<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peringati May Day, Massa Buruh Berjoged Ria di Depan Gedung DPR/MPR</title><description>Ratusan buruh yang menggelar aksi di depan gedung DPR/MPR dengan cara berjoged ria meski tetap mengajukan tuntutannya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/05/01/337/1893201/peringati-may-day-massa-buruh-berjoged-ria-di-depan-gedung-dpr-mpr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/05/01/337/1893201/peringati-may-day-massa-buruh-berjoged-ria-di-depan-gedung-dpr-mpr"/><item><title>Peringati May Day, Massa Buruh Berjoged Ria di Depan Gedung DPR/MPR</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/05/01/337/1893201/peringati-may-day-massa-buruh-berjoged-ria-di-depan-gedung-dpr-mpr</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/05/01/337/1893201/peringati-may-day-massa-buruh-berjoged-ria-di-depan-gedung-dpr-mpr</guid><pubDate>Selasa 01 Mei 2018 10:04 WIB</pubDate><dc:creator>Bayu Septianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/05/01/337/1893201/peringati-may-day-massa-buruh-berjoged-ria-di-depan-gedung-dpr-mpr-ZCfTswOwCf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ratusan Buruh di depan Gedung DPR/MPR (Foto: Bayu/Okezone) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/05/01/337/1893201/peringati-may-day-massa-buruh-berjoged-ria-di-depan-gedung-dpr-mpr-ZCfTswOwCf.jpg</image><title>Ratusan Buruh di depan Gedung DPR/MPR (Foto: Bayu/Okezone) </title></images><description>&amp;nbsp;
JAKARTA - Ratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) menggelar aksinya di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/5/2018). Mereka datang untuk memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day.

Massa terlihat mengenakan kaos berwarna merah dan ada juga yang memakai kaos berwarna putih dengan bagian lengan berwarna biru.

Dalam aksinya terdapat tiga tuntutan yang disuarakan para buruh. Tiga tuntutan itu yakni menolak Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA), menolak PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, dan meminta adanya revisi UU Nomor 13 Tahuj 2003 tentang Ketenagakerjaan.
&amp;nbsp;
Selain mendengarkan orator berorasi di atas mobil komando, para buruh juga diajak mendengarkan lagu sambil berjoged. Mereka pun kompak berjoged sambil membentangkan bendera-bendera dan umbul-umbul yang mereka bawa.

&quot;Ayo goyang, tidak ada yang diam,&quot; ujar salah satu orator.

Aksi para buruh dari FSP LEM SPSI mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian yang berjaga di belakangnya. Terlihat juga sejumlah kendaraan taktis (rantis) dari kepolisian telah bersiaga di dalam Kompleks Parlemen.
</description><content:encoded>&amp;nbsp;
JAKARTA - Ratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) menggelar aksinya di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/5/2018). Mereka datang untuk memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day.

Massa terlihat mengenakan kaos berwarna merah dan ada juga yang memakai kaos berwarna putih dengan bagian lengan berwarna biru.

Dalam aksinya terdapat tiga tuntutan yang disuarakan para buruh. Tiga tuntutan itu yakni menolak Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA), menolak PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, dan meminta adanya revisi UU Nomor 13 Tahuj 2003 tentang Ketenagakerjaan.
&amp;nbsp;
Selain mendengarkan orator berorasi di atas mobil komando, para buruh juga diajak mendengarkan lagu sambil berjoged. Mereka pun kompak berjoged sambil membentangkan bendera-bendera dan umbul-umbul yang mereka bawa.

&quot;Ayo goyang, tidak ada yang diam,&quot; ujar salah satu orator.

Aksi para buruh dari FSP LEM SPSI mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian yang berjaga di belakangnya. Terlihat juga sejumlah kendaraan taktis (rantis) dari kepolisian telah bersiaga di dalam Kompleks Parlemen.
</content:encoded></item></channel></rss>
