<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Minuman Keras Oplosan Mematikan, Salah Satunya Sangat Digemari</title><description>Berikut campuran miras oplosan yang banyak dibuat dan berakibat fatal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/04/13/337/1886045/5-minuman-keras-oplosan-mematikan-salah-satunya-sangat-digemari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/04/13/337/1886045/5-minuman-keras-oplosan-mematikan-salah-satunya-sangat-digemari"/><item><title>5 Minuman Keras Oplosan Mematikan, Salah Satunya Sangat Digemari</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/04/13/337/1886045/5-minuman-keras-oplosan-mematikan-salah-satunya-sangat-digemari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/04/13/337/1886045/5-minuman-keras-oplosan-mematikan-salah-satunya-sangat-digemari</guid><pubDate>Jum'at 13 April 2018 09:06 WIB</pubDate><dc:creator>Amril Amarullah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/04/13/337/1886045/5-minuman-keras-oplosan-mematikan-salah-satunya-sangat-digemari-7AgDYUTP98.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemusnahan botol miras oplosan. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/04/13/337/1886045/5-minuman-keras-oplosan-mematikan-salah-satunya-sangat-digemari-7AgDYUTP98.jpg</image><title>Pemusnahan botol miras oplosan. (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Fenomena minuman keras (miras) oplosan di Indonesia yang menewaskan puluhan orang sebenarnya sudah sering terjadi dari tahun ke tahun. Tahun ini saja, data sementara sudah 83 nyawa melayang sia-sia.
Ini tidak lain karena minuman dengan harga murah namun mudah didapatkan. Meski banyak yang tahu bahwa mengonsumsi minuman keras tidak baik, apalagi harus dicampur dengan bahan-bahan lain, tetapi tetap saja penggemarnya banyak.
Di Indonesia kasus yang memproduksi minuman beralkohol dari bahan aneh dan berbahaya cukup banyak. Mereka menjual minuman racikan bukan dari bahan fermentasi anggur atau termentasi tepung berkarbohidrat, tetapi dicampur bahan medis yang kadarnya keras dan tidak layak konsumsi.
Berikut Okezone rangkum dari berbagai sumber, jenis minuman keras hasil modifikasi yang mematikan.
1. Mencapur Alkohol dan Soda 
Sebuah penelitian terbaru menyebutkan bahwa campuran antara alkohol dengan softdrink tidaklah aman bagi kesehatan. Bila sebelumnya orang menyebut bila soda bercampur alkohol akan mengurangi efek memabukan, ternyata itu salah. Sebaliknya justru malah membuat penggunanya mabuk berat. Meski berbahaya, mencampur alkohol dengan soda ini adalah salah satu yang paling digemari.
(Baca juga: Korban Miras Oplosan: 82 Orang Tewas di Jakarta dan Jawa Barat)
Dilansir dalam jornal 'Alcoholism: Clinical &amp;amp; Experimental Research' menunjukkan bahwa seseorang yang mengonsumsi alkohol dan diet soda memiliki kadar alkohol 18 persen lebih tinggi. Seperti dilansir dari situs Eomens Health Mag, Cecile Marczinski, bila soda dan alkohol diminum sekaligus tidak bisa dicerna dalam perut sebab tidak mengandung gula dan kalori.

Alkohol hanya melewati lambung dan langsung menuju usus halus lalu ke aliran darah lebih cepat. Kadar alkohol yang tinggi dalam aliran darah bisa berdampak buruk bagi tubuh, hati, dan otak.
2. Alkohol dan Minuman Berenergi 
Banyak yang beranggapan bahwa mencampur alkohol dan minuman berenergi akan cepat reaksi memabukannya. Ternyata itu salah.
(Baca juga: Tenggak Miras Oplosan, 2 Sekuriti di Tangsel Meregang Nyawa)
Sebuah peneliatian dalam Journal of Adolescent Health, Universitas Michigan menyimpulkan bahwa mencampur alkohol dan minuman energi menimbulkan risiko kesehatan masyarakat yang serius.
Menurut laporan Journal Addictive Behaviors, sebanyak 28 persen mahasiswa di Amerika melakukan hal itu. Padahal menurut peneliti, campuran kedua jenis minuman tersebut bisa mengakibatkan kondisi &amp;lsquo;wide awake and drunk&amp;rsquo; yang merupakan kondisi mabuk yang lebih parah dan berbahaya daripada mabuk biasa.
(Baca Juga: Polri Gandeng BPOM Sikat Peredaran Miras Oplosan)
Namun studi serupa yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan Masyarakat di University School of Public Health di Boston menemukan bahwa tidak selalu kombinasi alkohol dan kafein menimbulkan risiko, tetapi profil dari peminum sendiri yang menyebabkan konsekuensi negatif.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2018/04/11/49015/249427_medium.jpg&quot; alt=&quot;Ratusan Botol Miras Oplosan yang Bikin 31 Orang Tewas Diamankan Polisi&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Professor Peter Miller menjelaskan bahwa mencampur minuman beralkohol dengan minuman berenergi akan membuat seseorang mampu minum lebih banyak dan menghabiskan waktu lebih lama minum alkohol. Pada akhirnya, ini akan membuat mereka berisiko keracunan.
Peneliti independen lainnya menunjukkan bahwa mencampur alkohol dengan minuman berenergi bisa memberikan efek negatif. Salah satu contohnya, diketahui bahwa sekitar 40 persen orang di Australia mengalami keracunan karena mengonsumsi minuman alkohol yang dicampur minuman berenergi.3. Alkohol dan Obat Anti Nyamuk
Fenomena 'mengoplos'  minuman beralkohol dengan obat anti nyamuk belum lama ini juga terjadi  di wilayah Cicalengka, Bandung. Puluhan orang meregang nyawa akibat  menenggak minuman tersebut.
Kapolda Jawa Barat Irjen Polisi Agung  Budi Maryoto beberapa waktu lalu telah menyita sebanyak 3.000 botal dan  25 jerigen miras oplosan dari salah satu tersangka yang berjualan di  Rancabolang.
Untuk kasus di Rancabolang ini, tersangka penjual  meracik cairan yang diduga ginseng dengan bahan-bahan lainnya, salah  satunya losion anti nyamuk. Walhasil, bagi yang mengkonsumsi minuman ini  justru menyebabkan ketidakberfungsian organ di dalam tubuh hingga  menyebabkan kematian.
4. Alkohol dan Jamur Kotoran
Aksi gila lainnya dari para  penikmat miras oplosan ini, yakni mencampur minuman beralkohol dengan  jamur kotoran sapi. Hal ini pernah diungkapkan seseorang yang merupakan  mantan penggemar miras oplosan.
Pria yang enggan disebutkan  namanya itu menjelaskan, di desa-desa, para pemuda biasanya memanfaatkan  jamur kotoran sapi untuk dicampurkan dengan minuman beralkohol.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2017/09/19/42547/224657_medium.jpg&quot; alt=&quot;Fantastis, Pemusnahan Barang Bukti Miras dan Rokok Ilegal Capai Rp9 Miliar &quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sebelum ditumbuk dan dicampur minuman, jamur kotoran sapi ini biasanya digoreng terlebih dahulu.
Adapun  tujuan mengoplos miras dengan jamur kotoran ini agar mereka yang  mengkonsumsi, merasakan efek tertentu yang ditimbulkan oleh minuman  tersebut.
5. Alkohol dan Air Kelapa
Minuman  beralkohol yang dioplos dengan air kelapa juga pernah terjadi di wilayah  Bandung. Sekitar 2017 lalu, beberapa suporter bola meregang nyawa  akibat mengkonsumsi miras yang dioplos air kelapa.
Parahnya lagi,  mereka tak hanya mengoplos miras dengan air kepala saja, melainkan  dengan minuman bersoda. Alhasil, kadar alkohol yang terdapat dalam miras  tersebut semakin tidak terukur.
Akibatnya, para pemuda tersebut kehilangan nyawa lantaran sebagian organ tubuhnya tidak berfungsi akibat miras tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNC8xMi8yMi8xMTEwNDMvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Fenomena minuman keras (miras) oplosan di Indonesia yang menewaskan puluhan orang sebenarnya sudah sering terjadi dari tahun ke tahun. Tahun ini saja, data sementara sudah 83 nyawa melayang sia-sia.
Ini tidak lain karena minuman dengan harga murah namun mudah didapatkan. Meski banyak yang tahu bahwa mengonsumsi minuman keras tidak baik, apalagi harus dicampur dengan bahan-bahan lain, tetapi tetap saja penggemarnya banyak.
Di Indonesia kasus yang memproduksi minuman beralkohol dari bahan aneh dan berbahaya cukup banyak. Mereka menjual minuman racikan bukan dari bahan fermentasi anggur atau termentasi tepung berkarbohidrat, tetapi dicampur bahan medis yang kadarnya keras dan tidak layak konsumsi.
Berikut Okezone rangkum dari berbagai sumber, jenis minuman keras hasil modifikasi yang mematikan.
1. Mencapur Alkohol dan Soda 
Sebuah penelitian terbaru menyebutkan bahwa campuran antara alkohol dengan softdrink tidaklah aman bagi kesehatan. Bila sebelumnya orang menyebut bila soda bercampur alkohol akan mengurangi efek memabukan, ternyata itu salah. Sebaliknya justru malah membuat penggunanya mabuk berat. Meski berbahaya, mencampur alkohol dengan soda ini adalah salah satu yang paling digemari.
(Baca juga: Korban Miras Oplosan: 82 Orang Tewas di Jakarta dan Jawa Barat)
Dilansir dalam jornal 'Alcoholism: Clinical &amp;amp; Experimental Research' menunjukkan bahwa seseorang yang mengonsumsi alkohol dan diet soda memiliki kadar alkohol 18 persen lebih tinggi. Seperti dilansir dari situs Eomens Health Mag, Cecile Marczinski, bila soda dan alkohol diminum sekaligus tidak bisa dicerna dalam perut sebab tidak mengandung gula dan kalori.

Alkohol hanya melewati lambung dan langsung menuju usus halus lalu ke aliran darah lebih cepat. Kadar alkohol yang tinggi dalam aliran darah bisa berdampak buruk bagi tubuh, hati, dan otak.
2. Alkohol dan Minuman Berenergi 
Banyak yang beranggapan bahwa mencampur alkohol dan minuman berenergi akan cepat reaksi memabukannya. Ternyata itu salah.
(Baca juga: Tenggak Miras Oplosan, 2 Sekuriti di Tangsel Meregang Nyawa)
Sebuah peneliatian dalam Journal of Adolescent Health, Universitas Michigan menyimpulkan bahwa mencampur alkohol dan minuman energi menimbulkan risiko kesehatan masyarakat yang serius.
Menurut laporan Journal Addictive Behaviors, sebanyak 28 persen mahasiswa di Amerika melakukan hal itu. Padahal menurut peneliti, campuran kedua jenis minuman tersebut bisa mengakibatkan kondisi &amp;lsquo;wide awake and drunk&amp;rsquo; yang merupakan kondisi mabuk yang lebih parah dan berbahaya daripada mabuk biasa.
(Baca Juga: Polri Gandeng BPOM Sikat Peredaran Miras Oplosan)
Namun studi serupa yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan Masyarakat di University School of Public Health di Boston menemukan bahwa tidak selalu kombinasi alkohol dan kafein menimbulkan risiko, tetapi profil dari peminum sendiri yang menyebabkan konsekuensi negatif.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2018/04/11/49015/249427_medium.jpg&quot; alt=&quot;Ratusan Botol Miras Oplosan yang Bikin 31 Orang Tewas Diamankan Polisi&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Professor Peter Miller menjelaskan bahwa mencampur minuman beralkohol dengan minuman berenergi akan membuat seseorang mampu minum lebih banyak dan menghabiskan waktu lebih lama minum alkohol. Pada akhirnya, ini akan membuat mereka berisiko keracunan.
Peneliti independen lainnya menunjukkan bahwa mencampur alkohol dengan minuman berenergi bisa memberikan efek negatif. Salah satu contohnya, diketahui bahwa sekitar 40 persen orang di Australia mengalami keracunan karena mengonsumsi minuman alkohol yang dicampur minuman berenergi.3. Alkohol dan Obat Anti Nyamuk
Fenomena 'mengoplos'  minuman beralkohol dengan obat anti nyamuk belum lama ini juga terjadi  di wilayah Cicalengka, Bandung. Puluhan orang meregang nyawa akibat  menenggak minuman tersebut.
Kapolda Jawa Barat Irjen Polisi Agung  Budi Maryoto beberapa waktu lalu telah menyita sebanyak 3.000 botal dan  25 jerigen miras oplosan dari salah satu tersangka yang berjualan di  Rancabolang.
Untuk kasus di Rancabolang ini, tersangka penjual  meracik cairan yang diduga ginseng dengan bahan-bahan lainnya, salah  satunya losion anti nyamuk. Walhasil, bagi yang mengkonsumsi minuman ini  justru menyebabkan ketidakberfungsian organ di dalam tubuh hingga  menyebabkan kematian.
4. Alkohol dan Jamur Kotoran
Aksi gila lainnya dari para  penikmat miras oplosan ini, yakni mencampur minuman beralkohol dengan  jamur kotoran sapi. Hal ini pernah diungkapkan seseorang yang merupakan  mantan penggemar miras oplosan.
Pria yang enggan disebutkan  namanya itu menjelaskan, di desa-desa, para pemuda biasanya memanfaatkan  jamur kotoran sapi untuk dicampurkan dengan minuman beralkohol.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2017/09/19/42547/224657_medium.jpg&quot; alt=&quot;Fantastis, Pemusnahan Barang Bukti Miras dan Rokok Ilegal Capai Rp9 Miliar &quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sebelum ditumbuk dan dicampur minuman, jamur kotoran sapi ini biasanya digoreng terlebih dahulu.
Adapun  tujuan mengoplos miras dengan jamur kotoran ini agar mereka yang  mengkonsumsi, merasakan efek tertentu yang ditimbulkan oleh minuman  tersebut.
5. Alkohol dan Air Kelapa
Minuman  beralkohol yang dioplos dengan air kelapa juga pernah terjadi di wilayah  Bandung. Sekitar 2017 lalu, beberapa suporter bola meregang nyawa  akibat mengkonsumsi miras yang dioplos air kelapa.
Parahnya lagi,  mereka tak hanya mengoplos miras dengan air kepala saja, melainkan  dengan minuman bersoda. Alhasil, kadar alkohol yang terdapat dalam miras  tersebut semakin tidak terukur.
Akibatnya, para pemuda tersebut kehilangan nyawa lantaran sebagian organ tubuhnya tidak berfungsi akibat miras tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNC8xMi8yMi8xMTEwNDMvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
