<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wasekjen Demokrat Bersikukuh Ingin Bentuk Poros Baru di Pilpres 2019</title><description>Partai Demokrat bersikukuh ingin membentuk poros ketiga di Pilpres 2019, namun bisa juga merapat ke kubu Jokowi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/04/11/337/1884939/wasekjen-demokrat-bersikukuh-ingin-bentuk-poros-baru-di-pilpres-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/04/11/337/1884939/wasekjen-demokrat-bersikukuh-ingin-bentuk-poros-baru-di-pilpres-2019"/><item><title>Wasekjen Demokrat Bersikukuh Ingin Bentuk Poros Baru di Pilpres 2019</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/04/11/337/1884939/wasekjen-demokrat-bersikukuh-ingin-bentuk-poros-baru-di-pilpres-2019</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/04/11/337/1884939/wasekjen-demokrat-bersikukuh-ingin-bentuk-poros-baru-di-pilpres-2019</guid><pubDate>Rabu 11 April 2018 07:45 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/04/11/337/1884939/wasekjen-demokrat-bersikukuh-ingin-bentuk-poros-baru-di-pilpres-2019-g4ayfOQVkR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wasekjen Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsudin. (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/04/11/337/1884939/wasekjen-demokrat-bersikukuh-ingin-bentuk-poros-baru-di-pilpres-2019-g4ayfOQVkR.jpg</image><title>Wasekjen Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsudin. (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Partai Demokrat bersikukuh ingin membentuk poros baru atau ketiga di Pemilihan Presiden 2019, ketimbang merapat ke koalisi sang petahana Joko Widodo (Jokowi). Sebab, menurut Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat Didi Irawadi Syamsudin, hal itu agar pilpres tahun depan banyak pilihan calon pemimpin.

&quot;Kalau saya pribadi lebih suka poros baru agar rakyat punya banyak pilihan&amp;lrm; untuk next our leader, next president,&quot; katanya saat dikonfirmasi Okezone, Rabu (11/4/2018).

(Baca: Demokrat Terbuka Munculnya Poros Baru di Pilpres 2019) 
 

Didi melanjutkan, namun tetap Demokrat membuka peluang untuk berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam mendukung Jokowi&amp;lrm; di Pilpres 2019. Tapi, harus ada kesamaan kerangka tujuan antara dua parpol tersebut.

&quot;Andaipun berkoalisi atau bergabung dengan PDIP atau poros mana pun, tentu saja harus jelas dulu kerangka kerjasamanya, program-program, dan visi atau misinya untuk rakyat ke depan,&quot; terangnya.

Didi menambahkan, apabila Demokrat berkoalisi dengan PDIP, ada beberapa persyaratan yang mesti disepakati bersama. Di antaranya yakni solusi untuk memecahkan beberapa permasalahan bangsa.

(Baca: Rajut Poros Baru, Demokrat Gelar Pertemuan dengan PAN dan PKB) 
 

&quot;Ya (koalisi) harus bisa memberikan &amp;lrm;solusi-solusi pada persoalan-persoalan bangsa saat ini. Utamanya persoalan ekonomi yang sedang menimpa bangsa ini,&quot; pungkasnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMy8xMS8xLzEwOTk5Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Partai Demokrat bersikukuh ingin membentuk poros baru atau ketiga di Pemilihan Presiden 2019, ketimbang merapat ke koalisi sang petahana Joko Widodo (Jokowi). Sebab, menurut Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat Didi Irawadi Syamsudin, hal itu agar pilpres tahun depan banyak pilihan calon pemimpin.

&quot;Kalau saya pribadi lebih suka poros baru agar rakyat punya banyak pilihan&amp;lrm; untuk next our leader, next president,&quot; katanya saat dikonfirmasi Okezone, Rabu (11/4/2018).

(Baca: Demokrat Terbuka Munculnya Poros Baru di Pilpres 2019) 
 

Didi melanjutkan, namun tetap Demokrat membuka peluang untuk berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam mendukung Jokowi&amp;lrm; di Pilpres 2019. Tapi, harus ada kesamaan kerangka tujuan antara dua parpol tersebut.

&quot;Andaipun berkoalisi atau bergabung dengan PDIP atau poros mana pun, tentu saja harus jelas dulu kerangka kerjasamanya, program-program, dan visi atau misinya untuk rakyat ke depan,&quot; terangnya.

Didi menambahkan, apabila Demokrat berkoalisi dengan PDIP, ada beberapa persyaratan yang mesti disepakati bersama. Di antaranya yakni solusi untuk memecahkan beberapa permasalahan bangsa.

(Baca: Rajut Poros Baru, Demokrat Gelar Pertemuan dengan PAN dan PKB) 
 

&quot;Ya (koalisi) harus bisa memberikan &amp;lrm;solusi-solusi pada persoalan-persoalan bangsa saat ini. Utamanya persoalan ekonomi yang sedang menimpa bangsa ini,&quot; pungkasnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMy8xMS8xLzEwOTk5Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
