<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wiranto: Tak Mungkin Ada Negara yang Mampu Mengatasi Ancaman Siber Sendirian!</title><description>Menko Polhukam Wiranto menegaskan bahwa tak ada satu negara yang bisa menghadapi sendirian ancaman siber.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/04/29/337/1892502/wiranto-tak-mungkin-ada-negara-yang-mampu-mengatasi-ancaman-siber-sendirian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/04/29/337/1892502/wiranto-tak-mungkin-ada-negara-yang-mampu-mengatasi-ancaman-siber-sendirian"/><item><title>Wiranto: Tak Mungkin Ada Negara yang Mampu Mengatasi Ancaman Siber Sendirian!</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/04/29/337/1892502/wiranto-tak-mungkin-ada-negara-yang-mampu-mengatasi-ancaman-siber-sendirian</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/04/29/337/1892502/wiranto-tak-mungkin-ada-negara-yang-mampu-mengatasi-ancaman-siber-sendirian</guid><pubDate>Minggu 29 April 2018 05:02 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/04/29/337/1892502/wiranto-tak-mungkin-ada-negara-yang-mampu-mengatasi-ancaman-siber-sendirian-hyQytomP2e.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Polhukam, Wiranto.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/04/29/337/1892502/wiranto-tak-mungkin-ada-negara-yang-mampu-mengatasi-ancaman-siber-sendirian-hyQytomP2e.jpg</image><title>Menko Polhukam, Wiranto.</title></images><description>SINGAPURA - Menteri Koordinator Bidang Politik  Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan, tidak ada suatu negara yang mampu  mengatasi ancaman siber dan terorisme secara sendirian.
&quot;Tidak ada single state yang sendirian mampu mengatasi ancaman siber,  tidak mungkin. Perlu kerja sama regional dan global untuk mengatasi  ancaman siber dan terorisme,&quot; kata Wiranto di sela  Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN di Singapura, Sabtu 28 April 2018. &quot;Maka  selalu kalau kita pergi keluar negeri, ke suatu negara, dalam rangka  membahas keamanan nasional masing-masing negara, selalu kita  membicarakan keamanan regional dan global karena kita harus bekerja  sama,&quot; kata Wiranto.
 Ia menegaskan, setiap dirinya kunjungan  ke negara lain, pihaknya bicara bagaimana semua pihak secara  bersama-sama menangani pengamanan siber. Menurut dia,   ancaman siber sama dengan terorisme. Ancaman siber tidak mengenal batas  negara dan ia tidak taat pada regulasi negara manapun.
(Baca juga: Panglima TNI: Ada 3 Ancaman Bangsa, Siber Paling Nyata)
&quot;Dia  bisa lintas negara maka tidak ada single state yang sendirian mampu  mengatasi ancaman siber, tidak mungkin, kayak terorisme,&quot; tegas Wiranto. Ia menegaskan, ketika pejabat di lingkungan Kemenko Polhukam pergi  keluar negeri dalam rangka membahas keamanan nasional  masing-masing negara,  selalu dibicarakan keamanan regional dan global  karena penanganan masalah itu memerlukan kerja sama. &quot;Saya  baru saja pulang dari Rusia, sebelum saya ke Singapura ini mengikuti  rombongan Presiden untuk pertemuan ASEAN,&quot; katanya. Ia  mengungkapkan, materi pembicaraan dalam kunjungan ke Rusia itu juga  masalah keamanan global, juga bicara terorisme dan ancaman siber. Menurut dia,  ketika bicara keamanan global, pasti tidak lepas dari  dua hal, yaitu bagaimana melawan cyber attack dan melawan terorisme. &quot;Di Indonesia, kita juga sedang menghadapi perkembangan cyber  space yang memang dapat mengarah kepada ancaman kalau kita tidak  menanganinya dengan baik,&quot; kata Wiranto. (qlh)</description><content:encoded>SINGAPURA - Menteri Koordinator Bidang Politik  Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan, tidak ada suatu negara yang mampu  mengatasi ancaman siber dan terorisme secara sendirian.
&quot;Tidak ada single state yang sendirian mampu mengatasi ancaman siber,  tidak mungkin. Perlu kerja sama regional dan global untuk mengatasi  ancaman siber dan terorisme,&quot; kata Wiranto di sela  Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN di Singapura, Sabtu 28 April 2018. &quot;Maka  selalu kalau kita pergi keluar negeri, ke suatu negara, dalam rangka  membahas keamanan nasional masing-masing negara, selalu kita  membicarakan keamanan regional dan global karena kita harus bekerja  sama,&quot; kata Wiranto.
 Ia menegaskan, setiap dirinya kunjungan  ke negara lain, pihaknya bicara bagaimana semua pihak secara  bersama-sama menangani pengamanan siber. Menurut dia,   ancaman siber sama dengan terorisme. Ancaman siber tidak mengenal batas  negara dan ia tidak taat pada regulasi negara manapun.
(Baca juga: Panglima TNI: Ada 3 Ancaman Bangsa, Siber Paling Nyata)
&quot;Dia  bisa lintas negara maka tidak ada single state yang sendirian mampu  mengatasi ancaman siber, tidak mungkin, kayak terorisme,&quot; tegas Wiranto. Ia menegaskan, ketika pejabat di lingkungan Kemenko Polhukam pergi  keluar negeri dalam rangka membahas keamanan nasional  masing-masing negara,  selalu dibicarakan keamanan regional dan global  karena penanganan masalah itu memerlukan kerja sama. &quot;Saya  baru saja pulang dari Rusia, sebelum saya ke Singapura ini mengikuti  rombongan Presiden untuk pertemuan ASEAN,&quot; katanya. Ia  mengungkapkan, materi pembicaraan dalam kunjungan ke Rusia itu juga  masalah keamanan global, juga bicara terorisme dan ancaman siber. Menurut dia,  ketika bicara keamanan global, pasti tidak lepas dari  dua hal, yaitu bagaimana melawan cyber attack dan melawan terorisme. &quot;Di Indonesia, kita juga sedang menghadapi perkembangan cyber  space yang memang dapat mengarah kepada ancaman kalau kita tidak  menanganinya dengan baik,&quot; kata Wiranto. (qlh)</content:encoded></item></channel></rss>
