Terima Uang E-KTP)

Antara lain, mantan pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR di antaranya Melchias Marcus Mekeng, Tamsil Linrung, dan Olly Dondokambey mendapat jatah sebesar US$500 ribu. Lalu pimpinan Komisi II DPR ketika proyek e-KTP dalam tahap pembahasan, di antaranya Chairuman Harahap dan Ganjar Pranowo.


&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMy8yMi8xLzExMDM1NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


</content:encoded></item></channel></rss>
