<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPOM Intensifkan Pengawasan Terhadap Makanan saat Ramadan</title><description>Pengawasan juga dilakukan terhadap takjil dijual di pasaran, untuk mencegah adanya makanan mengandung bahan  berbahaya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/05/12/337/1897388/bpom-intensifkan-pengawasan-terhadap-makanan-saat-ramadan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/05/12/337/1897388/bpom-intensifkan-pengawasan-terhadap-makanan-saat-ramadan"/><item><title>BPOM Intensifkan Pengawasan Terhadap Makanan saat Ramadan</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/05/12/337/1897388/bpom-intensifkan-pengawasan-terhadap-makanan-saat-ramadan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/05/12/337/1897388/bpom-intensifkan-pengawasan-terhadap-makanan-saat-ramadan</guid><pubDate>Sabtu 12 Mei 2018 10:04 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/05/12/337/1897388/bpom-intensifkan-pengawasan-terhadap-makanan-saat-ramadhan-y3evDfhqEP.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM Suratmono (Harits/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/05/12/337/1897388/bpom-intensifkan-pengawasan-terhadap-makanan-saat-ramadhan-y3evDfhqEP.jpeg</image><title>Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM Suratmono (Harits/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan mengintensifkan pengawasan terhadap makanan menjelang dan selama bulan suci Ramadan. Pengawasan juga dilakukan terhadap takjil atau penganan berbuka puasa dijual di pasaran, untuk mencegah adanya makanan mengandung bahan berbahaya.
&quot;Setiap tahun melakukan pengawasan takjil pada saat bulan puasa, kita membuat edaran terhadap Balai POM seluruh Indonesia untuk intensifikasi pengawasan menjelang Ramadan,&quot; kata Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Suratmono kepada Okezone di Kantor BPOM, Jakarta, Jumat 11 Mei 2018.
Menurutnya target utama pengawasan adalah pangan yang rusak, tidak terdaftar dan kedaluarsa. Kemudian takjil. &quot;Makanan takjil, itu pun kita sudah punya data ya seperti mutiara, pupuk merah, mi basah yang sering beredar kita fokus disana,&quot; terang dia.
Suratmono mengklaim bahwa makanan mengandung zat berbahaya seperti penggunaan boraks dan formalin  di pasaran sudah menurun. Menurutnya itu merupakan dampak dari gencarnya razia gabungan. &quot;Itupun (zat berbahaya) sudah mengalami penurunan di lapangan. Karena BPOM tidak bekerja sendirian melainkan juga bekerjasama dengan dinas-dinas terkait di pemerintah daerah,&quot; kata dia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan mengintensifkan pengawasan terhadap makanan menjelang dan selama bulan suci Ramadan. Pengawasan juga dilakukan terhadap takjil atau penganan berbuka puasa dijual di pasaran, untuk mencegah adanya makanan mengandung bahan berbahaya.
&quot;Setiap tahun melakukan pengawasan takjil pada saat bulan puasa, kita membuat edaran terhadap Balai POM seluruh Indonesia untuk intensifikasi pengawasan menjelang Ramadan,&quot; kata Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Suratmono kepada Okezone di Kantor BPOM, Jakarta, Jumat 11 Mei 2018.
Menurutnya target utama pengawasan adalah pangan yang rusak, tidak terdaftar dan kedaluarsa. Kemudian takjil. &quot;Makanan takjil, itu pun kita sudah punya data ya seperti mutiara, pupuk merah, mi basah yang sering beredar kita fokus disana,&quot; terang dia.
Suratmono mengklaim bahwa makanan mengandung zat berbahaya seperti penggunaan boraks dan formalin  di pasaran sudah menurun. Menurutnya itu merupakan dampak dari gencarnya razia gabungan. &quot;Itupun (zat berbahaya) sudah mengalami penurunan di lapangan. Karena BPOM tidak bekerja sendirian melainkan juga bekerjasama dengan dinas-dinas terkait di pemerintah daerah,&quot; kata dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
