<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jalur Pelayaran Teluk Balikpapan Dibuka Kembali Usai Ditutup Selama 2 Hari</title><description>Tumpahan minyak di Teluk Balikpapan  pada Sabtu lalu membuat jalur pelayaran  ditutup selama dua hari. Namun, kini sudah dibuka kembali.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/04/03/340/1881718/jalur-pelayaran-teluk-balikpapan-dibuka-kembali-usai-ditutup-selama-2-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/04/03/340/1881718/jalur-pelayaran-teluk-balikpapan-dibuka-kembali-usai-ditutup-selama-2-hari"/><item><title>Jalur Pelayaran Teluk Balikpapan Dibuka Kembali Usai Ditutup Selama 2 Hari</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/04/03/340/1881718/jalur-pelayaran-teluk-balikpapan-dibuka-kembali-usai-ditutup-selama-2-hari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/04/03/340/1881718/jalur-pelayaran-teluk-balikpapan-dibuka-kembali-usai-ditutup-selama-2-hari</guid><pubDate>Selasa 03 April 2018 20:55 WIB</pubDate><dc:creator>Amir Sarifudin </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/04/03/340/1881718/jalur-pelayaran-teluk-balikpapan-dibuka-kembali-usai-ditutup-selama-2-hari-e42wbV0IiP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Proses Pembersihan Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan (foto: Amir/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/04/03/340/1881718/jalur-pelayaran-teluk-balikpapan-dibuka-kembali-usai-ditutup-selama-2-hari-e42wbV0IiP.jpg</image><title>Proses Pembersihan Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan (foto: Amir/Okezone)</title></images><description>BALIKPAPAN - Tumpahan minyak yang menimbulkan kebakaran besar di Teluk Balikpapan pada Sabtu lalu membuat jalur pelayaran  ditutup selama dua hari. Hal ini, karena pertimbangan keamanan jalur pelayaran karena tumpahan minyak yang masih pekat hingga Minggu 1 April 2018.

Namun, per Senin 2 April 2018 Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Balikpapan telah membuka kembali jalur pelayanan di perairan Teluk Balikpapan.
(Baca Juga: Teluk Balikpapan Tercemar Minyak, Ratusan Nelayan Menganggur)
Sejak Senin kemarin, Pemkot Balikpapan bersama stakeholder pun telah membentuk tim tanggap darurat guna mengatasi tumpahan minyak dan dampaknya. Kordinator tim dipimpin Kepala Kantor KSOP Balikpapan.
 Proses Pembersihan Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan (foto: Amir/Okezone)
Kepala KSOP Balikpapan, Sanggam Marihot mengatakan, penutupan jalur karena pertimbangan keamanan agar tidak timbul hal-hal yang membahayakan kapal-kapal yang melintasi Teluk Balikpapan.

&amp;ldquo;Penutupan itu karena pertimbangan keamanan dan keselamatan, jangan sampai ada yang terbakar lagi,&amp;rdquo; jelas Sanggam, Selasa (3/4/2018)

Namun, lanjut Sanggam, pihaknya sudah mencabut penutupan jalur pelayaran karena situasi sudah aman. Tumpahan minyak tidak lagi menutup jalur. &amp;ldquo;Jalur pelayaran sudah aman. Minyak tidak menutupi lagi. Cuma yang masih ada dekat pelabuhan pinggiran,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;emsp;

Dia optimis penanganan tumpahan minyak dapat dilakukan dalam 4 hari ke depan. Sanggam menilai, saat ini semua pihak bekerja saling membantu termasuk keterlibatan perusahaan besar di migas.

&amp;ldquo;Semua sudah action, Pertamina juga, orang Wilmar ada, Chevron juga ada. Jadi tim kita bersama tangung jawab semua,&amp;rdquo; tegasnya.

Soal target 4 hari tumpahan minyak di perairan Balikpapan dapat selesai seperti yang disampaikan Pertamina, menurutnya akan melihat progres pembersihan. Menurut Sanggam, ada progres pembersihan tumpahan minyak di Teluk Balikpapan. Hal itu, sesuai dengan apa yang disampaikan pihak Pertamina.

&amp;ldquo;Kita lihat saja progresnya, tim kan sudah bekerja. Proses pembersihan minyak kan juga dipengaruhi pasang surut air laut. Kalau kami yang penting untuk segi keselamatan pelayaran. Yang penting alur aman, kapal bisa keluar masuk daripada berhenti ekonomi kan banyak lagi dampaknya,&amp;rdquo; urainya.

Dalam penanganan tumpahan minyak, kata Sanggam, tim sempat mengalami kesulitan karena kendala alat. Namun, kondisi tumpahan minyak pun sudah jauh berkurang terutama untuk tengah perairan. Apalagi sejak Selasa pagi tadi juga telah dipasang oil boom dengan empat kapal tugboat yang diturunkan.

&amp;ldquo;Mereka yang tahu dimana alat itu dipasang terutama di titik sebaran minyak yang cukup tinggi. Alat dipasang, minyaknya ditarik lalu dilakukan penyemprotan,&amp;rdquo; jelasnya.

&amp;ldquo;Banyak oil boom disumbangkan perusahaan tapi kapal yang menarik mana, makanya butuh tambahan unit juga,&amp;rdquo; lanjut Sanggam.
(Baca Juga: Pemkot Balikpapan Tetapkan Keadaan Darurat Tumpahan Minyak di Laut)
Saat ini, sebanyak 3 pasang oil boom telah ditempatkan di teluk Balikpapan. Masing-masing oil boom memiliki panjang yang berbeda mulai dari 150 meter sampai 300 meter.

Di tengah laut terlihat ada 4 kapal tugboat ukaran besar yang bekerja menarik oilboom sepanjang 150-200 meter. &amp;ldquo;Nanti semua itu dipakai tergantung kondisi minyak di lautan dan fokus kami agar teluk kembali bersih karena demi keamanan pelayaran yang telah kita buka sejak kemarin sore,&amp;rdquo; tukasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMy8zMS8xLzExMDU5Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>BALIKPAPAN - Tumpahan minyak yang menimbulkan kebakaran besar di Teluk Balikpapan pada Sabtu lalu membuat jalur pelayaran  ditutup selama dua hari. Hal ini, karena pertimbangan keamanan jalur pelayaran karena tumpahan minyak yang masih pekat hingga Minggu 1 April 2018.

Namun, per Senin 2 April 2018 Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Balikpapan telah membuka kembali jalur pelayanan di perairan Teluk Balikpapan.
(Baca Juga: Teluk Balikpapan Tercemar Minyak, Ratusan Nelayan Menganggur)
Sejak Senin kemarin, Pemkot Balikpapan bersama stakeholder pun telah membentuk tim tanggap darurat guna mengatasi tumpahan minyak dan dampaknya. Kordinator tim dipimpin Kepala Kantor KSOP Balikpapan.
 Proses Pembersihan Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan (foto: Amir/Okezone)
Kepala KSOP Balikpapan, Sanggam Marihot mengatakan, penutupan jalur karena pertimbangan keamanan agar tidak timbul hal-hal yang membahayakan kapal-kapal yang melintasi Teluk Balikpapan.

&amp;ldquo;Penutupan itu karena pertimbangan keamanan dan keselamatan, jangan sampai ada yang terbakar lagi,&amp;rdquo; jelas Sanggam, Selasa (3/4/2018)

Namun, lanjut Sanggam, pihaknya sudah mencabut penutupan jalur pelayaran karena situasi sudah aman. Tumpahan minyak tidak lagi menutup jalur. &amp;ldquo;Jalur pelayaran sudah aman. Minyak tidak menutupi lagi. Cuma yang masih ada dekat pelabuhan pinggiran,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;emsp;

Dia optimis penanganan tumpahan minyak dapat dilakukan dalam 4 hari ke depan. Sanggam menilai, saat ini semua pihak bekerja saling membantu termasuk keterlibatan perusahaan besar di migas.

&amp;ldquo;Semua sudah action, Pertamina juga, orang Wilmar ada, Chevron juga ada. Jadi tim kita bersama tangung jawab semua,&amp;rdquo; tegasnya.

Soal target 4 hari tumpahan minyak di perairan Balikpapan dapat selesai seperti yang disampaikan Pertamina, menurutnya akan melihat progres pembersihan. Menurut Sanggam, ada progres pembersihan tumpahan minyak di Teluk Balikpapan. Hal itu, sesuai dengan apa yang disampaikan pihak Pertamina.

&amp;ldquo;Kita lihat saja progresnya, tim kan sudah bekerja. Proses pembersihan minyak kan juga dipengaruhi pasang surut air laut. Kalau kami yang penting untuk segi keselamatan pelayaran. Yang penting alur aman, kapal bisa keluar masuk daripada berhenti ekonomi kan banyak lagi dampaknya,&amp;rdquo; urainya.

Dalam penanganan tumpahan minyak, kata Sanggam, tim sempat mengalami kesulitan karena kendala alat. Namun, kondisi tumpahan minyak pun sudah jauh berkurang terutama untuk tengah perairan. Apalagi sejak Selasa pagi tadi juga telah dipasang oil boom dengan empat kapal tugboat yang diturunkan.

&amp;ldquo;Mereka yang tahu dimana alat itu dipasang terutama di titik sebaran minyak yang cukup tinggi. Alat dipasang, minyaknya ditarik lalu dilakukan penyemprotan,&amp;rdquo; jelasnya.

&amp;ldquo;Banyak oil boom disumbangkan perusahaan tapi kapal yang menarik mana, makanya butuh tambahan unit juga,&amp;rdquo; lanjut Sanggam.
(Baca Juga: Pemkot Balikpapan Tetapkan Keadaan Darurat Tumpahan Minyak di Laut)
Saat ini, sebanyak 3 pasang oil boom telah ditempatkan di teluk Balikpapan. Masing-masing oil boom memiliki panjang yang berbeda mulai dari 150 meter sampai 300 meter.

Di tengah laut terlihat ada 4 kapal tugboat ukaran besar yang bekerja menarik oilboom sepanjang 150-200 meter. &amp;ldquo;Nanti semua itu dipakai tergantung kondisi minyak di lautan dan fokus kami agar teluk kembali bersih karena demi keamanan pelayaran yang telah kita buka sejak kemarin sore,&amp;rdquo; tukasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMy8zMS8xLzExMDU5Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
