<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Sebut Indonesia Bubar 2030, Ini 8 Tanggapan Petinggi Negara</title><description>Berikut rangkuman sejumlah tanggapan dari sejumlah tokoh terkait pernyataan dari Prabowo bahwa Indonesia akan bubar pada 2030.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/03/28/337/1878848/prabowo-sebut-indonesia-bubar-2030-ini-8-tanggapan-petinggi-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/03/28/337/1878848/prabowo-sebut-indonesia-bubar-2030-ini-8-tanggapan-petinggi-negara"/><item><title>Prabowo Sebut Indonesia Bubar 2030, Ini 8 Tanggapan Petinggi Negara</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/03/28/337/1878848/prabowo-sebut-indonesia-bubar-2030-ini-8-tanggapan-petinggi-negara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/03/28/337/1878848/prabowo-sebut-indonesia-bubar-2030-ini-8-tanggapan-petinggi-negara</guid><pubDate>Rabu 28 Maret 2018 08:03 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/28/337/1878848/prabowo-sebut-indonesia-bubar-2030-ini-8-tanggapan-petinggi-negara-3I7DoawO0H.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo Subianto. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/28/337/1878848/prabowo-sebut-indonesia-bubar-2030-ini-8-tanggapan-petinggi-negara-3I7DoawO0H.jpg</image><title>Prabowo Subianto. (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto tengah jadi sorotan karena ucapannya soal 'Indonesia akan bubar pada 2030'. Prabowo dalam video pidatonya menukil kajian dari luar yang mengatakan Indonesia akan bubar di tahun tersebut.
&amp;ldquo;Saudara-saudara! Kita masih upacara, kita masih menyanyikan lagu kebangsaan, kita masih pakai lambang-lambang negara. Gambar-gambar pendiri bangsa masih ada di sini. Tetapi, di negara lain mereka sudah bikin kajian-kajian dimana republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030. Bung! Mereka ramalkan kita ini bubar,&amp;rdquo; ucap Prabowo dalam Konferensi Nasional dan Temu Kader Partai Gerindra dalam akun resmi Facebook Partai Gerindra, Senin 19 Maret 2018.
Ucapan Prabowo itu sontak menjadi polemik di berbagai kalangan khususnya para tokoh politik. Seketika semuanya meributkan penyataan mantan Danjen Kopassus itu yang dianggap bersikap pesimistis. Mereka menganggap bahwa kajian yang hanya dikutipnya dari sebuah novel fiksi karya PW Singer dan August Cole yang berjudul &amp;lsquo;Ghost Fleet&amp;rsquo; seharusnya tidak bisa dijadikan acuan.
Sederet tokoh politik kemudian menanggapi pernyataan tersebut. Berikut ini rangkumannya:
1. Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo tertawa saat menanggapi pernyataan Indonesia yang diprediksi akan bubar di tahun 2030 yang dikutip dan disampaikan dalam pidato Prabowo. Jokowi menyebutkan bahwa untuk masa depan harus memandang dengan sebuah rasa optimisme, sehingga harapan untuk generasi muda dapat terbentuk lebih baik.
(Jokowi: Kita Memandang ke Depan dengan Rasa Optimisme)
&amp;ldquo;Kita memandang ke depan itu dengan rasa optimisme. Kita memandang ke depan itu juga memberikan sebuah harapan lebih baik kepada anak-anak muda kita, kepada rakyat kita. Sesulit apapun tantangan yang ada, sesulit apapun hambatan yang ada, harus ada rasa optimisme, rasa harapan lebih baik,&amp;rdquo; kata Jokowi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMy8yMi8xLzExMDM0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
2. Wakil Presiden Jusuf Kalla 
Selain Jokowi, Wapres Jusuf Kalla juga menanggapi hal tersebut. JK menilai bahwa hal yang disampaikan oleh Prabowo merupakan sebuah fiksi belaka. Namun, dia juga menyebut bahwa prediksi itu mungkin saja terjadi. JK mengatakan bahwa hal itu bisa terjadi karena adanya perpecahan jika kesatuan dan persatuan NKRI tidak dijaga.
(Baca juga: Jokowi-JK Justru Ingin Jadikan Indonesia Emas 2045)
Maka dari itu, JK mengingatkan untuk segenap warga Indonesia agar menjaga kedaulatan sehingga kejadian yang menimpa perpecahan di Balkan dan Rusia tidak terjadi di Indonesia.
3.&amp;nbsp; Mahfud MD 
Mendengar pernyataan Indonesia bubar di tahun 2030, Mahfud MD pun turut menyuarakan pendapatnya. Dia menganggap bahwa hal tersebut harus dipandang sebagai peringatan bagi Indonesia.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu pun mengatakan bahwa jangan dibawa terlalu serius. Dirinya juga menyebutkan telah memberikan bantahan sebagai pembanding yang disampaikannya pada tahun 2013 lalu. Menurut McKensey yang Mahfud kutip bahwa Indonesia menjadi kekuatan ekonomi ketujuh.4. SBY
Menanggapi pernyataan Indonesia bubar  di tahun 2030, Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan secara tegas jika  Indonesia tidak akan bubar sampai kapanpun. Dirinya juga menyebut bahwa  Indonesia adalah suatu bangsa yang kuat dan majemuk dari berbagai latar  belakang sehingga dia meyakini Indonesia tidak akan bubar.
Namun, SBY juga mengimbau kepada  seluruh masyarakat bangsa ini untuk selalu menjaga keutuhan NKRI. Jangan  hanya berteriak &amp;lsquo;NKRI harga mati&amp;rdquo; atau semacam retorika saja, Selain  itu, dia juga meminta pada seluruh masyarakat utnuk tidak mudah  terprovokasi sehingga dapat memecah belah bangsa.
5. Ma&amp;rsquo;ruf Amin 
Pernyataan Prabowo Subianto ternyata  berbanding terbalik dengan pendapat Ketua MUI Ma&amp;rsquo;ruf amin yang meyakini  bahwa Indonesia semakin kuat dan kebangsaannya semakin utuh. Dia  menuturkan bahwa hal itu sudah terlihat jelas saat negara-negara lain  mencontoh tanah air. Indonesia dianggap punya kelebihan tersendiri,  yaitu mampu mengolah kemajemukan dengan baik.
(Baca juga: Yakin Tak Bubar,  2030 Indonesia Justru Harus Jadi Negara Mandiri dan Kuat)
Mantan Ketua Komisi VI DPR Ri ini juga  mengatakan bahwa Indonesia mempunyai Pancasila yang menjadi alat  persatuan bangsa, sehingga dapat memperkokoh.
6. Said Aqil Siradj 
Serupa dengan Ma&amp;rsquo;ruf amin, Ketum PBNU  Said Aqil Siradj juga mengungkapkan ketidak setujuannya terhadap ucapan  Prabowo Subianto. Dia menyebutkan keoptimisan bahwa dirinya yakin jika  Indonesia akan selalu ada dengan syarat bangsa yang beriman, bertakwa,  dan berbudaya.
Namun, dia pun juga menanggapi  pernyataan itu sebagai suatu peringatan. Said Aqil menyatakan bahwa  Nadhatul Ulama akan terus berjuang untuk keutuhan NKRI.7. Kapolri Jenderal Tito Karnavian 
Kapolri Jenderal Tito Karnavian   meyakini bahwa Indonesia tidak akan bubar pada tahun 2030. Hal itu   diyakini karena pemerintah yang terus melakukan perbaikan dalam segi   kesenjangan melalui berbagai program yang diluncurkan mulai dari Dana   Desa, kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, hingga program   bagi-bagi sertifikat lahan.
Dengan adanya program itu, Tito   menyampaikan bahwa pemerintah sedang berusaha untuk menumbuhkan kelas   ekonomi menengah baru yang tahan secara ekonomi sehingga potensi   perpecahan dan membuat bubar tidak akan terjadi.
(Baca juga: Indonesia Bubar 2030, Kapolri: Jadikan Ini Sebagai Wake Up Call bagi Kita)
8. Mantan Panglima Gatot Nurmantyo
Berbeda dengan tokoh politik lainnya,   Mantan Panglima Gatoto Nurmantyo membela pernyataan Prabowo Subianto.   Menurutnya, hal itu dapat terjadi lebih cepat jika situasi Indonesia   semakin lemah dalam konteks pertahanan dan keamanan negara.
Gatot juga meminta kepada semua pihak   untuk merenungkan pernyataan Prabowo dan ditanggapi secara positif.   Menurutnya pernyataan yang diungkapkan Prabowo hanya sebagai peringatan   bagi bangsa untuk memperkuat persatuan.
Dia juga bercerita bahwa sebetulnya   prediksi kehancuran bangsa ini telah ada jika Indonesia tidak bertahan   pada masa krisis moneter tahun 1988. Namun saat itu juga Indoensia   menyadarinya dan bersatu untuk mengatasi masalah itu.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto tengah jadi sorotan karena ucapannya soal 'Indonesia akan bubar pada 2030'. Prabowo dalam video pidatonya menukil kajian dari luar yang mengatakan Indonesia akan bubar di tahun tersebut.
&amp;ldquo;Saudara-saudara! Kita masih upacara, kita masih menyanyikan lagu kebangsaan, kita masih pakai lambang-lambang negara. Gambar-gambar pendiri bangsa masih ada di sini. Tetapi, di negara lain mereka sudah bikin kajian-kajian dimana republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030. Bung! Mereka ramalkan kita ini bubar,&amp;rdquo; ucap Prabowo dalam Konferensi Nasional dan Temu Kader Partai Gerindra dalam akun resmi Facebook Partai Gerindra, Senin 19 Maret 2018.
Ucapan Prabowo itu sontak menjadi polemik di berbagai kalangan khususnya para tokoh politik. Seketika semuanya meributkan penyataan mantan Danjen Kopassus itu yang dianggap bersikap pesimistis. Mereka menganggap bahwa kajian yang hanya dikutipnya dari sebuah novel fiksi karya PW Singer dan August Cole yang berjudul &amp;lsquo;Ghost Fleet&amp;rsquo; seharusnya tidak bisa dijadikan acuan.
Sederet tokoh politik kemudian menanggapi pernyataan tersebut. Berikut ini rangkumannya:
1. Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo tertawa saat menanggapi pernyataan Indonesia yang diprediksi akan bubar di tahun 2030 yang dikutip dan disampaikan dalam pidato Prabowo. Jokowi menyebutkan bahwa untuk masa depan harus memandang dengan sebuah rasa optimisme, sehingga harapan untuk generasi muda dapat terbentuk lebih baik.
(Jokowi: Kita Memandang ke Depan dengan Rasa Optimisme)
&amp;ldquo;Kita memandang ke depan itu dengan rasa optimisme. Kita memandang ke depan itu juga memberikan sebuah harapan lebih baik kepada anak-anak muda kita, kepada rakyat kita. Sesulit apapun tantangan yang ada, sesulit apapun hambatan yang ada, harus ada rasa optimisme, rasa harapan lebih baik,&amp;rdquo; kata Jokowi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMy8yMi8xLzExMDM0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
2. Wakil Presiden Jusuf Kalla 
Selain Jokowi, Wapres Jusuf Kalla juga menanggapi hal tersebut. JK menilai bahwa hal yang disampaikan oleh Prabowo merupakan sebuah fiksi belaka. Namun, dia juga menyebut bahwa prediksi itu mungkin saja terjadi. JK mengatakan bahwa hal itu bisa terjadi karena adanya perpecahan jika kesatuan dan persatuan NKRI tidak dijaga.
(Baca juga: Jokowi-JK Justru Ingin Jadikan Indonesia Emas 2045)
Maka dari itu, JK mengingatkan untuk segenap warga Indonesia agar menjaga kedaulatan sehingga kejadian yang menimpa perpecahan di Balkan dan Rusia tidak terjadi di Indonesia.
3.&amp;nbsp; Mahfud MD 
Mendengar pernyataan Indonesia bubar di tahun 2030, Mahfud MD pun turut menyuarakan pendapatnya. Dia menganggap bahwa hal tersebut harus dipandang sebagai peringatan bagi Indonesia.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu pun mengatakan bahwa jangan dibawa terlalu serius. Dirinya juga menyebutkan telah memberikan bantahan sebagai pembanding yang disampaikannya pada tahun 2013 lalu. Menurut McKensey yang Mahfud kutip bahwa Indonesia menjadi kekuatan ekonomi ketujuh.4. SBY
Menanggapi pernyataan Indonesia bubar  di tahun 2030, Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan secara tegas jika  Indonesia tidak akan bubar sampai kapanpun. Dirinya juga menyebut bahwa  Indonesia adalah suatu bangsa yang kuat dan majemuk dari berbagai latar  belakang sehingga dia meyakini Indonesia tidak akan bubar.
Namun, SBY juga mengimbau kepada  seluruh masyarakat bangsa ini untuk selalu menjaga keutuhan NKRI. Jangan  hanya berteriak &amp;lsquo;NKRI harga mati&amp;rdquo; atau semacam retorika saja, Selain  itu, dia juga meminta pada seluruh masyarakat utnuk tidak mudah  terprovokasi sehingga dapat memecah belah bangsa.
5. Ma&amp;rsquo;ruf Amin 
Pernyataan Prabowo Subianto ternyata  berbanding terbalik dengan pendapat Ketua MUI Ma&amp;rsquo;ruf amin yang meyakini  bahwa Indonesia semakin kuat dan kebangsaannya semakin utuh. Dia  menuturkan bahwa hal itu sudah terlihat jelas saat negara-negara lain  mencontoh tanah air. Indonesia dianggap punya kelebihan tersendiri,  yaitu mampu mengolah kemajemukan dengan baik.
(Baca juga: Yakin Tak Bubar,  2030 Indonesia Justru Harus Jadi Negara Mandiri dan Kuat)
Mantan Ketua Komisi VI DPR Ri ini juga  mengatakan bahwa Indonesia mempunyai Pancasila yang menjadi alat  persatuan bangsa, sehingga dapat memperkokoh.
6. Said Aqil Siradj 
Serupa dengan Ma&amp;rsquo;ruf amin, Ketum PBNU  Said Aqil Siradj juga mengungkapkan ketidak setujuannya terhadap ucapan  Prabowo Subianto. Dia menyebutkan keoptimisan bahwa dirinya yakin jika  Indonesia akan selalu ada dengan syarat bangsa yang beriman, bertakwa,  dan berbudaya.
Namun, dia pun juga menanggapi  pernyataan itu sebagai suatu peringatan. Said Aqil menyatakan bahwa  Nadhatul Ulama akan terus berjuang untuk keutuhan NKRI.7. Kapolri Jenderal Tito Karnavian 
Kapolri Jenderal Tito Karnavian   meyakini bahwa Indonesia tidak akan bubar pada tahun 2030. Hal itu   diyakini karena pemerintah yang terus melakukan perbaikan dalam segi   kesenjangan melalui berbagai program yang diluncurkan mulai dari Dana   Desa, kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, hingga program   bagi-bagi sertifikat lahan.
Dengan adanya program itu, Tito   menyampaikan bahwa pemerintah sedang berusaha untuk menumbuhkan kelas   ekonomi menengah baru yang tahan secara ekonomi sehingga potensi   perpecahan dan membuat bubar tidak akan terjadi.
(Baca juga: Indonesia Bubar 2030, Kapolri: Jadikan Ini Sebagai Wake Up Call bagi Kita)
8. Mantan Panglima Gatot Nurmantyo
Berbeda dengan tokoh politik lainnya,   Mantan Panglima Gatoto Nurmantyo membela pernyataan Prabowo Subianto.   Menurutnya, hal itu dapat terjadi lebih cepat jika situasi Indonesia   semakin lemah dalam konteks pertahanan dan keamanan negara.
Gatot juga meminta kepada semua pihak   untuk merenungkan pernyataan Prabowo dan ditanggapi secara positif.   Menurutnya pernyataan yang diungkapkan Prabowo hanya sebagai peringatan   bagi bangsa untuk memperkuat persatuan.
Dia juga bercerita bahwa sebetulnya   prediksi kehancuran bangsa ini telah ada jika Indonesia tidak bertahan   pada masa krisis moneter tahun 1988. Namun saat itu juga Indoensia   menyadarinya dan bersatu untuk mengatasi masalah itu.</content:encoded></item></channel></rss>
