<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wiranto: Bukannya Insaf, Napi Teroris di Mako Brimob Malah Berbuat di Luar Batas Kemanusiaan</title><description>Wiranto menyesalkan tindakan napi teroris di Mako Brimob.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/05/10/337/1896613/wiranto-bukannya-insaf-napi-teroris-di-mako-brimob-malah-berbuat-di-luar-batas-kemanusiaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/05/10/337/1896613/wiranto-bukannya-insaf-napi-teroris-di-mako-brimob-malah-berbuat-di-luar-batas-kemanusiaan"/><item><title>Wiranto: Bukannya Insaf, Napi Teroris di Mako Brimob Malah Berbuat di Luar Batas Kemanusiaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/05/10/337/1896613/wiranto-bukannya-insaf-napi-teroris-di-mako-brimob-malah-berbuat-di-luar-batas-kemanusiaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/05/10/337/1896613/wiranto-bukannya-insaf-napi-teroris-di-mako-brimob-malah-berbuat-di-luar-batas-kemanusiaan</guid><pubDate>Kamis 10 Mei 2018 09:07 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/05/10/337/1896613/wiranto-bukannya-insaf-napi-teroris-di-mako-brimob-malah-berbuat-di-luar-batas-kemanusiaan-9OuyvOjd8K.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wiranto saat konpers di Mako Brimob. (Foto: Fahreza R/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/05/10/337/1896613/wiranto-bukannya-insaf-napi-teroris-di-mako-brimob-malah-berbuat-di-luar-batas-kemanusiaan-9OuyvOjd8K.jpg</image><title>Wiranto saat konpers di Mako Brimob. (Foto: Fahreza R/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto mendatangi Markas Korps Brimob (Mako Brimob) untuk mengecek langsung proses penanganan kerusuhan narapidana (napi) teroris. Sebanyak 156 napi teroris menyandera 9 anggota Polri, 5 orang gugur, sedangkan 5 orang berhasil selamat.
Wiranto mengatakan, para pelaku yang dihadapi adalah napi yang seharusnya sadar dan insaf, namun malah melakukan kekejaman, penyanderaan hingga membunuh polisi. Menurut Wiranto, apa yang dilakukan oleh napi teroris di Rutan Cabang Salemba Mako Brimob itu sudah diluar nalar.
(Baca juga: Wakapolri: Penyanderaan di Mako Brimob Dilakukan 156 Napi Teroris!)
&amp;ldquo;Di luar batas kemanusiaan. Mereka lakukan aksi menyandera, merampas, menyiksa bahkan membunuh aparat kemanan yang bertugas,&amp;rdquo; kata Wiranto di Mako Brimob, Kamis (10/5/2018).
Selanjutnya kata Wiranto, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menekankan pentingnya bersikap tegas terhadap teroris, tanpa pandang bulu.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2018/05/10/49758/253105_medium.jpg&quot; alt=&quot;Hingga Malam Hari Pengamanan Mako Brimob Kelapa Dua Terus Dilakukan&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&amp;ldquo;Melalui rakor yuang kita lakukan, maka direncakan serbuan untuk melucuti para teroris yang sudah kita kepung dan isolasi. Namun, tentunya sesuai SOP internasional, maka aparat Kemananan sebelum menindak, tapi memberi ultimatum. Jadi kita bukan bernegosiasi, tapi berikan ultimatum. Kita menyerah atau ambil resiko. Ultimatum. Tentu dengan batas waktu tertentu,&amp;rdquo; kata Wiranto.
Dalam kerusuhan ini, sebanyak 156 narapidana (napi) teroris melakukan   penyanderan terhadap 9 anggota Polri. Penyanderaan dilakukan oleh 156   tahanan terhadap 9 Anggota Polri.
Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan, dari 9 orang tahanan tersebut, 5 anggota   Polri gugur, sedangkan 4 orang lainnya berhasil keluar dalam kondisi   luka-luka.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNS8wOS8xLzExMjAyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto mendatangi Markas Korps Brimob (Mako Brimob) untuk mengecek langsung proses penanganan kerusuhan narapidana (napi) teroris. Sebanyak 156 napi teroris menyandera 9 anggota Polri, 5 orang gugur, sedangkan 5 orang berhasil selamat.
Wiranto mengatakan, para pelaku yang dihadapi adalah napi yang seharusnya sadar dan insaf, namun malah melakukan kekejaman, penyanderaan hingga membunuh polisi. Menurut Wiranto, apa yang dilakukan oleh napi teroris di Rutan Cabang Salemba Mako Brimob itu sudah diluar nalar.
(Baca juga: Wakapolri: Penyanderaan di Mako Brimob Dilakukan 156 Napi Teroris!)
&amp;ldquo;Di luar batas kemanusiaan. Mereka lakukan aksi menyandera, merampas, menyiksa bahkan membunuh aparat kemanan yang bertugas,&amp;rdquo; kata Wiranto di Mako Brimob, Kamis (10/5/2018).
Selanjutnya kata Wiranto, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menekankan pentingnya bersikap tegas terhadap teroris, tanpa pandang bulu.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2018/05/10/49758/253105_medium.jpg&quot; alt=&quot;Hingga Malam Hari Pengamanan Mako Brimob Kelapa Dua Terus Dilakukan&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&amp;ldquo;Melalui rakor yuang kita lakukan, maka direncakan serbuan untuk melucuti para teroris yang sudah kita kepung dan isolasi. Namun, tentunya sesuai SOP internasional, maka aparat Kemananan sebelum menindak, tapi memberi ultimatum. Jadi kita bukan bernegosiasi, tapi berikan ultimatum. Kita menyerah atau ambil resiko. Ultimatum. Tentu dengan batas waktu tertentu,&amp;rdquo; kata Wiranto.
Dalam kerusuhan ini, sebanyak 156 narapidana (napi) teroris melakukan   penyanderan terhadap 9 anggota Polri. Penyanderaan dilakukan oleh 156   tahanan terhadap 9 Anggota Polri.
Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan, dari 9 orang tahanan tersebut, 5 anggota   Polri gugur, sedangkan 4 orang lainnya berhasil keluar dalam kondisi   luka-luka.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNS8wOS8xLzExMjAyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
