<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polda Sumut Terus Selidiki Motif Perwira Polisi Tembak Mati Adik Ipar</title><description>Jajaran Polda Sumatera Utara terus menyelidiki motif perwira polisi menembak adik iparnya hingga tewas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/04/05/340/1882614/polda-sumut-terus-selidiki-motif-perwira-polisi-tembak-mati-adik-ipar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/04/05/340/1882614/polda-sumut-terus-selidiki-motif-perwira-polisi-tembak-mati-adik-ipar"/><item><title>Polda Sumut Terus Selidiki Motif Perwira Polisi Tembak Mati Adik Ipar</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/04/05/340/1882614/polda-sumut-terus-selidiki-motif-perwira-polisi-tembak-mati-adik-ipar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/04/05/340/1882614/polda-sumut-terus-selidiki-motif-perwira-polisi-tembak-mati-adik-ipar</guid><pubDate>Kamis 05 April 2018 17:12 WIB</pubDate><dc:creator>Erie Prasetyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/04/05/340/1882614/polda-sumut-terus-selidiki-motif-perwira-polisi-tembak-mati-adik-ipar-3dfC4DrnFI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polda Sumut gelar konferensi pers kasus perwira polisi tembak adik ipar. (Foto: Erie Prasetyo/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/04/05/340/1882614/polda-sumut-terus-selidiki-motif-perwira-polisi-tembak-mati-adik-ipar-3dfC4DrnFI.jpg</image><title>Polda Sumut gelar konferensi pers kasus perwira polisi tembak adik ipar. (Foto: Erie Prasetyo/Okezone)</title></images><description>MEDAN &amp;ndash; Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) masih menyelidiki motif seorang perwira polisi yakni Kompol F (41) menembak mati adik iparnya di Jalan Tirtosari, Kelurahan Bantan, Kota Medan, pada Rabu 4 April 2018 malam.

&quot;Motifnya masih kita selidiki. Kita masih dalami kasus ini,&quot; kata Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw saat memaparkan kasus penembakan tersebut, Kamis (5/4/2018).

(Baca: Tanpa Alasan Pasti, Seorang Polisi Diduga Tembak Mati Adik Ipar) 


 
TKP penembakan perwira polisi ke adik ipar. (Foto: Okezone)

Ia menjelaskan, setelah menembak adik iparnya bernama Jumingan (33), tersangka F langsung menyerahkan diri ke Polrestabes Medan.

&quot;Tersangka langsung menyerahkan diri ke Polrestabes Medan,&quot; ungkap Irjen Paulus dengan tidak menjelaskannya secara rinci.

Sebagaimana diketahui, kejadian itu bermula ketika F bersama sang istri datang ke lokasi kejadian yang merupakan rumah ibu mertuanya.

Saat itu keluarga dari istri F menyambut kedatangan mereka seperti biasa. Bahkan, F beserta istri sempat bercengkerama dengan korban Jumingan dan sudara yang lain.

Menurut saksi yang juga adik ipar dari F yakni Heny, tujuan pelaku dan istri datang ke lokasi untuk menjenguk sang ibu yang baru pulang dirawat dari rumah sakit.

Ketika itu F sempat memberi pijatan, namun tiba-tiba menodongkan senjata api ke arah ibu mertuanya.

(Baca: Perwira Polisi yang Tembak Mati Adik Ipar Diduga Wakapolres Lombok Tengah) 
 

Jumingan yang melihat kejadian itu langsung menghalangi F. Seketika itu juga F menembakkan pistol sebanyak dua kali hingga membuat Jumingan tewas.

Informasi terakhir, F telah menyerahkan diri ke Polrestabes Medan. Sedangkan pihak kepolisian masih mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi.


Jenazah korban penembakan oleh perwira polisi. (Foto: Ist)</description><content:encoded>MEDAN &amp;ndash; Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) masih menyelidiki motif seorang perwira polisi yakni Kompol F (41) menembak mati adik iparnya di Jalan Tirtosari, Kelurahan Bantan, Kota Medan, pada Rabu 4 April 2018 malam.

&quot;Motifnya masih kita selidiki. Kita masih dalami kasus ini,&quot; kata Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw saat memaparkan kasus penembakan tersebut, Kamis (5/4/2018).

(Baca: Tanpa Alasan Pasti, Seorang Polisi Diduga Tembak Mati Adik Ipar) 


 
TKP penembakan perwira polisi ke adik ipar. (Foto: Okezone)

Ia menjelaskan, setelah menembak adik iparnya bernama Jumingan (33), tersangka F langsung menyerahkan diri ke Polrestabes Medan.

&quot;Tersangka langsung menyerahkan diri ke Polrestabes Medan,&quot; ungkap Irjen Paulus dengan tidak menjelaskannya secara rinci.

Sebagaimana diketahui, kejadian itu bermula ketika F bersama sang istri datang ke lokasi kejadian yang merupakan rumah ibu mertuanya.

Saat itu keluarga dari istri F menyambut kedatangan mereka seperti biasa. Bahkan, F beserta istri sempat bercengkerama dengan korban Jumingan dan sudara yang lain.

Menurut saksi yang juga adik ipar dari F yakni Heny, tujuan pelaku dan istri datang ke lokasi untuk menjenguk sang ibu yang baru pulang dirawat dari rumah sakit.

Ketika itu F sempat memberi pijatan, namun tiba-tiba menodongkan senjata api ke arah ibu mertuanya.

(Baca: Perwira Polisi yang Tembak Mati Adik Ipar Diduga Wakapolres Lombok Tengah) 
 

Jumingan yang melihat kejadian itu langsung menghalangi F. Seketika itu juga F menembakkan pistol sebanyak dua kali hingga membuat Jumingan tewas.

Informasi terakhir, F telah menyerahkan diri ke Polrestabes Medan. Sedangkan pihak kepolisian masih mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi.


Jenazah korban penembakan oleh perwira polisi. (Foto: Ist)</content:encoded></item></channel></rss>
