<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Olah TKP Wakapolres Lombok Tengah Diduga Tembak Mati Adik Ipar </title><description>Penyidik terlihat menutup rumah lokasi terjadinya insiden penembakan  tersebut di Jalan Tirtosari/Mestika Gang Keluarga, Kelurahan Bantan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/04/05/340/1882451/polisi-olah-tkp-wakapolres-lombok-tengah-diduga-tembak-mati-adik-ipar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/04/05/340/1882451/polisi-olah-tkp-wakapolres-lombok-tengah-diduga-tembak-mati-adik-ipar"/><item><title>Polisi Olah TKP Wakapolres Lombok Tengah Diduga Tembak Mati Adik Ipar </title><link>https://news.okezone.com/read/2018/04/05/340/1882451/polisi-olah-tkp-wakapolres-lombok-tengah-diduga-tembak-mati-adik-ipar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/04/05/340/1882451/polisi-olah-tkp-wakapolres-lombok-tengah-diduga-tembak-mati-adik-ipar</guid><pubDate>Kamis 05 April 2018 13:07 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/04/05/340/1882451/polisi-olah-tkp-wakapolres-lombok-tengah-diduga-tembak-mati-adik-ipar-VB6WF5pPiK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/04/05/340/1882451/polisi-olah-tkp-wakapolres-lombok-tengah-diduga-tembak-mati-adik-ipar-VB6WF5pPiK.jpg</image><title>ilustrasi.</title></images><description>MEDAN &amp;ndash; Penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi insiden penembakan yang patut diduga dilakukan oleh Wakapolres Lombok Tengah, Kompol Fahrizal terhadap adik iparnya Jumingan alias Jun (33), pada Rabu malam, 4 April 2018.

Akibat penembakan itu, Jumingan tewas bersimbah darah terkena tembakan di bagian perut dan kepalanya.

Berdasarkan pantauan Okezone, penyidik terlihat menutup rumah lokasi terjadinya insiden penembakan tersebut di Jalan Tirtosari/Mestika Gang Keluarga, Kelurahan Bantan, Medan Tembung, Kota Medan itu dengan garis polisi. Mereka membawa sejumlah peralatan untuk keperluan olah TKP.

Sementara di luar rumah sudah dipasangi tenda biru. Keluarga dan kerabat pelaku dan korban masih menunggu kedatangan jenazah yang diautopsi di RS Bhayangkara Medan.


(Mayat korban penembakan Kompol Fahrizal. Foto: Istimewa)

&quot;Rencananya jenazah akan dibawa ke rumah duka itu juga. Sekarang kami masih menunggu,&quot; kata Teguh Wiyono, kerabat korban.

Sebelumnya diberitakan, insiden penembakan itu terjadi di rumah keluarga Fahrizal, Jalan  Tirtosari/Mestika Gang Keluarga, Kelurahan Bantan, Medan Tembung, Kota Medan, pada Rabu, 4 April 2018 malam.

Belum diketahui motif penembakan itu. Namun, warga sekitar sempat melihat Fahrizal masuk ke rumah tersebut. Fahrizal yang datang bersama istrinya bahkan sempat menegur sejumlah warga yang memang sudah mengenalnya sejak lama. Tak lama berselang, suara tembakan terdengar dari dalam rumah.

(Baca Juga: Perwira Polisi yang Tembak Mati Adik Ipar Diduga Wakapolres Lombok Tengah)

Saat warga datang melihat, Fahrizal keluar, sementara Jumingan tewas. Jasad Jumingan kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Medan.

(Baca Juga: Tanpa Alasan Pasti, Seorang Polisi Diduga Tembak Mati Adik Ipar)
</description><content:encoded>MEDAN &amp;ndash; Penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi insiden penembakan yang patut diduga dilakukan oleh Wakapolres Lombok Tengah, Kompol Fahrizal terhadap adik iparnya Jumingan alias Jun (33), pada Rabu malam, 4 April 2018.

Akibat penembakan itu, Jumingan tewas bersimbah darah terkena tembakan di bagian perut dan kepalanya.

Berdasarkan pantauan Okezone, penyidik terlihat menutup rumah lokasi terjadinya insiden penembakan tersebut di Jalan Tirtosari/Mestika Gang Keluarga, Kelurahan Bantan, Medan Tembung, Kota Medan itu dengan garis polisi. Mereka membawa sejumlah peralatan untuk keperluan olah TKP.

Sementara di luar rumah sudah dipasangi tenda biru. Keluarga dan kerabat pelaku dan korban masih menunggu kedatangan jenazah yang diautopsi di RS Bhayangkara Medan.


(Mayat korban penembakan Kompol Fahrizal. Foto: Istimewa)

&quot;Rencananya jenazah akan dibawa ke rumah duka itu juga. Sekarang kami masih menunggu,&quot; kata Teguh Wiyono, kerabat korban.

Sebelumnya diberitakan, insiden penembakan itu terjadi di rumah keluarga Fahrizal, Jalan  Tirtosari/Mestika Gang Keluarga, Kelurahan Bantan, Medan Tembung, Kota Medan, pada Rabu, 4 April 2018 malam.

Belum diketahui motif penembakan itu. Namun, warga sekitar sempat melihat Fahrizal masuk ke rumah tersebut. Fahrizal yang datang bersama istrinya bahkan sempat menegur sejumlah warga yang memang sudah mengenalnya sejak lama. Tak lama berselang, suara tembakan terdengar dari dalam rumah.

(Baca Juga: Perwira Polisi yang Tembak Mati Adik Ipar Diduga Wakapolres Lombok Tengah)

Saat warga datang melihat, Fahrizal keluar, sementara Jumingan tewas. Jasad Jumingan kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Medan.

(Baca Juga: Tanpa Alasan Pasti, Seorang Polisi Diduga Tembak Mati Adik Ipar)
</content:encoded></item></channel></rss>
