<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Polri Selidiki Asal Sajam Napi Teroris di Mako Brimob   </title><description>Petugas Polri menyelidiki keberadaan senjata tajam (sajam) yang diduga digunakan narapidana teroris membunuh lima anggota.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/05/10/337/1896594/polri-selidiki-asal-sajam-napi-teroris-di-mako-brimob</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/05/10/337/1896594/polri-selidiki-asal-sajam-napi-teroris-di-mako-brimob"/><item><title> Polri Selidiki Asal Sajam Napi Teroris di Mako Brimob   </title><link>https://news.okezone.com/read/2018/05/10/337/1896594/polri-selidiki-asal-sajam-napi-teroris-di-mako-brimob</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/05/10/337/1896594/polri-selidiki-asal-sajam-napi-teroris-di-mako-brimob</guid><pubDate>Kamis 10 Mei 2018 04:40 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/05/10/337/1896594/polri-selidiki-asal-sajam-napi-teroris-di-mako-brimob-iGpDPjPggq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/05/10/337/1896594/polri-selidiki-asal-sajam-napi-teroris-di-mako-brimob-iGpDPjPggq.jpg</image><title>Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto (foto: Okezone)</title></images><description>

DEPOK - Petugas Polri menyelidiki keberadaan senjata tajam (sajam) yang diduga digunakan narapidana teroris membunuh lima anggota kepolisian di Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

&quot;Itu belum diketahui (asal senjata tajam),&quot; kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto, Kamis (10/5/2018).

Setyo mengatakan, penyidik akan mengkonfirmasi kepada tim negosiasi mengenai asal senjata tajam yang dimiliki narapidana teroris itu.

Berdasarkan informasi, Setyo menduga narapidana teroris telah menyiapkan senjata tajam sebelum terjadi bentrokan dengan anggota kepolisian.

Hasil autopsi dokter forensik Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur, menunjukkan kelima anggota kepolisian yang meninggal dunia menderita luka akibat senjata tajam pada sekujur tubuh.
&amp;nbsp;
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi M Iqbal menyebutkan beberapa korban terdapat luka tembak namun kebanyakan mengalami luka pada paha, lengan, jari dan leher akibat senjata tajam.

Sebelumnya, kelima anggota Polri itu gugur dalam tugas negara usai terlibat bentrokan antara petugas dengan narapidana teroris di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Selasa (8/5) malam.

Kelima anggota yang gugur itu yakni Aipda Denny Setiadi, Iptu Yudi Rospuji Siswanto, Brigadir Polisi Fandy Setyo Nugroho, Brigadir Satu Polisi Syukron Fadhli dan Brigadir Satu Polisi Wahyu Catur Pamungkas.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNS8wOS8xLzExMjAyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>

DEPOK - Petugas Polri menyelidiki keberadaan senjata tajam (sajam) yang diduga digunakan narapidana teroris membunuh lima anggota kepolisian di Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

&quot;Itu belum diketahui (asal senjata tajam),&quot; kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto, Kamis (10/5/2018).

Setyo mengatakan, penyidik akan mengkonfirmasi kepada tim negosiasi mengenai asal senjata tajam yang dimiliki narapidana teroris itu.

Berdasarkan informasi, Setyo menduga narapidana teroris telah menyiapkan senjata tajam sebelum terjadi bentrokan dengan anggota kepolisian.

Hasil autopsi dokter forensik Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur, menunjukkan kelima anggota kepolisian yang meninggal dunia menderita luka akibat senjata tajam pada sekujur tubuh.
&amp;nbsp;
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi M Iqbal menyebutkan beberapa korban terdapat luka tembak namun kebanyakan mengalami luka pada paha, lengan, jari dan leher akibat senjata tajam.

Sebelumnya, kelima anggota Polri itu gugur dalam tugas negara usai terlibat bentrokan antara petugas dengan narapidana teroris di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Selasa (8/5) malam.

Kelima anggota yang gugur itu yakni Aipda Denny Setiadi, Iptu Yudi Rospuji Siswanto, Brigadir Polisi Fandy Setyo Nugroho, Brigadir Satu Polisi Syukron Fadhli dan Brigadir Satu Polisi Wahyu Catur Pamungkas.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNS8wOS8xLzExMjAyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
